Kamis, 27 Juni 2019

Lomba Seduh Manual di Festival Kopi Banten Vol 1

[Foto Istimewa]
Sabtu, 27 Apr 2019 | 16:04 WIB - Banten Gaya Hidup

lBC, Serang - Lomba seduh manual yang diselenggarakan pada Festival Kopi Banten 2019 ini, selain mengasah kemampuan menyeduh kopi manual, para peserta juga diperkenalkan beberapa varian kopi yang ditanam dan diolah di Banten.

Kopi yang digunakan untuk perlombaan adalah kopi robusta yang ditanam di daerah Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Tidak disangka, kopi hasil olahan ini bisa dikategorikan sebagai  Fine Robusta, karena citarasanya yang mirip dengan kopi arabika. Terutama adanya rasa manis yang tidak semu. Aroma dan rasa manisnya mengingatkan juri dan peserta pada madu asli.

Lomba seduh juga menggunakan kopi yang ditanam di daerah Tegal Lumbu, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Kopi ini berjenis arabika dengan varietas Ateng Super. 

Peserta lomba seduh mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk dapat mengenal karakter kopi Banten agar dapat menyajikan kopi yang nikmat dan memikat para juri.

Hadir pada acara ini, juri tingkat nasional yaitu Aditya Gusmantara, owner & roaster Caffetto Coffee,  Bambang Wahyu Hidayat dari Indonesia Coffee Event Licensed Judge serta Ibnusina selaku owner Titik Nyeduh.

Didatangkannya juri tingkat nasional pada lomba seduh kopi ini dengan harapan para juri dapat mempromosikan kopi asal Banten ini di lingkungannya.

Kehadiran para juri ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian para peserta lomba seduh, juga untuk menilai sejauh mana kopi Banten dapat berkiprah.

Peserta omba tidak hanya berasal dari Banten saja, ada yang khusus datang dari Sukabumi untuk mengikuti lomba seduh manual ini. 

xcbfbBanten yang lebih dikenal dengan kopi jenis robusta diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi robustanya, mulai dari budidaya hingga pascapanen yang baik.

Juga kita bisa berbangga hati kalau satu saat, Banten punya kopi arabika yang bisa bersaing dengan kopi arabika dari daerah lain. 

Lomba seduh yang digawangi oleh Syahid Hurriyatna bersama komunitas Serang Ngopi memperlombakan 32 peserta yang akan berlomba satu lawan satu dengan menggunakan metode Manual Brewing V-60.

Antusias peserta lomba sangat mengejutkan karena jumlah peserta yang membludak hingga banyak peserta rela masuk waiting list. 

Lomba yang berakhir pada pukul sebelas malam ini menghasilkan Juara pertama Bayu dari Cilegon Coffee Community, Juara kedua Anto dari Kiara Coffee Serang serta Juara ketiga direbut Mukhtar dari Kedai Kopi Ngepuzz Serang.

Adapun pemenang pertama mendapatkan dua juta rupiah, pemenang kedua satu juta rupiah dan juara ketiga lima ratus ribu rupiah. Masing-masing pemenang mendapatkan trophi dan sertifikat.[Panitia Festival]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Lomba Seduh Manual di Festival Kopi Banten Vol 1

PEMERINTAHAN

557 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik
1203 dibaca
Pemprov Banten Merubah RPJMD 2017-2022, Ini Sebabnya
1408 dibaca
Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

POLITIK

1208 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp85 Miliar
1393 dibaca
2 Tahun Kepemimpinan WH-Andika, Eks Relawan Bentuk Tim Kajian 
10974 dibaca
Arwan Benarkan Ucapan Gubernur WH ‘Siapa Suruh jadi Relawan’

HUKUM & KRIMINAL

643 dibaca
Cabuli Siswa Hingga Hamil, 3 Oknum Guru Terancam 20 Tahun Penjara
2159 dibaca
Kapolda Banten Berhentikan Dua Anggota Polri
494 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob

PERISTIWA

374 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman
306 dibaca
Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemkab Serang Siaga Satu
1421 dibaca
Ops Cipta Kondisi, Polres Serang Minimalisir Pergerakan Massa

EKONOMI & BISNIS

543 dibaca
Dekopinwil Banten Diminta Lakukan Perubahan di Era Digital
525 dibaca
WH Ingatkan Tertinggal Revolusi 4.0, Menganggur Kita
Top