Selasa, 30 November 2021

Libur Panjang, Relawan Balawista Banten Terjunkan 150 Personel

Para Pengurus Balawista Banten saat deklarasi di Pandeglang beberapa waktu lalu. (Foto Istimewa)
Jumat, 22 Des 2017 | 19:20 WIB - Pandeglang Peristiwa

lBC, Pandeglang - Menghadapi libur panjang akhir  tahun 2017,  relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Provinsi Banten menerjunkan 150 personel untuk menyelamatkan para wisatawan dari kecelakaan laut di sepanjang pesisir pantai di Banten. Ke 150 personel tersebut disebar ke sembilan posko Balawista dari mulai Kota Serang, Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang hingga Kabupaten Lebak.

"Dari 200 personel Balawista kita  terjunkan sebanyak 150 personel untuk mengamankan kawasan Pantai serta kawasan wisata air lainnya," kata Ketua Balawista Banten, Ade Ervin  di Pandeglang pada Jumat, 22 Desember 2017.

Saat ini, sambung Ervin, Balawista Provinsi Banten siaga menghadapi liburan panjang akhir tahun. Karenanya, kemungkinan besar banyak masyarakat mengunjungi objek wisata pesisir pantai dan wisata tirta lainnya, seperti water park dan Juga wisata sungai/ arung jeram. "Kesiagaan petugas relawan Balawista tersebar mulai Pantai Karangantu, Anyer, Carita hingga Sawarna," ujar Ervin.

Mereka para relawan dengan peralatan evakuasi seperti "rescue boats" dan mobil "rescue" untuk menyelamatkan evakuasi jika pengunjung mengalami kecelakaan laut. "Biasanya, mereka kecelakaan laut itu terseret ombak akibat cuaca buruk," tegasnya," tegas Ervin.

Sementara, Humas Balawista Banten, Lulu Jamaludin menjelaskan, bahwa saat ini petugas relawan tersebar di sembilan posko dari 40 objek wisata pesisir pantai dan "water boom".

"Kesembilan posko tersebut berada di tempat keramaian guna memudahkan pemberian peringatan kepada pengunjung melalui pengeras suara, peluit dan patroli laut sebab banyak pengunjung pesisir pantai Banten menjadi korban terseret ombak hingga meninggal dunia," terang dia.

Lulu menjelaskan, otensi wisata pantai di Banten sangat tinggi pengunjung. Kendati demikian tingginya animo masyarakat untuk berwisata pantai di Banten tidak diimbangi dengan ketersediaan alat keselamatan pantai.

"Bila wisatawan membutuhkan bantuan keselamatan, kami siap membantu dengan makskmal. Namun demikian, kami berharap wisatawan bisa lebih menjaga keselamatannya masing-masing, dengan tetap mematuhi rambu-rambu himbauan yang telah kita pasang, di lokasi wisata tersebut," tambahnya.

Masih menurut Lulu, bahwa kawasan pariwisata Banten khususnya Anyer, Carita sampai Sawarna, diperkirakan akan dipadati pengunjung pada saat libur sekolah dan tahun Baru.

Balawista Banten juga meminta agar para pengunjung pantai memperhatikan rambu larangan berenang, seperti bermain di pantai hingga pukul 17.30 wib.

"Jauh berenang maksimal 30 meter dari bibir pantai, gunakan pelampung bertali dan pakaian berenang standart, dampingi anak-anak saat di keramaian, dan sadar diri saat epilepsi," tegasnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Libur Panjang, Relawan Balawista Banten Terjunkan 150 Personel

INILAH SERANG

92 dibaca
Kerjasama Produsen Sepatu, Bupati Serang Gelorakan ‘UMKM Bisa’
107 dibaca
Hari Korpri ke-50 Tahun, Sekda Kabupaten Serang Ingatkan ASN Tiga Hal
204 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus Pentolan Perampas Motor

HUKUM & KRIMINAL

204 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus Pentolan Perampas Motor
232 dibaca
Lanjutkan Pembongkaran THM, Pemkab Serang Terjunkan 500 Personil Satpol PP
273 dibaca
Duh, Gadis ABG Disetubuhi Orangtua Angkatnya hingga Melahirkan

POLITIK

421 dibaca
Target Golkar di 2024, Andika Tugaskan AMPI Banten Rangkul Milenial
679 dibaca
144 Kades Dilantik, Sekda Entus: Berhentikan Perangkat Desa Kades Bakal Disanksi
614 dibaca
144 Kades Terpilih Dilantik, Bupati Serang Larang Kades Ganti Perangkat Desa

PENDIDIKAN

148 dibaca
Pemkab Ajak Paguyuban Anak Serang Gencar Lakukan Literasi Digital
229 dibaca
Hari Guru Nasional ke-76 Tahun, Wabup Serang harap Kuantiti dan Kualitas Ditingkatkan
Top