Selasa, 17 Mei 2022

Lagi, TKI Asal Kabupaten Serang Meninggal

[Foto Ilustrasi/Net]
Minggu, 14 Okt 2018 | 23:15 WIB - Serang

lBC, Serang - Kaswah (51 tahun), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Pontang Legon, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, meninggal dunia pada 13 SeptemberKaswah meninggal akibat sakit saat bekerja sebagai asisten rumah tangga di Dubai, Uni Emirat Arab.

Informasi yang diterima semalam jenazah wanita paruh baya itu dipulangkan oleh perusahaan jasa TKI yang memberangkatkan Kaswah kepada keluarganya di Kecamatan Tirtayasa. Kejadian TKI asal Kabupaten Serang yang meninggal bukan terjadi kali ini saja. Sebelumnya, TKI asal Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, yang diberangkatkan oleh PJTKI ilegal meninggal dunia di Suriah, diduga akibat terjatuh dari gedung saat berusaha melarikan diri dari majikannya.

Humaini, warga yang mengaku keponakan Kaswah ini mengatakan, Kaswah berangkat secara ilegal melalui PJTKI di Kecamatan Pontang pada 25 Juli kemarin. Setelah bekerja beberapa bulan, informasi yang diterima Humaini, Kaswah mengeluh sakit saat bekerja. Setelah itu Kaswah ditempatkan di agen penampungan TKI di Dubai.

“Tak lama menetap di tempat agen penampungan TKI di Dubai, Kaswah akhirnya meninggal dunia,” cerita Humaini melalui sambungan telepon seluler, kemarin.

Humaini menduga, penyebab bibinya meninggal karena ada unsur kekerasan dari majikan. Dugaan Humaimi diperkuat dengan informasi yang diterimanya dari rekan kerja Kaswah bahwa bibinya sudah tidak bekerja karena bermasalah dengan majikan.

“Setelah ada kabar itu (dari rekan Kaswah-red), keluarganya lost contact. Tahu-tahu dapat kabar sudah meninggal dunia,” terangnya.

Setelah mendengar kabar Kaswah meninggal, lanjutnya, pihak keluarga langsung meminta agar jenazah dipulangkan untuk dimakamkan di kampung halaman. Beruntung, PJTKI yang memberangkatkan Kaswah menyanggupi untuk memulangkan jenazah dengan catatan pihak keluarga tidak melakukan tuntutan kepada perusahaan.

“Pihak keluarga diberi surat untuk tidak menuntut, tapi ditolak karena korban saja belum ada kejelasan,” katanya.

Kata Humaini, pihak keluarga akan melakukan tuntutan kepada PJTKI yang memberangkatkan Kaswah dan pihak Kantor Imigrasi Serang. Katanya, pembuatan paspor Kaswah dilakukan oleh bagian dari sponsor TKI.

“Kita akan tuntut sponsor dan pihak Imigrasi Serang, kerugian immaterial dan material. Kita akan terus mencari keadilan karena prosedur sudah tidak sesuai,” ancamnya.

“Kita juga sudah ke BP3TKI (Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Serang, tapi jawabannya membingungkan,” imbuhnya.

Kabar meninggalnya Kaswah di Dubai belum diketahui pihak BP3TKI Serang. “Belum tahu. Mungkin rekan saya tahu, Pak Clasen, dia bagian pemulangan,” tukas Staf Seksi Perlindungan BP3TKI Serang Budi Nurcahyo yang dikonfirmasi  melalui sambungan telepon seluler, kemarin.[RadarBanten]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Lagi, TKI Asal Kabupaten Serang Meninggal
pemda

INILAH SERANG

198 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
384 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
292 dibaca
Pemprov Banten Siapkan Strategi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

HUKUM & KRIMINAL

198 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
384 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
1015 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus 4 Bandit Kurang dari 24 Jam Usai Terima Laporan Perampasan

POLITIK

244 dibaca
Golkar Banten Sambut Bahagia Koalisi Indonesia Bersatu
1476 dibaca
Instruksikan Pemenangan Airlangga, Andika Keliling ke DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Ban...
1258 dibaca
Bakesbangpol Pastikan Tak Ada Ormas Radikal di Kabupaten Serang
Top