Selasa, 27 Oktober 2020

Konsumsi Sabu, Janda Cantik Digerebek Polisi

Polisi saat mencari barang bukti di kediaman tersangka..
Minggu, 20 Sept 2020 | 11:02 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Janda cantik, RIK (28 tahun) warga Perumahan Serang City, Kecamatan Taktakan, Kota Serang terpaksa harus mendekam di tahanan Polres Serang Kota. Ibu dari bayi 2 tahun ini digerebek Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di rumahnya usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Dari rumah tersangka, polisi mengamankan pipet (alat hisap)  berisi sabu serta korek api gas.

Kepala Satreskoba Polres Serang Kota, Iptu Shilton mengatakan, penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat, jika tersangka kerap pesta sabu di rumahnya. Berbekal dari informasi, Jumat (18/9/2020) dini hari, tim anti narkotika Unit I yang dipimpin Ipda Yuli Khaerani langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 01.00 WIB, mulai melakukan penggerebegan.

"Saat petugas mencoba masuk, pintu rumah dalam posisi terkunci dan tersangka tidak mau membukakan pintu. Karena pintu tak juga dibuka, kami berkordinasi dengan Ketua RT dan RW setempat juga didampingi warga sekitar mendobrak pintu rumahnya," terang Iptu Shilton kepada wartawan pada Minggu, 20 September 2020.

Saat pintu berhasil dibuka paksa, tersangka RIK berada di lantai atas. Rangda ayu mantan isteri pengusaha ini mengelak disebut sebagai pengguna narkoba bahkan mencoba melawan saat petugas melakukan penggeledahan sambil berbicara meracau tidak jelas karena diduga baru saja menggunakan sabu.

Saat penggeledahan ditemukan pipet kaca diduga berisikan sabu dan korek api di kloset WC. Diduga pelaku mencoba menyembunyikan atau ingin menghilangkan barang bukti.

"Diduga tersangka baru saja menggunakan sabu dan mencoba menghilangan barang bukti yang kami dapatkan di kloset. Tersangka langsung kita amankan untuk dilakukan penyidikan," terang Shilton didampingi Kanit I Ipda Yuli Khaerani.

Dari tes urine, kata Shilton, wanita kelahiran Martapura ini positif menggunakan narkoba, dan dalam penyidikan tersangka akhirnya mengakui jika sebagai pemakai. Dalam pemeriksaan, tersangka juga mengakui sudah lebih dari setahun mengkonsumsi sabu. Barang haram tersebut diperoleh dari seorang pengedar yang ditemui di daerah Jakarta Barat.

"Dari pengakuan tersangka sudah lebih dari setahun mengkonumsi sabu dengan alasan untuk menghilangkan stres dari persoalan keluarga," kata Shilton seraya mengatakan dapat dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Dalam kesempatan itu, Shilton kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba karena sangat berbahaya dan menegaskan akan menindak tegas tanpa pandang siapapun meskipun hanya sebatas pemakai. Kasat juga meminta peran masyarakat untuk membantu melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigan di lingkungannya masing-masing.

"Saya tegaskan jangan dekati narkoba karena akan merugikan. Kepada seluruh elemen masyarakat, laporkan jika menemui hal-hal ganjil di lingkungannya masing-masing agar suasana kamtibmas tetap terjaga aman dan nyaman," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Konsumsi Sabu, Janda Cantik Digerebek Polisi

PEMERINTAHAN

85 dibaca
Libur Panjang, Sekda : Mending Sama Keluarga
124 dibaca
Pemkab Serang Raih Penghargaan 5 Kali Opini WTP dari Kemenkeu

POLITIK

214 dibaca
Ucapan Terima Kasih Warga, Ratu Tatu Dihadiahi Bontot Pontang
276 dibaca
Ciptakan Pilkada Kabupaten Serang Aman Damai Sehat dan sejuk

HUKUM & KRIMINAL

91 dibaca
Dua Residivis Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi
171 dibaca
Belum Dapat Untung jadi Pengedar Pil Heximer, Dua Pemuda Ditangkap

PERISTIWA

58 dibaca
Libur Panjang, Polres Serang Terjunkan 143 Personil di Pusat Keramaian
69 dibaca
Sajadah Pengimaman Mesjid Al-Falah Dibakar Diduga ODGJ

EKONOMI & BISNIS

75 dibaca
Waduh, Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik
594 dibaca
Kemendag-Facebook Berdayakan UMKM Indonesia
Top