Kamis, 27 Juni 2019

Komunitas di Lebak Ikut Sosialisasikan MRSF Polda Banten

[Foto:Haji Imat/lnilahBanten]
Minggu, 10 Feb 2019 | 21:37 WIB - Lebak Gaya Hidup

IBC, Serang - Sekitar 300 pengendara motor dari berbagai komunitas di Kabupaten Lebak melakukan touring fun biker dalam rangka sosialisasi program Millenial Road Safety Festival (MRSF) pada Minggu, 10 Februari 2019. Acara yang bertemakan "FREESTYLE DAN SAFETY RIDING" ini juga diikuti personil Ditlantas Polda Banten diawali dari Mako Polda Banten menuju Alun-alun Rangkasbitung.

"Sesuai dengan tema, acara ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran, pemahaman sekaligus mengajak seluruh masyarakat, khususnya kelompok millenial otomotif agar mengerti dan mau melaksanakan aturan lalulintas," ungkap Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten, Kombes Pol Wibowo kepada wartawan. 

Dirlantas mengatakan pokok dari kegiatan ini adalah, bagaimana kepolisian mengajak kaum milenial melalui komunitas otomotif untuk sama-sama mengenal aturan dan tata tertib lalu lintas. Harapannya, semua komponen masyarakat termasuk komunitas otomotif ini dapat mendukung program MRSF ini dan tentunya kedepan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

"Komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam mensosialisasikan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Jadi kita memberikan suatu edukasi, agar sama-sama mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga keselamatan saat berlalulintas," kata Dirlantas. 

Lebih lanjut, Wibowo menambahkan untuk beberapa hari ke depan, sosialisasi akan terus dilakukan jajaran Ditlantas Polda Banten baik ke komunitas otomotif maupun di tempat - tempat umum atau pusat keramaian yang ada di wilayah hukum Polda Banten.

"Jadi kita memberikan suatu edukasi, agar sama-sama mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga keselamatan saat berlalulintas. Harapannya, bisa mengurangi dampak kecelakaan. Dengan kegiatan ini, kita targetkan zero accident," tambahnya.

Lebih lanjut, Dirlantas menambahkan, dari beberapa kajian dan evaluasi bahwa pengendara roda dua merupakan penyumbang terbesar kecelakaan lalulintas. Oleh karena itu, untuk beberapa hari ke depan, sosialisasi akan penting dilakukan jajaran Ditlantas Polda Banten. 

"Harapannya, bisa mengurangi dampak kecelakaan. Dengan kegiatan ini, kita targetkan zero accident," tandasnya. 

Ketua Komunitas Otomotif Kabupaten Lebak, Yudi menegaskan komunitas otomotif Kabupaten Lebak mendukung penuh program keselamatan berkendara yang diinisiasi Korlantas ini. Dia pun kepada seluruh komunitas yang hadir agar turut mensukseskan MRSF dengab turut andil menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. 

"Lewat program Millenial Road Savety Festival ini, kami mengajak rekan-rekan komunitas otomotif untuk turut andil menjadi pelopor keselamatan," tandasnya. 

Touring Fun Biker di Alun alun Rangkasbitung, juga diisi dengan atraksi freestyle dari sejumlah biker. Para peserta juga dihujani door prize dan hiburan.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Komunitas di Lebak Ikut Sosialisasikan MRSF Polda Banten

PEMERINTAHAN

555 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik
1200 dibaca
Pemprov Banten Merubah RPJMD 2017-2022, Ini Sebabnya
1405 dibaca
Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

POLITIK

1205 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp85 Miliar
1389 dibaca
2 Tahun Kepemimpinan WH-Andika, Eks Relawan Bentuk Tim Kajian 
10971 dibaca
Arwan Benarkan Ucapan Gubernur WH ‘Siapa Suruh jadi Relawan’

HUKUM & KRIMINAL

641 dibaca
Cabuli Siswa Hingga Hamil, 3 Oknum Guru Terancam 20 Tahun Penjara
2156 dibaca
Kapolda Banten Berhentikan Dua Anggota Polri
494 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob

PERISTIWA

372 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman
304 dibaca
Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemkab Serang Siaga Satu
1418 dibaca
Ops Cipta Kondisi, Polres Serang Minimalisir Pergerakan Massa

EKONOMI & BISNIS

540 dibaca
Dekopinwil Banten Diminta Lakukan Perubahan di Era Digital
522 dibaca
WH Ingatkan Tertinggal Revolusi 4.0, Menganggur Kita
Top