Selasa, 17 September 2019

Ketika Ruh Naik ke Langit setelah Kematian

[foto ilustrasi]
Minggu, 21 Apr 2019 | 22:25 WIB - Mozaik Islami

RUH itu lalu naik ke langit dan diperlakukan sesuai dengan amalnya di dunia. Bila ruh itu berasal dari orang yang beriman, maka pintu langit akan dibukakan untuknya dan disambut dengan hangat. Sebaliknya, bila ruh itu dari orang kafir, zalim dan berlumur dosa, maka pintu langit akan tertutup untuknya dan mendapat perlakuan yang hina.

"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." (QS Al-A'raf: 40)

Bahkan ruh itu akan dicampakkan dari pintu langit sebagaimana firman Allah Ta'ala: "Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh." (QS. Al-Hajj: 31). Dua ayat inilah yang diucapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di dalam hadits shahih yang panjang ketika menjelaskan bagaimana ruh orang beriman dan ruh orang jahat. Salah satu potongannya kami nukilkan berikut ini:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Lalu ruh jahat itu dikembalikan ke dalam jasadnya dan dua malaikat mendatanginya seraya bertanya, "Siapakah rabb-mu? Orang itu menjawab,"hah..hah..aku tidak tahu". Malaikat itu bertanya lagi, "Siapakah manusia yang diutus kepada kalian?". "hah..hah..aku tidak kenal", jawabnya. Lalu diserukan suara dari langit bahwa dia telah mendustakan hamba-Ku. Maka dekatlah dengan neraka dan dibukakan pintu neraka hingga panas dan racunnya sampai kepadanya. Lalu kuburnya disempitkan hingga tulang-tulang iganya saling bersilangan. Dan didatangkan kepadanya seorang yang wajahnya buruk, pakaiannya buruk dan baunya busuk dan berkata kepadanya,"Berbahagialah dengan amal jahatmu. Ini adalah hari yang kamu pernah diingatkan. Dia bertanya,"siapakah kamu, wajahmu adalah wajah orang yang membawa kejahatan?" "Aku adalah amalmu yang buruk". "Ya Tuhan, jangan kiamat dulu". (HR. Ahmad dalam musnadnya 4/287 hadits no. 4753 dan Abu Daud 4/239 hadits no. 18557 hadits Shahih). [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Awas, 5 Tanda Keburukan Akhir Zaman Tengah Terjadi
Senin, 16 Sept 2019 | 14:21 WIB
Awas, 5 Tanda Keburukan Akhir Zaman Tengah Terjadi
Sudahkah Anda Mempersiapkan Lampu Alam Kubur?
Minggu, 15 Sept 2019 | 20:14 WIB
Sudahkah Anda Mempersiapkan Lampu Alam Kubur?
Orang Munafik Umpama Kayu yang Disandarkan
Minggu, 15 Sept 2019 | 20:08 WIB
Orang Munafik Umpama Kayu yang Disandarkan
Kenikmatan Ibadah, Siapakah Pemiliknya?
Minggu, 15 Sept 2019 | 19:56 WIB
Kenikmatan Ibadah, Siapakah Pemiliknya?

KOMENTAR

Ketika Ruh Naik ke Langit setelah Kematian

PEMERINTAHAN

179 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
233 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu
katarBanten1

POLITIK

691 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
997 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

375 dibaca
Kerap Lakukan Pemerasan di KP3B, 4 Pemuda Diringkus
914 dibaca
Diduga Peras Kades, Oknum LSM Terjaring OTT

PERISTIWA

906 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian
1375 dibaca
Mengenaskan, Gadis Baduy Tewas Dibacok

EKONOMI & BISNIS

329 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
269 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top