Selasa, 28 Januari 2020

Ketika Ruh Naik ke Langit setelah Kematian

[foto ilustrasi]
Minggu, 21 Apr 2019 | 22:25 WIB - Mozaik Islami

RUH itu lalu naik ke langit dan diperlakukan sesuai dengan amalnya di dunia. Bila ruh itu berasal dari orang yang beriman, maka pintu langit akan dibukakan untuknya dan disambut dengan hangat. Sebaliknya, bila ruh itu dari orang kafir, zalim dan berlumur dosa, maka pintu langit akan tertutup untuknya dan mendapat perlakuan yang hina.

"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." (QS Al-A'raf: 40)

Bahkan ruh itu akan dicampakkan dari pintu langit sebagaimana firman Allah Ta'ala: "Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh." (QS. Al-Hajj: 31). Dua ayat inilah yang diucapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di dalam hadits shahih yang panjang ketika menjelaskan bagaimana ruh orang beriman dan ruh orang jahat. Salah satu potongannya kami nukilkan berikut ini:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Lalu ruh jahat itu dikembalikan ke dalam jasadnya dan dua malaikat mendatanginya seraya bertanya, "Siapakah rabb-mu? Orang itu menjawab,"hah..hah..aku tidak tahu". Malaikat itu bertanya lagi, "Siapakah manusia yang diutus kepada kalian?". "hah..hah..aku tidak kenal", jawabnya. Lalu diserukan suara dari langit bahwa dia telah mendustakan hamba-Ku. Maka dekatlah dengan neraka dan dibukakan pintu neraka hingga panas dan racunnya sampai kepadanya. Lalu kuburnya disempitkan hingga tulang-tulang iganya saling bersilangan. Dan didatangkan kepadanya seorang yang wajahnya buruk, pakaiannya buruk dan baunya busuk dan berkata kepadanya,"Berbahagialah dengan amal jahatmu. Ini adalah hari yang kamu pernah diingatkan. Dia bertanya,"siapakah kamu, wajahmu adalah wajah orang yang membawa kejahatan?" "Aku adalah amalmu yang buruk". "Ya Tuhan, jangan kiamat dulu". (HR. Ahmad dalam musnadnya 4/287 hadits no. 4753 dan Abu Daud 4/239 hadits no. 18557 hadits Shahih). [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Masuk Surga Tanpa Hisab Balasan Bagi Orang Takwa
Senin, 27 Jan 2020 | 15:07 WIB
Masuk Surga Tanpa Hisab Balasan Bagi Orang Takwa
Jangan Buat Istrimu Takut di Malam Pertama!
Sabtu, 25 Jan 2020 | 00:41 WIB
Jangan Buat Istrimu Takut di Malam Pertama!
Untukmu yang Suka Meremehkan Orang Lain...
Kamis, 23 Jan 2020 | 21:28 WIB
Untukmu yang Suka Meremehkan Orang Lain...

KOMENTAR

Ketika Ruh Naik ke Langit setelah Kematian

PEMERINTAHAN

244 dibaca
Bupati Serang: APBD Rp 3 Triliun Adalah Amanah Rakyat
346 dibaca
Lantik 277 Pejabat, Bupati Serang Minta Pemerintah Kecamatan Siaga Bencana

POLITIK

116 dibaca
Juni, KPU Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup Serang
225 dibaca
Puji Program Infrastruktur, Tatu Direkomendasikan ke DPP Berkarya

HUKUM & KRIMINAL

69 dibaca
Mau Jual Motor Hasil Curian, Khasan Ditangkap
202 dibaca
Bosan Pelayanan Istri, Kakek di Pandeglang Cabuli 2 Bocah

PERISTIWA

281 dibaca
Banjir, Ratusan Rumah di Kecamatan Kasemen Terendam
484 dibaca
Tak Mampu Penuhi Mahar Janda Idamannya, Pria Ini Tewas Gantung

EKONOMI & BISNIS

223 dibaca
Andika: Banten Siap Dukung Kebijakan Strategis OJK
160 dibaca
Produksi Pertanian Surplus, Bupati Serang Kampanyekan Beras Jaseng
Top