Sabtu, 25 Mei 2019

Ketika Ruh Naik ke Langit setelah Kematian

[foto ilustrasi]
Minggu, 21 Apr 2019 | 22:25 WIB - Mozaik Islami

RUH itu lalu naik ke langit dan diperlakukan sesuai dengan amalnya di dunia. Bila ruh itu berasal dari orang yang beriman, maka pintu langit akan dibukakan untuknya dan disambut dengan hangat. Sebaliknya, bila ruh itu dari orang kafir, zalim dan berlumur dosa, maka pintu langit akan tertutup untuknya dan mendapat perlakuan yang hina.

"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." (QS Al-A'raf: 40)

Bahkan ruh itu akan dicampakkan dari pintu langit sebagaimana firman Allah Ta'ala: "Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh." (QS. Al-Hajj: 31). Dua ayat inilah yang diucapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di dalam hadits shahih yang panjang ketika menjelaskan bagaimana ruh orang beriman dan ruh orang jahat. Salah satu potongannya kami nukilkan berikut ini:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Lalu ruh jahat itu dikembalikan ke dalam jasadnya dan dua malaikat mendatanginya seraya bertanya, "Siapakah rabb-mu? Orang itu menjawab,"hah..hah..aku tidak tahu". Malaikat itu bertanya lagi, "Siapakah manusia yang diutus kepada kalian?". "hah..hah..aku tidak kenal", jawabnya. Lalu diserukan suara dari langit bahwa dia telah mendustakan hamba-Ku. Maka dekatlah dengan neraka dan dibukakan pintu neraka hingga panas dan racunnya sampai kepadanya. Lalu kuburnya disempitkan hingga tulang-tulang iganya saling bersilangan. Dan didatangkan kepadanya seorang yang wajahnya buruk, pakaiannya buruk dan baunya busuk dan berkata kepadanya,"Berbahagialah dengan amal jahatmu. Ini adalah hari yang kamu pernah diingatkan. Dia bertanya,"siapakah kamu, wajahmu adalah wajah orang yang membawa kejahatan?" "Aku adalah amalmu yang buruk". "Ya Tuhan, jangan kiamat dulu". (HR. Ahmad dalam musnadnya 4/287 hadits no. 4753 dan Abu Daud 4/239 hadits no. 18557 hadits Shahih). [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Dosa Suami yang Biarkan Anak Istri Bermaksiat
Jumat, 24 Mei 2019 | 22:46 WIB
Dosa Suami yang Biarkan Anak Istri Bermaksiat
Haruskah Memakai Pakaian Baru saat Hari Raya?
Jumat, 24 Mei 2019 | 22:43 WIB
Haruskah Memakai Pakaian Baru saat Hari Raya?
Pahala dan Keutamaan Salat Tahajud
Jumat, 24 Mei 2019 | 18:55 WIB
Pahala dan Keutamaan Salat Tahajud

KOMENTAR

Ketika Ruh Naik ke Langit setelah Kematian

PEMERINTAHAN

1329 dibaca
Inspektorat Data Ulang Fisik Randis di Distan Banten
420 dibaca
KASN Rekomendasi Sanksi 3 Pejabat Banten Dukung Calon DPD RI 
203 dibaca
Jamsosratu Dinilai Berhasil, Dinsos NTB Belajar ke Dinsos Banten

POLITIK

882 dibaca
Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten
3002 dibaca
Andiara Raih Suara Terbanyak Calon DPD Dapil Banten, Anak Gubernur Gagal
1549 dibaca
Tuding HMI Demo Gubernur Ditunggangi, Ketum KAHMI Banten Dinilai Fitnah

HUKUM & KRIMINAL

152 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob
415 dibaca
Melawan, 2 Bandit Ganjal Kartu ATM Ditembak
1126 dibaca
Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara

PERISTIWA

655 dibaca
PGK dan GP2B Desak Pecat Kadindikbud Engkos dan Faturrahman
249 dibaca
Diduga Gelapkan Dana BAT, Puluhan Karyawan Demo Kantor Alfamart Serang
2991 dibaca
Demo di Rumdis Gubernur, HMI Ingatkan KAHMI Jangan Bungkam Kami

EKONOMI & BISNIS

208 dibaca
Ramadhan, Pemprov Banten Gelar Bazar Sembako Murah
1906 dibaca
Ini Dia Tips Memilih Baju Muslim Wanita Sesuai Syariat yang Harus Anda Ketahui
Top