Jumat, 26 April 2019

Kereta Listrik Mulai Operasi di Stasiun Rangkasbitung

Suasana di Stasiun Rangkasbitung, Lebak bertepatan mulai beroperasinya kereta rel lisrtik pada Sabtu, 1 April 2017. (Foto lnilahBanten/Kiki Fahruroji Nurmansyah)
Sabtu, 01 Apr 2017 | 22:50 WIB - Lebak Ekonomi & Bisnis

IB, Lebak--Moda transportasi Kereta Api Rel Listrik (KRL) mulai beroperasi Pertanggal 1 Mei 2017 dari Stasiun Rangkasbitung tujuan Tanah Abang, dan sebaliknya sebanyak 16 jadwal pemberangkatan dengan tenggat waktu mencapai 30-60 menit. Sehingga, jadwal keberangkatan di setiap setasiun KRL akan datang pada setiap satu jam sekali.

Sedangkan bagi penumpang KA Lokal tujuan Jakarta dari Merak harus transit terlebih dahulu di Stasiun Rangkasbitung dan beralih kereta menggunakan Comuterline atau Kereta Rel Listrik yang pemberangkatanya setiap jam di Rangkasbitung.

“Tujuan peningkatan pelayanan jasa transportasi kereta api di setasiun Rangkasbitung ini sebagai bentuk program pelayanan prima PT. KAI dalam memberikan kenyamanan, keamanan dan kebersihan,”ungkap Direktur KCJ, M Nur Fhadilah kepada lnilahBanten di Stasiun Rangkasbitung pada Sabtu, 1 April 2017 disela menghadiri keberangkatan KRL perdana dimana sebelumnya pada bulan Februari lalu telah dilakukan uji coba perjalanan KRL.

Fhadilah mengimbau kepada pengguna jasa kereta api untuk mematuhi aturan yang telah di tetapkan yakni, dilarang merokok di area stasiun. Bahkan barang bawaan penumpang pun seperti tas dibatasi sesuai ketentuan PT. KCJ.

“Bagi para penumpang dilarang membawa binatang peliharaan sehingga akan memberikan dampak kenyamanan, keamanan dan kebersihan kepada sesama penumpang,” terang Fhadilah.

Fhadilah menjelaskan, kepada para pengguna KRL untuk memakai kartu Multi Trep yang bisa di dapatkan disetiap stasiun kereta KRL demi memudahkan pemberangkatan dan terhindar dari antrian pada loket pembelian karcis kereta.  Karenanya, kartu Multi Trep digunakan dengan sistem potong saldo tanpa ada waktu kadarluarsa berbeda dengan tiket harian dengan harga Rp8000 yang harus mengantri di loket karcis.

“Padahal sama saja semua penumpang masih di subsidi oleh pemerintah, kenapa tidak kita (penumpang red ) harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya subsidi dari pemerintah ini yang bertujuan demi mempermudah pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

“Berdasarkan data yang kami terima, pada hari pertama sejak pagi tadi di Stasiun Rangkasbitung telah terjual KMT sebanyak 439 unit. Sedangkan di Stasiun Tanah Abang tiket elektronik pengguna KRL mencapai 980 penumpang, dan ini sejalan dengan perogram kerja PT KCJ,” tutur Fhadilah.

Reporter: Kiki Fahruroji Nurmansyah
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kereta Listrik Mulai Operasi di Stasiun Rangkasbitung

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

202 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21747 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
201 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
125 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
181 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1252 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
268 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

64 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top