Senin, 16 Mei 2022

Kereta Listrik Mulai Operasi di Stasiun Rangkasbitung

Suasana di Stasiun Rangkasbitung, Lebak bertepatan mulai beroperasinya kereta rel lisrtik pada Sabtu, 1 April 2017. (Foto lnilahBanten/Kiki Fahruroji Nurmansyah)
Sabtu, 01 Apr 2017 | 22:50 WIB - Lebak Ekonomi & Bisnis

IB, Lebak--Moda transportasi Kereta Api Rel Listrik (KRL) mulai beroperasi Pertanggal 1 Mei 2017 dari Stasiun Rangkasbitung tujuan Tanah Abang, dan sebaliknya sebanyak 16 jadwal pemberangkatan dengan tenggat waktu mencapai 30-60 menit. Sehingga, jadwal keberangkatan di setiap setasiun KRL akan datang pada setiap satu jam sekali.

Sedangkan bagi penumpang KA Lokal tujuan Jakarta dari Merak harus transit terlebih dahulu di Stasiun Rangkasbitung dan beralih kereta menggunakan Comuterline atau Kereta Rel Listrik yang pemberangkatanya setiap jam di Rangkasbitung.

“Tujuan peningkatan pelayanan jasa transportasi kereta api di setasiun Rangkasbitung ini sebagai bentuk program pelayanan prima PT. KAI dalam memberikan kenyamanan, keamanan dan kebersihan,”ungkap Direktur KCJ, M Nur Fhadilah kepada lnilahBanten di Stasiun Rangkasbitung pada Sabtu, 1 April 2017 disela menghadiri keberangkatan KRL perdana dimana sebelumnya pada bulan Februari lalu telah dilakukan uji coba perjalanan KRL.

Fhadilah mengimbau kepada pengguna jasa kereta api untuk mematuhi aturan yang telah di tetapkan yakni, dilarang merokok di area stasiun. Bahkan barang bawaan penumpang pun seperti tas dibatasi sesuai ketentuan PT. KCJ.

“Bagi para penumpang dilarang membawa binatang peliharaan sehingga akan memberikan dampak kenyamanan, keamanan dan kebersihan kepada sesama penumpang,” terang Fhadilah.

Fhadilah menjelaskan, kepada para pengguna KRL untuk memakai kartu Multi Trep yang bisa di dapatkan disetiap stasiun kereta KRL demi memudahkan pemberangkatan dan terhindar dari antrian pada loket pembelian karcis kereta.  Karenanya, kartu Multi Trep digunakan dengan sistem potong saldo tanpa ada waktu kadarluarsa berbeda dengan tiket harian dengan harga Rp8000 yang harus mengantri di loket karcis.

“Padahal sama saja semua penumpang masih di subsidi oleh pemerintah, kenapa tidak kita (penumpang red ) harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya subsidi dari pemerintah ini yang bertujuan demi mempermudah pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

“Berdasarkan data yang kami terima, pada hari pertama sejak pagi tadi di Stasiun Rangkasbitung telah terjual KMT sebanyak 439 unit. Sedangkan di Stasiun Tanah Abang tiket elektronik pengguna KRL mencapai 980 penumpang, dan ini sejalan dengan perogram kerja PT KCJ,” tutur Fhadilah.

Reporter: Kiki Fahruroji Nurmansyah
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kereta Listrik Mulai Operasi di Stasiun Rangkasbitung

BERITA TERKAIT

pemda

INILAH SERANG

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
244 dibaca
Pemprov Banten Siapkan Strategi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

HUKUM & KRIMINAL

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
990 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus 4 Bandit Kurang dari 24 Jam Usai Terima Laporan Perampasan

POLITIK

242 dibaca
Golkar Banten Sambut Bahagia Koalisi Indonesia Bersatu
1433 dibaca
Instruksikan Pemenangan Airlangga, Andika Keliling ke DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Ban...
1256 dibaca
Bakesbangpol Pastikan Tak Ada Ormas Radikal di Kabupaten Serang
Top