Selasa, 23 Juli 2019

Kereta Listrik Mulai Operasi di Stasiun Rangkasbitung

Suasana di Stasiun Rangkasbitung, Lebak bertepatan mulai beroperasinya kereta rel lisrtik pada Sabtu, 1 April 2017. (Foto lnilahBanten/Kiki Fahruroji Nurmansyah)
Sabtu, 01 Apr 2017 | 22:50 WIB - Lebak Ekonomi & Bisnis

IB, Lebak--Moda transportasi Kereta Api Rel Listrik (KRL) mulai beroperasi Pertanggal 1 Mei 2017 dari Stasiun Rangkasbitung tujuan Tanah Abang, dan sebaliknya sebanyak 16 jadwal pemberangkatan dengan tenggat waktu mencapai 30-60 menit. Sehingga, jadwal keberangkatan di setiap setasiun KRL akan datang pada setiap satu jam sekali.

Sedangkan bagi penumpang KA Lokal tujuan Jakarta dari Merak harus transit terlebih dahulu di Stasiun Rangkasbitung dan beralih kereta menggunakan Comuterline atau Kereta Rel Listrik yang pemberangkatanya setiap jam di Rangkasbitung.

“Tujuan peningkatan pelayanan jasa transportasi kereta api di setasiun Rangkasbitung ini sebagai bentuk program pelayanan prima PT. KAI dalam memberikan kenyamanan, keamanan dan kebersihan,”ungkap Direktur KCJ, M Nur Fhadilah kepada lnilahBanten di Stasiun Rangkasbitung pada Sabtu, 1 April 2017 disela menghadiri keberangkatan KRL perdana dimana sebelumnya pada bulan Februari lalu telah dilakukan uji coba perjalanan KRL.

Fhadilah mengimbau kepada pengguna jasa kereta api untuk mematuhi aturan yang telah di tetapkan yakni, dilarang merokok di area stasiun. Bahkan barang bawaan penumpang pun seperti tas dibatasi sesuai ketentuan PT. KCJ.

“Bagi para penumpang dilarang membawa binatang peliharaan sehingga akan memberikan dampak kenyamanan, keamanan dan kebersihan kepada sesama penumpang,” terang Fhadilah.

Fhadilah menjelaskan, kepada para pengguna KRL untuk memakai kartu Multi Trep yang bisa di dapatkan disetiap stasiun kereta KRL demi memudahkan pemberangkatan dan terhindar dari antrian pada loket pembelian karcis kereta.  Karenanya, kartu Multi Trep digunakan dengan sistem potong saldo tanpa ada waktu kadarluarsa berbeda dengan tiket harian dengan harga Rp8000 yang harus mengantri di loket karcis.

“Padahal sama saja semua penumpang masih di subsidi oleh pemerintah, kenapa tidak kita (penumpang red ) harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya subsidi dari pemerintah ini yang bertujuan demi mempermudah pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

“Berdasarkan data yang kami terima, pada hari pertama sejak pagi tadi di Stasiun Rangkasbitung telah terjual KMT sebanyak 439 unit. Sedangkan di Stasiun Tanah Abang tiket elektronik pengguna KRL mencapai 980 penumpang, dan ini sejalan dengan perogram kerja PT KCJ,” tutur Fhadilah.

Reporter: Kiki Fahruroji Nurmansyah
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kereta Listrik Mulai Operasi di Stasiun Rangkasbitung

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

697 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

893 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1939 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

108 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2414 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1466 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

70 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top