Jumat, 18 Januari 2019

Kerap Kebanjiran, Puluhan Warga Oncog Kantor Kecamatan Baros

Kamis, 03 Jan 2019 | 15:16 WIB - Serang Peristiwa

IBC, Serang - Puluhan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Baros mengoncog Kantor Kecamatan Baros, Kabupaten Serang pada Kamis, 3 Januari 2019. Kedatangan mereka untuk menagih janji karena hingga kini belum adanya upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menangani bencana banjir akibat meluapnya Sungai Cipareang di Kampung Siliwung, Desa Sukamanah. 

Pantauan dilokasi, sebelum mendatangi kantor kecamatan setempat mereka terlebih dahulu berkumpul di Jalan Serang-Pandeglang tepatnya di Kampung Siliwung, Desa Sukamanah dan long march menuju kantor kecamatan yang dikawal Petugas Satpol PP dan Polsek Baros yang berjarak 500 meter. Mereka pun saling bergantian melakukan orasi menagih pihak kecamatan agar menyampaikan tuntutan mereka kepada Pemkab Serang. 

"Sudah belasan tahun kami (warga) selalu dihantui banjir ketika musim hujan datang akibat meluapnya sungai cipareang, namun pemerintah belum adanya upaya normalisasi hanya janji tanpa realisasi," kata Koordinator aksi, Agung Setia Budi dalam orasinya.

Menurutnya, jika Pemkab Serang dalam hal ini Dinas PUPR tidak segera merealisasikan akan berdampak gejolak terhadap warga yang merasa dibohongi. Sebab berbagai upaya warga kepada Pemkab Serang sudah dilakukan, namun belum adanya realisasi. "Sudah belasan tahun tidak ada perhatian dari Pemerintah, kami menagih janji agar segera dinormalisasi sungai cipareang agar ada keadilan," tegas Agung. 

Senada dikatakan Ketua PK KNPI Baros, Ubaedi. Kata dia, jika Pemkab Serang dalam hal ini PUPR tidak ada realisasi pada tahun 2019 ini akan ada aksi lebih besar lagi. Maka, perlu ada bukti kongkrit dalam merealisasikan janji untuk menormalisasi Sungai Cipareang. "Kami sudah bosan aras janji-janji hingga kini belum ada realisasi. Anehnya pada Desember 2018 kemaren pihak PUPR cuma sosialisasi bukan realisasi," katanya. 

Dijelaskan Ubaedi, dengan kerap terjadinya banjir akibat meluap Sungai Cipareang karena terjadinya pendangkalan. Selain itu juga terjadinya penyempitan akibat banyaknya bangunan yang dibangun dibibir sungai."Warga sudah merasa gelisah, jangan sampai terjadi aksi lebih besar lagi kalau Pemkab Serang mengabaikan aspirasi warga Baros," tandasnya. 

Berselang 30 menit, perwakilan warga dipersilahkan masuk untuk melakukan dialog. Hingga kini audensi masih berlangsung.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Didi Rosadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kerap Kebanjiran, Puluhan Warga Oncog Kantor Kecamatan Baros

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3950 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
845 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
106 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
332 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

121 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

104 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
196 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top