Rabu, 27 Maret 2019

Kerap Kebanjiran, Puluhan Warga Oncog Kantor Kecamatan Baros

Kamis, 03 Jan 2019 | 15:16 WIB - Serang Peristiwa

IBC, Serang - Puluhan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Baros mengoncog Kantor Kecamatan Baros, Kabupaten Serang pada Kamis, 3 Januari 2019. Kedatangan mereka untuk menagih janji karena hingga kini belum adanya upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menangani bencana banjir akibat meluapnya Sungai Cipareang di Kampung Siliwung, Desa Sukamanah. 

Pantauan dilokasi, sebelum mendatangi kantor kecamatan setempat mereka terlebih dahulu berkumpul di Jalan Serang-Pandeglang tepatnya di Kampung Siliwung, Desa Sukamanah dan long march menuju kantor kecamatan yang dikawal Petugas Satpol PP dan Polsek Baros yang berjarak 500 meter. Mereka pun saling bergantian melakukan orasi menagih pihak kecamatan agar menyampaikan tuntutan mereka kepada Pemkab Serang. 

"Sudah belasan tahun kami (warga) selalu dihantui banjir ketika musim hujan datang akibat meluapnya sungai cipareang, namun pemerintah belum adanya upaya normalisasi hanya janji tanpa realisasi," kata Koordinator aksi, Agung Setia Budi dalam orasinya.

Menurutnya, jika Pemkab Serang dalam hal ini Dinas PUPR tidak segera merealisasikan akan berdampak gejolak terhadap warga yang merasa dibohongi. Sebab berbagai upaya warga kepada Pemkab Serang sudah dilakukan, namun belum adanya realisasi. "Sudah belasan tahun tidak ada perhatian dari Pemerintah, kami menagih janji agar segera dinormalisasi sungai cipareang agar ada keadilan," tegas Agung. 

Senada dikatakan Ketua PK KNPI Baros, Ubaedi. Kata dia, jika Pemkab Serang dalam hal ini PUPR tidak ada realisasi pada tahun 2019 ini akan ada aksi lebih besar lagi. Maka, perlu ada bukti kongkrit dalam merealisasikan janji untuk menormalisasi Sungai Cipareang. "Kami sudah bosan aras janji-janji hingga kini belum ada realisasi. Anehnya pada Desember 2018 kemaren pihak PUPR cuma sosialisasi bukan realisasi," katanya. 

Dijelaskan Ubaedi, dengan kerap terjadinya banjir akibat meluap Sungai Cipareang karena terjadinya pendangkalan. Selain itu juga terjadinya penyempitan akibat banyaknya bangunan yang dibangun dibibir sungai."Warga sudah merasa gelisah, jangan sampai terjadi aksi lebih besar lagi kalau Pemkab Serang mengabaikan aspirasi warga Baros," tandasnya. 

Berselang 30 menit, perwakilan warga dipersilahkan masuk untuk melakukan dialog. Hingga kini audensi masih berlangsung.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Didi Rosadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kerap Kebanjiran, Puluhan Warga Oncog Kantor Kecamatan Baros

PEMERINTAHAN

6749 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5902 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB
1724 dibaca
Ini 202 Nama Pejabat Pemprov Banten yang Dilantik
dvvdv wagub

POLITIK

824 dibaca
Gubernur Wahidin Ajak Warga NU Banten Dukung Ma'ruf Amin di Pilpres
548 dibaca
Pelapor ASN Dukung Calon DPD RI Anak Gubernur Banten Diperiksa Bawaslu
229 dibaca
Survei Demokrat: Masyarakat Tidak Puas atas Kinerja Gubernur dan Wagub Banten

HUKUM & KRIMINAL

344 dibaca
Personil Polsek Cikande Berhasil Selamatkan Uang Nasabah Rp80 Juta
269 dibaca
Kepergok Akan Mencuri, Warga Lampung Tewas di RSUD Serang

PERISTIWA

4159 dibaca
10 Ribu Forum Honorer Tetap Akan Demo Dindikbud Banten Terkait Pemecatan 6 Guru
Top