Sabtu, 20 April 2024

Kembali Merampok, Kaki Residivis Ini Ditembak

Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung (tengah) saat ekspose penangkapan pelaku perampokan di tol Tangerang Merak pada Kamis, 15 Maret 2018. (Foto Haji Imat/lnilahBanten)
Kamis, 15 Mar 2018 | 20:35 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang – Perampok truk ekspedisi yang mengangkut pampers merk Mamy Poko pants diringkus petugas Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polres Serang. Tersangka Uj (28 tahun), yang diketahui sebagai residivis ini terpaksa kaki kanannya dilumpuhkan dengan timah karena melakukan perlawanan saat diminta untuk menunjukan tempat persembunyian rekan-rekannya daerah Sungai Lilin, Palembang, Sumatera Selatan. 

"Tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melakukan perlawanan ketika diminta untuk menunjukan rekannya. Dan tersangka tidak mengindahkan tembakan peringatan," ungkap Kepala Satuan Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung saat ekspose di Mapolres Serang pada Kamis, 15 Maret 2018.

Dijelaskan Kasat, aksi perampasan truk tersebut terjadi pada Selasa, 30 Januari 2018 lalu. Korbannya, Ganda (45 tahun), sopir truk perusahaan ekspedisi PT Teneng Jaya. Sedianya korban akan mengirim popok bayi tersebut ke Kota Cilegon.

Saat itu, Ganda supir truk T 9042 E, mendadak hendak buang air kecil di KM 56, tepatnya di daerah Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang pukul 16.30 WIB. Saat menepi ke pinggir jalan, pelaku yang berjumlah empat orang langsung menghentikan kendaraan dan langsung membajak truk korban.

"Korban langsung dikalungi golok oleh tersangka Uj. Sementara lainnya mengikat tangan dan mulut korban menggunakan lakban," kata Kasat didampingi Kaur Reskrim Iptu Ilman Robiana, Kasie Propam, Iptu Dusbet Simanjuntak dan Paur Humas Iptu Mursidin.

Setelah berhasil mengikat korban, pelaku langsung membawa kabur barang hasil rampokan tersebut keluar tol. Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian menyimpan truk hasil perampokan di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Sedangkan pampers hasil rampokan dibawa kabur ke Sumatera.

"Saya diancam akan dibunuh jika melakukan perlawanan. Saya pasrah saja waktu leher ditempeli golok," kata Ganda di tempui di lokasi yang sama.

Usai melepas ikatan lakban, korban yang dibuang dipinggir tol kemudian lapor ke Mapolres Serang. Berdasarkan laporan tersebut, petugas kemudian melakukan pengejaran hingga ke wilayah Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Di sana satu tersangka berinisial Uj diamankan dari rumahnya. "Tiga orang tersangka berisial MK, BG, dan UT masih kita lakukan pengejaran," kata Gogo.

Lebih lanjut, Gogo menjelaskan bahwa keempat pelaku merupakan residivis kasus yang sama. Mereka kerap kali masuk tol dan mengincar kendaraan yang tengah terparkir di bahu jalan. Saat itu mereka melancarkan aksinya untuk menguasai kendaraan korban.

Tidak hanya di wilayah hukum Polres Serang, pelaku juga kerap beraksi di Tangerang hingga Bandung. Akibat aksinya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman 9 tahun hingga 12 tahun penjara.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kembali Merampok, Kaki Residivis Ini Ditembak

BERITA TERKAIT

aulmummc zf

INILAH SERANG

1127 dibaca
Kapolres Serang: Polri dan TNI Siap Menjaga Pemilu Berjalan Aman

HUKUM & KRIMINAL

1205 dibaca
Polisi Limpahkan Tersangka Penambangan Ilegal ke Kejari Serang

POLITIK

1567 dibaca
AHY Resmikan Pasar Murah Demokrat
Top