Sabtu, 16 Januari 2021

Keluarga Korban Sriwijaya Air Akan Dapat Santunan Rp 1,25 Miliar

Ilustrasi
Rabu, 13 Jan 2021 | 10:30 WIB - Nasional Peristiwa

IBC, JAKARTA -  Sriwijaya Air wajib membayar ganti rugi kepada keluarga korban kecelakaan pesawat SJ-182 sebesar Rp 1,25 miliar per penumpang. Hal tersebut mengacu kepada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2011.

"Ya betul, akan tetap merujuk kepada PM 77 Tahun 2011," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dilansir dari Tempo Selasa, 13 Januari 2021.

Terkait ganti rugi tersebut, Adita mengatakan Kementerian Perhubungan sudah berkomunikasi dengan Sriwijaya Air. "Kami sudah menyampaikan kepada Sriwijaya Air untuk segera mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan ketentuan ganti kerugian di PM 77 tersebut," ucapnya.

Berdasarkan Pasal 2 poin a beleid tersebut, pengangkut yang mengoperasikan pesawat udara wajib bertanggung jawab atas kerugian terhadap penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap, atau luka-luka. Jumlah ganti rugi tersebut ditetapkan pada pasal 3 huruf a, yaitu sebesar Rp 1.250.000.000 per penumpang.

"Penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp.1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang," termaktub di aturan tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena menyatakan perseroan siap memfasilitasi kebutuhan keluarga penumpang SJ-182 selama proses identifikasi berlangsung. Di samping itu, ia memastikan segala hak penumpang akan menjadi prioritas Sriwijaya Air untuk diselesaikan.

“Sriwijaya Air sejak hari pertama selalu siap berupaya terbaik memberikan pelayanan dan informasi yang dibutuhkan keluarga penumpang SJ-182. Sriwijaya Air juga menjamin untuk memberikan pendampingan yang terbaik dan menjamin memenuhi hak-hak para keluarga penumpang,” ujar Jefferson dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Januari 2021.

Hal tersebut disampaikan kala Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena, dan sejumlah pihak lainnya melakukan pertemuan secara langsung dengan perwakilan keluarga penumpang dan awak SJ-182 di Auditorium Gedung 600 BSH, Kantor Pusat Angkasa Pura II, Cengkareng, hari ini.

Sriwijaya Air Boeing 737-500 SJ182 diduga jatuh di dekat Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak pukul 14.40 WIB.

Pesawat Sriwijaya Air itu membawa 62 orang. Sebanyak 50 orang merupakan penumpang dan 12 lainnya adalah kru. Pesawat semestinya dijadwalkan tiba di Pontianak pukul 15.50 WIB. (Tempo.co/IBC)***

Redaktur: Nunu
Bagikan:

LAINNYA

Korban Sriwijaya Air Tak Perlu Urus Akta Kematian
Jumat, 15 Jan 2021 | 20:25 WIB
Korban Sriwijaya Air Tak Perlu Urus Akta Kematian
Tiket Vaksin Bisa Didapat Via WhatsApp
Jumat, 15 Jan 2021 | 19:45 WIB
Tiket Vaksin Bisa Didapat Via WhatsApp
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
Selasa, 12 Jan 2021 | 13:47 WIB
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
Jokowi Dorong Modernisasi Pertanian
Senin, 11 Jan 2021 | 15:17 WIB
Jokowi Dorong Modernisasi Pertanian

KOMENTAR

Keluarga Korban Sriwijaya Air Akan Dapat Santunan Rp 1,25 Miliar

BERITA TERKAIT

INILAH BANTEN

72 dibaca
HPN 2021 SMSI Sumbang Jalan dan Sarana Sanitasi
194 dibaca
Kapolda: Jadilah Polisi yang Empati, Mengayomi dan Dekat Dengan Rakyat

INILAH SERANG

45 dibaca
Bupati Tatu Beberkan Reaksi Pasca Divaksin
109 dibaca
Lakalantas Dua Truk di Tol Tangerang-Merak, Satu Meninggal Dunia

HUKUM & KRIMINAL

120 dibaca
Jokowi Minta Aparat Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM soal FPI
923 dibaca
Sejumlah Pejabat Polres Serang Dimutasi dan Promosi, Ini Daftarnya

POLITIK

123 dibaca
Partisipasi Masyarakat di Pilkades Diprediksi Tinggi
360 dibaca
Kapan Pelantikan Bupati-Wabup Serang Terpilih, Ini Penjelasan Ketua KPU

PENDIDIKAN

103 dibaca
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
241 dibaca
Tenaga Pengajar Berstatus ASN di Pandeglang Masih Minim
Top