Kamis, 17 Januari 2019

Kekhawatiran Rasulullah terhadap Umat Zaman Now

[foto ilustrasi]
Rabu, 12 Sept 2018 | 23:32 WIB - Mozaik Islami

APA yang sebenarnya dikhawatirkan Rasulullah 14 abad yang lalu terhadap umatnya sekarang?

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Ibnu Syihab, Rasulullah SAW pernah bersabda, ''Hai para sahabat, aku khawatir terjadi tiga perkara yang menimpa komunitas bangsa dan masyarakat.'' Lantas para sahabat bertanya, ''Apa ya Rasulullah yang engkau khawatirkan?''

Pertama, kata Rasulullah, zaalatul 'aalimin, yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh para ulama atau tokoh agama. Ulama tidak berfungsi sebagai warosatul anbiya. Ulama tidak lagi menjadi penerang dan panutan umatnya.

Rasulullah khawatir jika hal itu terjadi pada bangsa manapun. Bahkan, yang paling dikhawatirkan adalah manakala ulama telah menyimpang dari keulamaannya. Bukan membimbing umat kepada hal yang benar, justru mengarahkan umat kepada yang menyelamatkan dirinya atau justru mengantarkan umat kepada kebinasaan.

Kedua, wahukmun zairin, yakni supremasi hukum yang tidak benar. Penegakan hukum tidak mencerminkan keadilan. Kalau ini terjadi, kata Rasulullah, hancurlah masyarakat dan bangsa di manapun. Hukum yang mandul, hanya akan menjatuhkan wibawa penguasa, dan orang semakin mudah mempermainkan hukum.

Pada sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum semakin menurun. Orang berkantong tebal dan berpangkat tinggi semakin berani berbuat kejahatan, sebab akan sangat sulit dijerat hukum.

Sementara masyarakat kecil tidak ada yang terlewatkan dari jeratan hukum, sekecil apa pun pelanggaran yang dilakukan. Praktik seperti ini hanya akan menyuburkan berbagai ketidakadilan sosial, suburnya kemaksiatan, dan kejahatan berskala besar.

Kekhawatiran Rasulullah yang ketiga adalah wahwan muttaba'un, manusia sudah mengikuti nafsunya masing-masing. Bila setiap orang sudah memikirkan dan mementingkan dirinya sendiri sesuai hawa nafsunya dan tidak lagi mementingkan orang banyak, maka hancurlah tatanan masyarakat tersebut.

Inilah egoisme, sifat yang sangat dibenci Islam. Paradigma kaum egois, orang lain tidak dipandang sebagai saudara, tetapi sebagai objek. Objek untuk memuaskan nafsu dan syahwat duniawinya.

Inilah yang dikhawatirkan Rasulullah. Kekhawatiran yang sudah beliau ungkapkan sejak 14 abad lalu. Dan realitas yang terjadi saat ini hendaknya perlu menjadi renungan dan upaya bersama, sehingga dapat mencapai kondisi yang lebih baik. [lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Menjadi Pemimpin Umat itu Harus Rajin Membaca
Kamis, 17 Jan 2019 | 06:26 WIB
Menjadi Pemimpin Umat itu Harus Rajin Membaca
Awas! Jangan Makan Uang Haram Jelang Pemilu
Rabu, 16 Jan 2019 | 20:13 WIB
Awas! Jangan Makan Uang Haram Jelang Pemilu
Bonus Pengembalian Utang Tetap Riba Meski Ikhlas
Rabu, 16 Jan 2019 | 18:09 WIB
Bonus Pengembalian Utang Tetap Riba Meski Ikhlas
Setiap Jiwa tak Mati Sampai Rezekinya Sempurna
Rabu, 16 Jan 2019 | 11:31 WIB
Setiap Jiwa tak Mati Sampai Rezekinya Sempurna

KOMENTAR

Kekhawatiran Rasulullah terhadap Umat Zaman Now

PEMERINTAHAN

186 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
177 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO
278 dibaca
Bupati dan Wakil Bupati Lebak Dilantik Gubernur Banten

POLITIK

3903 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
833 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
150 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

213 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
101 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
326 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

70 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
129 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

88 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
190 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top