Rabu, 14 November 2018

Kekhawatiran Rasulullah terhadap Umat Zaman Now

[foto ilustrasi]
Rabu, 12 Sept 2018 | 23:32 WIB - Mozaik Islami

APA yang sebenarnya dikhawatirkan Rasulullah 14 abad yang lalu terhadap umatnya sekarang?

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Ibnu Syihab, Rasulullah SAW pernah bersabda, ''Hai para sahabat, aku khawatir terjadi tiga perkara yang menimpa komunitas bangsa dan masyarakat.'' Lantas para sahabat bertanya, ''Apa ya Rasulullah yang engkau khawatirkan?''

Pertama, kata Rasulullah, zaalatul 'aalimin, yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh para ulama atau tokoh agama. Ulama tidak berfungsi sebagai warosatul anbiya. Ulama tidak lagi menjadi penerang dan panutan umatnya.

Rasulullah khawatir jika hal itu terjadi pada bangsa manapun. Bahkan, yang paling dikhawatirkan adalah manakala ulama telah menyimpang dari keulamaannya. Bukan membimbing umat kepada hal yang benar, justru mengarahkan umat kepada yang menyelamatkan dirinya atau justru mengantarkan umat kepada kebinasaan.

Kedua, wahukmun zairin, yakni supremasi hukum yang tidak benar. Penegakan hukum tidak mencerminkan keadilan. Kalau ini terjadi, kata Rasulullah, hancurlah masyarakat dan bangsa di manapun. Hukum yang mandul, hanya akan menjatuhkan wibawa penguasa, dan orang semakin mudah mempermainkan hukum.

Pada sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum semakin menurun. Orang berkantong tebal dan berpangkat tinggi semakin berani berbuat kejahatan, sebab akan sangat sulit dijerat hukum.

Sementara masyarakat kecil tidak ada yang terlewatkan dari jeratan hukum, sekecil apa pun pelanggaran yang dilakukan. Praktik seperti ini hanya akan menyuburkan berbagai ketidakadilan sosial, suburnya kemaksiatan, dan kejahatan berskala besar.

Kekhawatiran Rasulullah yang ketiga adalah wahwan muttaba'un, manusia sudah mengikuti nafsunya masing-masing. Bila setiap orang sudah memikirkan dan mementingkan dirinya sendiri sesuai hawa nafsunya dan tidak lagi mementingkan orang banyak, maka hancurlah tatanan masyarakat tersebut.

Inilah egoisme, sifat yang sangat dibenci Islam. Paradigma kaum egois, orang lain tidak dipandang sebagai saudara, tetapi sebagai objek. Objek untuk memuaskan nafsu dan syahwat duniawinya.

Inilah yang dikhawatirkan Rasulullah. Kekhawatiran yang sudah beliau ungkapkan sejak 14 abad lalu. Dan realitas yang terjadi saat ini hendaknya perlu menjadi renungan dan upaya bersama, sehingga dapat mencapai kondisi yang lebih baik. [lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Sujud, Wujud Tunduk dan Patuhnya Kita kepada Allah
Selasa, 13 Nov 2018 | 23:00 WIB
Sujud, Wujud Tunduk dan Patuhnya Kita kepada Allah
Wanita-Wanita Berpakaian Tapi Telanjang
Selasa, 13 Nov 2018 | 22:28 WIB
Wanita-Wanita Berpakaian Tapi Telanjang
Allah Mempermudah, Kenapa Manusia Mempersulit?
Senin, 12 Nov 2018 | 22:50 WIB
Allah Mempermudah, Kenapa Manusia Mempersulit?

KOMENTAR

Kekhawatiran Rasulullah terhadap Umat Zaman Now

PEMERINTAHAN

73 dibaca
APBD Banten Tahun 2019 Ditarget Menyentuh Rp12,31 Triliun
237 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1032 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas

POLITIK

267 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
211 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
290 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

65 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
248 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
636 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

PERISTIWA

107 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1191 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1782 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

148 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
106 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top