Selasa, 19 November 2019

Kejari Pelajari Dugaan Keterlibatan Walikota di Kasus Aset Pemkot Serang

Kajari Serang Azhari (tengah) didampingi Kasipidsus dan Kasi Intel-[Foto Jamal]
Selasa, 09 Jul 2019 | 20:24 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang Masih mempelajari dugaan Keterlibatan mantan Camat Serang yang saat ini menjabat sebagai Walikota Serang, Syafrudin, dalam kasus korupsi pengalihan aset Pemerintah Kota Serang berupa tanah di persil 53/S Kampung Batok Bali, Kelurahan/Kota Serang seluas 8.200 meter persegi pada tahun 2014 lalu.

Meski dalam dakwaan terdakwa Satria Agung yang divonis hakim Pengadilan Tipikor PN Serang 2,5 tahun disebutkan Dalam dakwaan, terdakwa Satria Agung melakukan melakukan tindak pidana Korupsi bersama Lurah Serang Faizal Hafi dan H Syafrudin, namun hal itu tidak cukup untuk menetapkan tersangka oleh Kejari Serang.

“Kami masih mempelajari. Menangani perkara korupsi tidak semudah membalikan telapangunk tangan. Itu (putusan pengadilan) bukan satu-satunya dasar menangani perkara,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang Azhari ,kepada wartawan menyikapi aksi mahasiswa yang mendesak Syafrudin diusut tuntas pada Senin, 8 Juli 2019.

Jika bukti sudah cukup, lanjut Azhari, selanjutnya mencari alat bukti. Lalu lakukan ekpos ke Kejati hingga jika diperlukan ke Kejagung.

Pernyataan Kajari Serang tersebut menyikapi aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Kota Serang di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Senin 8 Juli 2019. Mereka mendesak Kejari Serang mengusut kembali persoalan keterlibatan Wali Kota Serang Syafrudin, dalam kasus Tindak Korupsi pengalihan aset Pemerintah Kota Serang berupa tanah di persil 53/S Kampung Batok Bali, Kelurahan/Kota Serang seluas 8.200 meter persegi.

Perlu diketahui, kasus tindak pidana korupsi tersebut dinyatakan Majelis Hakim pada tanggal 18 Februari 2018, bahwa Faizal telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Faizal dinilai melanggar dakwaan subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31/1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[Jamal/Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kejari Pelajari Dugaan Keterlibatan Walikota di Kasus Aset Pemkot Serang

PEMERINTAHAN

126 dibaca
DPMD Kabupaten Serang Bentuk BUMDes, Ekonomi Masyarakat Meningkat
142 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Akan Sosialisasikan Wali Data

POLITIK

285 dibaca
Hanya Ingin Dampingi Tatu, Pandji Daftar ke Gerindra
187 dibaca
Tatu Ajak Demokrat Tuntaskan Pembangunan Kabupaten Serang

HUKUM & KRIMINAL

124 dibaca
Resmob Gerebeg Perjudian Togel Beromset Ratusan Juta
155 dibaca
Buruh Pabrik Bawa Satu Paket Sabu

PERISTIWA

198 dibaca
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Polres Serang Perketat Pemeriksaan
217 dibaca
Kebakaran di Pasar Baros, 300 Kios Ludes Terbakar

EKONOMI & BISNIS

48 dibaca
PUPR Putuskan Uang Muka Rumah Bersubsidi Cuman 1 Persen
139 dibaca
BUMD Pemkab Serang Kelola Pelabuhan Swasta 
Top