Selasa, 23 Juli 2019

Kejari Pelajari Dugaan Keterlibatan Walikota di Kasus Aset Pemkot Serang

Kajari Serang Azhari (tengah) didampingi Kasipidsus dan Kasi Intel-[Foto Jamal]
Selasa, 09 Jul 2019 | 20:24 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang Masih mempelajari dugaan Keterlibatan mantan Camat Serang yang saat ini menjabat sebagai Walikota Serang, Syafrudin, dalam kasus korupsi pengalihan aset Pemerintah Kota Serang berupa tanah di persil 53/S Kampung Batok Bali, Kelurahan/Kota Serang seluas 8.200 meter persegi pada tahun 2014 lalu.

Meski dalam dakwaan terdakwa Satria Agung yang divonis hakim Pengadilan Tipikor PN Serang 2,5 tahun disebutkan Dalam dakwaan, terdakwa Satria Agung melakukan melakukan tindak pidana Korupsi bersama Lurah Serang Faizal Hafi dan H Syafrudin, namun hal itu tidak cukup untuk menetapkan tersangka oleh Kejari Serang.

“Kami masih mempelajari. Menangani perkara korupsi tidak semudah membalikan telapangunk tangan. Itu (putusan pengadilan) bukan satu-satunya dasar menangani perkara,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang Azhari ,kepada wartawan menyikapi aksi mahasiswa yang mendesak Syafrudin diusut tuntas pada Senin, 8 Juli 2019.

Jika bukti sudah cukup, lanjut Azhari, selanjutnya mencari alat bukti. Lalu lakukan ekpos ke Kejati hingga jika diperlukan ke Kejagung.

Pernyataan Kajari Serang tersebut menyikapi aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Kota Serang di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Senin 8 Juli 2019. Mereka mendesak Kejari Serang mengusut kembali persoalan keterlibatan Wali Kota Serang Syafrudin, dalam kasus Tindak Korupsi pengalihan aset Pemerintah Kota Serang berupa tanah di persil 53/S Kampung Batok Bali, Kelurahan/Kota Serang seluas 8.200 meter persegi.

Perlu diketahui, kasus tindak pidana korupsi tersebut dinyatakan Majelis Hakim pada tanggal 18 Februari 2018, bahwa Faizal telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Faizal dinilai melanggar dakwaan subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31/1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[Jamal/Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kejari Pelajari Dugaan Keterlibatan Walikota di Kasus Aset Pemkot Serang

PEMERINTAHAN

633 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1710 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

829 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1878 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1778 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2349 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1404 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1451 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1822 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

377 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
542 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top