Rabu, 21 Oktober 2020

Kejahatan Terhadap Anak Meningkat, LPA Pandeglang Dikukuhkan

(foto ist)
Rabu, 22 Mar 2017 | 19:00 WIB - Pandeglang

lB, Pandeglang--Pasca pembentukan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten, Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak kini membentuk LPA Kabupaten Pandeglang. Pembentukan tersebut dikukuhkan melalui acara Forum Daerah (Forda) LPA Kabupaten Pandeglang ini digelar di Cafe Bakso Ecess Pandeglang pada Rabu, 22 Maret 2017.

“Dengan dibentuknya LPA Pandeglang melalui Forda ini, langkah LPA menjadi lebih mudah menjangkau wilayah di daerah-daerah, hari ini ada dua LPA kabupaten/kota yang melaksanakan Forda, Pandeglang dan Lebak. Dalam waktu dekat, Kabupaten/Kota lainnya akan segera terbentuk juga,” ungkap Ketua LPA Provinsi Banten, Uut Lutfi.

Ketua LPA Kabupaten Pandeglang terpilih, Muhammad Kholid memaparkan bahwa tingkat serta ancaman kejahatan kepada anak meningkat. Sehingga perlu dibentuk lembaga khusus terkait persoalan tersebut.

“Akan ada Gerakan Perlindungan Anak Sekampung. Perhatian kepada anak harus diakomodir dan kami akan ajak para Kades untuk sama-sama melindungi anak dari ancaman kekerasan,” jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang, Dedi juga membenarkan perihal rencana program Gerakan Perlindungan Anak Sekampung yang akan terintegrasi dengan program Kampung KB. Ia menegaskan bahwa hal tersebut dapat menyasar ke pelosok-pelosok desa, sehingga dapat memberi rasa aman kepada para anak.

“Program ini adalah skala nasional, kita bergerak dan bekerjasama dengan Provinsi dan Pusat,” pungkas Dedi.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Kejahatan Terhadap Anak Meningkat, LPA Pandeglang Dikukuhkan
dewan

PEMERINTAHAN

268 dibaca
PT HGP Serahkan Fasos Fasum Perumahan BCP ke Pemkab Serang
284 dibaca
Susun RKA 2021, Pemkab Serang Gunakan Aplikasi SIPD
xcddcvfsv cvn

POLITIK

44 dibaca
Ciptakan Pilkada Kabupaten Serang Aman Damai Sehat dan sejuk
86 dibaca
Dzikir Bersama, Ratu Tatu Gelar Tasyakuran Golkar Bareng Ulama

HUKUM & KRIMINAL

487 dibaca
Jual Obat Keras Heximer Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun

PERISTIWA

306 dibaca
Razia, Satgas Pastikan Hotel dan Tempat Wisata di Anyar Sudah Terapkan Prokes
Top