Kamis, 18 Oktober 2018

Jual Ayat Allah, Hari Kiamat tak Cium Wangi Surga

[foto ilustrasi]
Senin, 08 Okt 2018 | 21:30 WIB - Mozaik Islami

KATA menukar atau menjual ayat-ayat Allah SWT sering kali terdengar. Kata-kata tersebut biasanya ditujukan kepada seseorang untuk kepentingan pemilu atau undangan ceramah kepada ustaz dengan tarif mahal.

Mereka menukarkan atau menjual ayat-ayat Allah untuk mendapatkan harta benda atau kekayaan di dunia.

Sebagaimana firman-Nya: "Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu." (QS. At-Taubah, 9:9).

Dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, Firman Allah Swt pada ayat dimaksud dalam rangka mencela kaum musyrikin dan memotivasi kaum muslimin untuk memerangi mereka. "Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit."

Maksudnya adalah telah menukar antara mengikuti ayat-ayat Allah dengan perkara dunia yang hina nan melalaikan.

Imam Al-Qurthubi mengemukakan, "Ada yang mengatakan bahwa mereka mengganti Alquran dengan harta benda dengan kemewahan dunia."

Firman-Nya: "Lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah." Imam Al-Qurthubi mengatakan, maksudnya adalah berpaling atau menghalangi dari jalan Allah.

Imam Ibnu Katsir berkata, "maksudnya, melarang kaum mukminin untuk mengikuti jalan kebenaran."

Menukarkan ayat Allah dengan harga yang sedikit adalah ciri khas kaum musyrikin. Maka hendaklah seorang Muslim yang menginginkan kebaikan dunia dan akhirat, tidak mengikuti golongan yang telah dipastikan merugi. Karena Allah Swt mencela mereka bahwa: "Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu."

Pada masa sekarang, dengan mudah kita menemukan dari kalangan kita sendiri yang telah menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah. Yaitu orang-orang yang menghafal Alquran dan Hadis, dengan niat mendapatkan kedudukan dan harta dunia. Misalkan dengan menjadi ustadz terkenal dan bisa mendapatkan kontrak kerja di televisi-televisi supaya mendapatkan upah.

Kita juga mendengar ada ustaz yang memasang tarif mahal. Semakin terkenal dan cakap atau rupawan sang ustaz, maka semakin mahal pula tarifnya. Bahkan ada pula dukun yang berjubah ustaz, dengan maksud mendapatkan keuntungan dunia dari kliennya.

Lainnya, dalam sistem perekrutan kepemimpinan dengan cara pemilu, kebanyakan orang tergelincir. Misalnya, orang yang dijadikan juru kampanye apabila dia orang yang pandai bersilat lidah, dan menghafal banyak ayat Alquran dan Hadis, serta pendapat para ulama, maka disinilah dia akan menjual ayat-ayat Allah dengan harga murah.

Allah Taala berfirman: "Janganlah kamu jual ayat-ayat-Ku dengan harga murah. Dan bertaqwalah hanya kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah, 2: 41).

Imam Ibnu Katsir mengataka, artinya janganlah kalian menukar iman kalian terhadap ayat-ayat-Ku dan pembenaran terhadap Rasul-Ku dengan dunia dan segala isinya yang menggiurkan, karena ia merupakan sesuatu yang sedikit lagi fana.

Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa yang mempelajari ilmu agama yang seharusnya ditujukan kepada Allah azawajallah, namun dia gunakan untuk mendapatkan kedudukan di dunia dan untuk mendapatkan harta dunia, maka dia tidak akan pernah mencium wanginya surga di hari kiamat." (HR. Imam Ahmad, 2/No.338. Abu Dawud, No.3664hadist sahih).[lnilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Silahkan Pilih, Ingin Pujian atau Celaan?
Rabu, 17 Okt 2018 | 03:40 WIB
Silahkan Pilih, Ingin Pujian atau Celaan?
Marah Pertanda Tunduknya Kita kepada Setan
Senin, 15 Okt 2018 | 23:58 WIB
Marah Pertanda Tunduknya Kita kepada Setan
Membalas Keburukan dengan Kebaikan
Senin, 15 Okt 2018 | 23:41 WIB
Membalas Keburukan dengan Kebaikan

KOMENTAR

Jual Ayat Allah, Hari Kiamat tak Cium Wangi Surga

PEMERINTAHAN

210 dibaca
ASN Pemprov Banten jangan Main-main dalam Absen
269 dibaca
HUT Ke-492, Pemkab Serang Diminta Perkuat Ekonomi Desa
247 dibaca
Dilantik, Pj Walikota Serang Diminta Perbaiki Jalan

POLITIK

129 dibaca
Pemilu 2019, Andika Ajak Masyarakat Cek Data Diri Sebagai Pemilih
415 dibaca
Ratusan Buruh Cikoja Deklarasi Pemilu Damai 2019
322 dibaca
Serempak di 29 Kecamatan, KPU Kabupaten Serang Lakukan GMHP

HUKUM & KRIMINAL

287 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara
310 dibaca
Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus
215 dibaca
Alfamart Dibobol Maling, Uang Rp60 Juta Raib

PERISTIWA

155 dibaca
Polres Serang Kota Sita 3500 Lebih Botol Miras
184 dibaca
Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng
218 dibaca
Warga Petir Ditemukan Tewas Gantung Diri

EKONOMI & BISNIS

167 dibaca
MoU dengan DP3AKKB, Bank Banten Dukung Pemberdayaan Perempuan
181 dibaca
Andika Launching Toko Online Industri Rumahan Sijelita
Top