Minggu, 17 Februari 2019

Jual Ayat Allah, Hari Kiamat tak Cium Wangi Surga

[foto ilustrasi]
Senin, 08 Okt 2018 | 21:30 WIB - Mozaik Islami

KATA menukar atau menjual ayat-ayat Allah SWT sering kali terdengar. Kata-kata tersebut biasanya ditujukan kepada seseorang untuk kepentingan pemilu atau undangan ceramah kepada ustaz dengan tarif mahal.

Mereka menukarkan atau menjual ayat-ayat Allah untuk mendapatkan harta benda atau kekayaan di dunia.

Sebagaimana firman-Nya: "Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu." (QS. At-Taubah, 9:9).

Dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, Firman Allah Swt pada ayat dimaksud dalam rangka mencela kaum musyrikin dan memotivasi kaum muslimin untuk memerangi mereka. "Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit."

Maksudnya adalah telah menukar antara mengikuti ayat-ayat Allah dengan perkara dunia yang hina nan melalaikan.

Imam Al-Qurthubi mengemukakan, "Ada yang mengatakan bahwa mereka mengganti Alquran dengan harta benda dengan kemewahan dunia."

Firman-Nya: "Lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah." Imam Al-Qurthubi mengatakan, maksudnya adalah berpaling atau menghalangi dari jalan Allah.

Imam Ibnu Katsir berkata, "maksudnya, melarang kaum mukminin untuk mengikuti jalan kebenaran."

Menukarkan ayat Allah dengan harga yang sedikit adalah ciri khas kaum musyrikin. Maka hendaklah seorang Muslim yang menginginkan kebaikan dunia dan akhirat, tidak mengikuti golongan yang telah dipastikan merugi. Karena Allah Swt mencela mereka bahwa: "Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu."

Pada masa sekarang, dengan mudah kita menemukan dari kalangan kita sendiri yang telah menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah. Yaitu orang-orang yang menghafal Alquran dan Hadis, dengan niat mendapatkan kedudukan dan harta dunia. Misalkan dengan menjadi ustadz terkenal dan bisa mendapatkan kontrak kerja di televisi-televisi supaya mendapatkan upah.

Kita juga mendengar ada ustaz yang memasang tarif mahal. Semakin terkenal dan cakap atau rupawan sang ustaz, maka semakin mahal pula tarifnya. Bahkan ada pula dukun yang berjubah ustaz, dengan maksud mendapatkan keuntungan dunia dari kliennya.

Lainnya, dalam sistem perekrutan kepemimpinan dengan cara pemilu, kebanyakan orang tergelincir. Misalnya, orang yang dijadikan juru kampanye apabila dia orang yang pandai bersilat lidah, dan menghafal banyak ayat Alquran dan Hadis, serta pendapat para ulama, maka disinilah dia akan menjual ayat-ayat Allah dengan harga murah.

Allah Taala berfirman: "Janganlah kamu jual ayat-ayat-Ku dengan harga murah. Dan bertaqwalah hanya kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah, 2: 41).

Imam Ibnu Katsir mengataka, artinya janganlah kalian menukar iman kalian terhadap ayat-ayat-Ku dan pembenaran terhadap Rasul-Ku dengan dunia dan segala isinya yang menggiurkan, karena ia merupakan sesuatu yang sedikit lagi fana.

Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa yang mempelajari ilmu agama yang seharusnya ditujukan kepada Allah azawajallah, namun dia gunakan untuk mendapatkan kedudukan di dunia dan untuk mendapatkan harta dunia, maka dia tidak akan pernah mencium wanginya surga di hari kiamat." (HR. Imam Ahmad, 2/No.338. Abu Dawud, No.3664hadist sahih).[lnilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Azab untuk Istri yang Menolak Jimak dengan Suami
Jumat, 15 Feb 2019 | 18:15 WIB
Azab untuk Istri yang Menolak Jimak dengan Suami
11 Ancaman Penyakit Berpakaian Sangat Ketat
Kamis, 14 Feb 2019 | 12:01 WIB
11 Ancaman Penyakit Berpakaian Sangat Ketat
Doa Ampuh Orangtua untuk Anak, Buktikan!
Rabu, 13 Feb 2019 | 07:41 WIB
Doa Ampuh Orangtua untuk Anak, Buktikan!
Keadaan Seorang Hamba yang Dekat dengan Allah
Rabu, 13 Feb 2019 | 07:36 WIB
Keadaan Seorang Hamba yang Dekat dengan Allah

KOMENTAR

Jual Ayat Allah, Hari Kiamat tak Cium Wangi Surga

PEMERINTAHAN

512 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
400 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar
301 dibaca
Dihadapan Kades se-Lebak, Andika Beberkan Prioritas Penggunaan Dana Desa

POLITIK

340 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
246 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4239 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

104 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
84 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
502 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

297 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
319 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

285 dibaca
Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus dan Aman
277 dibaca
Pencairan Bansos, Dinsos Banten Libatkan Dua Lembaga Perbankan
Top