Senin, 10 Desember 2018

Jenguk Korban Kebakaran, WH Temukan Banyak Pelanggaran

(Foto:lnilahBanten/Darmawan)
Jumat, 27 Okt 2017 | 19:15 WIB - Tangerang Peristiwa

lBC, Tangerang - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) turut berduka atas tragedi kebakaran yang menimpa gudang petasan di Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 26 Oktober 2017 pagi. Kebakaran membuat 47 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Ungkapan duka tersebut disampaikan WH saat mengunjungi 12 korban di RSU Tangerang pada Jumat, 27 Oktober 2017. Turut mendampingi Kepala Dinsos Provinsi Banten, Nurhanah.

"Saya turut berduka cita sedalam dalamnya. Ada 12 korban yang sekarang di rawat di RSU Tangerang, kita doakan cepat sembuh," ucap WH, sapaan akrabnya.

Mantan Walikota Tangerang dua periode ini juga menyampaikan keprihatinannya karena mereka tengah mencari nafkah, namun mengalami musibah.

"Kondisi para korban kita lihat tadi ada sekitar 3 orang yang sampai 80 persen. Ada juga yang sudah masuk kamar perawatan yang keadaannya lebih baik," ujar WH kepada awak media.

Evaluasi Perizinan

Tragedi kebakaran yang menewaskan 47 orang tersebut memang menjadi perhatian. WH meminta Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar untuk menertibkan atau mengevaluasi perizinan pabrik yang rentan mengalami kebakaran.

"Saya minta Bupati evaluasi perizinan, terkadang pengusaha tidak memperhatikan rekomendasi syarat-syarat yang merupakan ketentuan atau syarat mutlak yang harus dipenuhi pengusaha, seperti instalasi pemadam kebakaran dan pintu darurat," paparnya.

Lanjut WH, banyak industri/pabrik yang ijin dikeluarkan tapi tidak diikuti evalusai. Bukan hanya di kab/kota tapi juga provinsi, ditemukan perusahaan yang dipersayaratkan tenaga lokal tapi prakteknya mempekerjakan asing dan bangunan tidak dilengkapi instalasi kebakaran.

"Langkah selanjutnya saya minta diperketat ijin yang rentan musibah dan kita minta tanggungjawab pengusaha. karena tadi kita dengar infor dari korban tidak ada alat pemadam sehingga berakibat fatal. Kita tunggu hasil investigasi polisi dan akalau tebrukti melanggar bisa kita tuntut pengusaha yang bandel," tegasnya.

Reporter: Darmawan
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Jenguk Korban Kebakaran, WH Temukan Banyak Pelanggaran

PEMERINTAHAN

2633 dibaca
Gaji Guru Naik Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Menekan Angka Pengangguran
304 dibaca
Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2018-2023 Dilantik
346 dibaca
Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemkot Cilegon 2018
bkdcilegon

POLITIK

209 dibaca
Bahas Pemilu 2019 Damai di Banten
352 dibaca
Di Sertijab Danrem, Wagub Banten Ingatkan TNI Soal Pemilu 2019

HUKUM & KRIMINAL

252 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
327 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal

PERISTIWA

234 dibaca
Naik Tipe, Polda Banten Diminta Tingkatkan Kamtibmas
260 dibaca
Kapolri Resmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A

EKONOMI & BISNIS

154 dibaca
Dishub Kota Serang Diminta Tertibkan Trayek Angkum
213 dibaca
Andika Janji Naikan Uang Saku dan Transportasi Penyuluh Pertanian
Top