Jumat, 26 April 2019

Jenguk Korban Kebakaran, WH Temukan Banyak Pelanggaran

(Foto:lnilahBanten/Darmawan)
Jumat, 27 Okt 2017 | 19:15 WIB - Tangerang Peristiwa

lBC, Tangerang - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) turut berduka atas tragedi kebakaran yang menimpa gudang petasan di Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 26 Oktober 2017 pagi. Kebakaran membuat 47 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Ungkapan duka tersebut disampaikan WH saat mengunjungi 12 korban di RSU Tangerang pada Jumat, 27 Oktober 2017. Turut mendampingi Kepala Dinsos Provinsi Banten, Nurhanah.

"Saya turut berduka cita sedalam dalamnya. Ada 12 korban yang sekarang di rawat di RSU Tangerang, kita doakan cepat sembuh," ucap WH, sapaan akrabnya.

Mantan Walikota Tangerang dua periode ini juga menyampaikan keprihatinannya karena mereka tengah mencari nafkah, namun mengalami musibah.

"Kondisi para korban kita lihat tadi ada sekitar 3 orang yang sampai 80 persen. Ada juga yang sudah masuk kamar perawatan yang keadaannya lebih baik," ujar WH kepada awak media.

Evaluasi Perizinan

Tragedi kebakaran yang menewaskan 47 orang tersebut memang menjadi perhatian. WH meminta Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar untuk menertibkan atau mengevaluasi perizinan pabrik yang rentan mengalami kebakaran.

"Saya minta Bupati evaluasi perizinan, terkadang pengusaha tidak memperhatikan rekomendasi syarat-syarat yang merupakan ketentuan atau syarat mutlak yang harus dipenuhi pengusaha, seperti instalasi pemadam kebakaran dan pintu darurat," paparnya.

Lanjut WH, banyak industri/pabrik yang ijin dikeluarkan tapi tidak diikuti evalusai. Bukan hanya di kab/kota tapi juga provinsi, ditemukan perusahaan yang dipersayaratkan tenaga lokal tapi prakteknya mempekerjakan asing dan bangunan tidak dilengkapi instalasi kebakaran.

"Langkah selanjutnya saya minta diperketat ijin yang rentan musibah dan kita minta tanggungjawab pengusaha. karena tadi kita dengar infor dari korban tidak ada alat pemadam sehingga berakibat fatal. Kita tunggu hasil investigasi polisi dan akalau tebrukti melanggar bisa kita tuntut pengusaha yang bandel," tegasnya.

Reporter: Darmawan
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Jenguk Korban Kebakaran, WH Temukan Banyak Pelanggaran

PEMERINTAHAN

203 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5971 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21749 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
225 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
202 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
127 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
183 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1260 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
264 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

83 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top