Minggu, 17 Februari 2019

Jenguk Korban Kebakaran, WH Temukan Banyak Pelanggaran

(Foto:lnilahBanten/Darmawan)
Jumat, 27 Okt 2017 | 19:15 WIB - Tangerang Peristiwa

lBC, Tangerang - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) turut berduka atas tragedi kebakaran yang menimpa gudang petasan di Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 26 Oktober 2017 pagi. Kebakaran membuat 47 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Ungkapan duka tersebut disampaikan WH saat mengunjungi 12 korban di RSU Tangerang pada Jumat, 27 Oktober 2017. Turut mendampingi Kepala Dinsos Provinsi Banten, Nurhanah.

"Saya turut berduka cita sedalam dalamnya. Ada 12 korban yang sekarang di rawat di RSU Tangerang, kita doakan cepat sembuh," ucap WH, sapaan akrabnya.

Mantan Walikota Tangerang dua periode ini juga menyampaikan keprihatinannya karena mereka tengah mencari nafkah, namun mengalami musibah.

"Kondisi para korban kita lihat tadi ada sekitar 3 orang yang sampai 80 persen. Ada juga yang sudah masuk kamar perawatan yang keadaannya lebih baik," ujar WH kepada awak media.

Evaluasi Perizinan

Tragedi kebakaran yang menewaskan 47 orang tersebut memang menjadi perhatian. WH meminta Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar untuk menertibkan atau mengevaluasi perizinan pabrik yang rentan mengalami kebakaran.

"Saya minta Bupati evaluasi perizinan, terkadang pengusaha tidak memperhatikan rekomendasi syarat-syarat yang merupakan ketentuan atau syarat mutlak yang harus dipenuhi pengusaha, seperti instalasi pemadam kebakaran dan pintu darurat," paparnya.

Lanjut WH, banyak industri/pabrik yang ijin dikeluarkan tapi tidak diikuti evalusai. Bukan hanya di kab/kota tapi juga provinsi, ditemukan perusahaan yang dipersayaratkan tenaga lokal tapi prakteknya mempekerjakan asing dan bangunan tidak dilengkapi instalasi kebakaran.

"Langkah selanjutnya saya minta diperketat ijin yang rentan musibah dan kita minta tanggungjawab pengusaha. karena tadi kita dengar infor dari korban tidak ada alat pemadam sehingga berakibat fatal. Kita tunggu hasil investigasi polisi dan akalau tebrukti melanggar bisa kita tuntut pengusaha yang bandel," tegasnya.

Reporter: Darmawan
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
Rabu, 13 Feb 2019 | 13:48 WIB
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
Engkos Tewas Terserempet Kereta Api
Sabtu, 26 Jan 2019 | 21:49 WIB
Engkos Tewas Terserempet Kereta Api

KOMENTAR

Jenguk Korban Kebakaran, WH Temukan Banyak Pelanggaran

PEMERINTAHAN

512 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
401 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar
301 dibaca
Dihadapan Kades se-Lebak, Andika Beberkan Prioritas Penggunaan Dana Desa

POLITIK

341 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
247 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4239 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

104 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
84 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
502 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

297 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
320 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

285 dibaca
Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus dan Aman
278 dibaca
Pencairan Bansos, Dinsos Banten Libatkan Dua Lembaga Perbankan
Top