Kamis, 18 April 2024

Jaman Optimis Pembangunan RSUD Rampung Akhir Tahun

Tubagus Haerul Jaman (Foto Istimewa)
Rabu, 06 Sept 2017 | 13:02 WIB - Serang Kesehatan

IBC, Serang - Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman masih merasa optimis target pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang selesai akhir tahun ini. Ia juga yakin 2018 masyarakat Kota Serang sudah dapat menggunakan rumah sakit tersebut.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya tidak hanya menyiapkan pengadaan gedungnya saja, tetapi sarana dan rasarananya pun sedang dilengkapi. Itu dilakukan agar 2018 bisa beroperasi.

"Kami mengharapkan tahun ini bisa rampung, kita juga tidak hanya mempersiapkan bangunan fisik saja tapi mempersiapkan juga penunjang lainnya, personal juga. Sehingga pada tahun 2018 layak bisa dioperasikan dan bisa melayani kesehatan masyarakat Kota Serang," kata Jaman kepada IBC, kemarin.

Ia menuturkan, anggaran pembangunan RSUD Kota Serang yang mencapai Rp41 miliar bisa mencukupi sampai dengan kebutuhan tekhnis. "Saya terus melakukan komunikasi dengan BPKD dan akan segera berkomunikasi dengan Kementerian terkait rampungnya hal ini, saya berharap dimasa periode jabatan saya RSUD bisa rampung. Anggaran yang dikucurkan kurang lebih 41 miliyar," tuturnya.

Padahal, Agustus lalu, Kepala Dinas Kesehatan, Toyalis, mengatakan persentase perkembangannya baru mencapai 35 persen. Meski angka persentasenya masih jauh, dirinya sangat yakin awal tahun 2018 mendatang RSUD Kota Serang bisa digunakan oleh masyarakat. Jika target akhir tahun ini, berarti Pemkot hanya punya waktu 4 bulan untuk mencapai 100 persen.

“Kalau dari fisiknya sudah 35 persen, insyallah akhir tahun selesai. Kita sedang membahas oprasionalnya, pendanaannya, aturan untuk oprasionalnya sedang kita bahas dengan tim dari Pemda,” katanya.

Dinkes juga mengaku masih memiliki kendala, kendala yang masih menjadi bahan pembahasan di Pemerintah Kota (Pemkot) Serang adalah mengenai dana yang terbatas dan tenaga professional atau Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

“Kendalanya banyak, membuat rumah sakit kan tidak mudah, butuh sarananya, sarannya  tidak mudah, tenaganya lumayan besar karena kita tidak ada tenaganya, dananya lumayan besar juga, sedangkan pendanaannya juga terbatas.  Mudah-mudahan dengan keterbatasan ini rumah sakit tetap bisa dibangun,” ungkapnya.

Ia mengaku masih kesulitan mengajak dokter untuk bergabung dengan Dinkes. Menurutnya, mayoritas tenaga kesehatan seperti dokter memilih bekerja di swasta dibanding  di instansi pemerintah.

“Kalau jadi PNS kan gaji sebulan 3 juta, sedangkan di swasta sehai aja bisa satu juta dua juta, makannya mereka lebih tertarik ke swasta,” tuturnya.

Reporter: Abdul Rahman Ahdori
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Jaman Optimis Pembangunan RSUD Rampung Akhir Tahun
aulmummc zf

INILAH SERANG

829 dibaca
Lagi, Polres Serang Ringkus Pengguna dan Pengedar Sabu

HUKUM & KRIMINAL

874 dibaca
5 Pelaku Pembacokan di Pasar Rau Ditangkap, 3 Diantaranya Ditembak

POLITIK

2673 dibaca
Pilkada Lebak 2018, Iti-Ade Lawan Kotak Kosong
Top