Kamis, 27 Juni 2019

Jalur KA Rangkasbitung–Labuan Harus Benar Bermanfaat

[Foto Istimewa]
Kamis, 13 Jun 2019 | 14:37 WIB - Banten Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Al Muktabar membuka secara resmi Rapat Koordinasi Reaktivasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung – Labuan yang berlangsung di Aula Bapeda Provinsi Banten KP3B Curug Kota Serang pada Kamis, 13 Juni 2019. Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten sangat serius dalam merespon kebijakan–kebijakan nasional.

Sehingga menurut Sekda Banten dalam penanganan dampak sosial reaktivasi jalur kereta api harus memposisikan masyarakat menjadi subjek pembangunan. “Kita harus merubah paradigma masyarakat bahwa masyarakat itu adalah subjek pembangunan bukan lagi objek,” kata Al Muktabar.

Dia menginginkan membangun kesetaraan terhadap masyarakat yang terkena dampak reaktivasi. “Apabila kesetaraan tersebut terjalin maka masyarakat akan mempunyai rasa memiliki terhadap pembangunan tersebut,”jelasnya.

Selain itu Al Muktabar juga menginginkan adanya keterbukaan dalam proses reaktivasi tersebut sehingga tidak terjadi prasangka buruk dari masyarakat. Dia juga menitipkan pesan untuk memunculkan kearifan lokal dalam rangka membangun kesetaraan dan keadilan.

“Karena kita tidak ingin efek dari pembangunan tersebut berakibat buruk kepada proses pembangunan reaktivasi jalur kereta api,“ ungkapnya.

Al Muktabar meminta kepada Kementerian Perhubungan RI yang menjadi leading sektor pembangunan reaktivasi jalur kereta api agenda – agenda rapat sifatnya menjadi fungsional. “Jadi harus benar – benar bermanfaat,“tegasnya.

Dirinya dalam berbagai kesempatan merespon agenda – agenda nasional yang akan ke Banten dan dirinya menyatakan bahwa setiap agenda nasional tersebut dapat diterima oleh masyarakat Banten. “Jangan jadikan Banten menjadi tempat pertanggungjawaban, hal itu yang akan kita jaga,” tegas Al Muktabar.

Untuk diketahui  reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung – Labuan akan dilakukan dengan 2 (dua) segmen. Segmen pertama sepanjang 18,7 KM antara Rangkasbitung – Pandeglang pada Tahun Anggaran 2019 – 2021. Sedangkan segmen kedua sepanjang 37,7 KM antara Pandeglang – Labuan pada Tahun Anggaran 2020 – 2022. Reaktivasi jalur kereta api tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian wilayah melalui penguatan konektivitas.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kementerian Perhubungan RI, Kepala Dinas Perhubungan Banten, Kepala Bapeda Banten, Kepala Biro Bina Infrastruktur Setda Banten serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pandeglang.[SubagLiputan]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Jalur KA Rangkasbitung–Labuan Harus Benar Bermanfaat

PEMERINTAHAN

558 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik
1204 dibaca
Pemprov Banten Merubah RPJMD 2017-2022, Ini Sebabnya
1409 dibaca
Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

POLITIK

1209 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp85 Miliar
1394 dibaca
2 Tahun Kepemimpinan WH-Andika, Eks Relawan Bentuk Tim Kajian 
10975 dibaca
Arwan Benarkan Ucapan Gubernur WH ‘Siapa Suruh jadi Relawan’

HUKUM & KRIMINAL

644 dibaca
Cabuli Siswa Hingga Hamil, 3 Oknum Guru Terancam 20 Tahun Penjara
2160 dibaca
Kapolda Banten Berhentikan Dua Anggota Polri
494 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob

PERISTIWA

375 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman
307 dibaca
Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemkab Serang Siaga Satu
1422 dibaca
Ops Cipta Kondisi, Polres Serang Minimalisir Pergerakan Massa

EKONOMI & BISNIS

544 dibaca
Dekopinwil Banten Diminta Lakukan Perubahan di Era Digital
526 dibaca
WH Ingatkan Tertinggal Revolusi 4.0, Menganggur Kita
Top