Senin, 23 September 2019

Jalur KA Rangkasbitung–Labuan Harus Benar Bermanfaat

[Foto Istimewa]
Kamis, 13 Jun 2019 | 14:37 WIB - Banten Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Al Muktabar membuka secara resmi Rapat Koordinasi Reaktivasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung – Labuan yang berlangsung di Aula Bapeda Provinsi Banten KP3B Curug Kota Serang pada Kamis, 13 Juni 2019. Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten sangat serius dalam merespon kebijakan–kebijakan nasional.

Sehingga menurut Sekda Banten dalam penanganan dampak sosial reaktivasi jalur kereta api harus memposisikan masyarakat menjadi subjek pembangunan. “Kita harus merubah paradigma masyarakat bahwa masyarakat itu adalah subjek pembangunan bukan lagi objek,” kata Al Muktabar.

Dia menginginkan membangun kesetaraan terhadap masyarakat yang terkena dampak reaktivasi. “Apabila kesetaraan tersebut terjalin maka masyarakat akan mempunyai rasa memiliki terhadap pembangunan tersebut,”jelasnya.

Selain itu Al Muktabar juga menginginkan adanya keterbukaan dalam proses reaktivasi tersebut sehingga tidak terjadi prasangka buruk dari masyarakat. Dia juga menitipkan pesan untuk memunculkan kearifan lokal dalam rangka membangun kesetaraan dan keadilan.

“Karena kita tidak ingin efek dari pembangunan tersebut berakibat buruk kepada proses pembangunan reaktivasi jalur kereta api,“ ungkapnya.

Al Muktabar meminta kepada Kementerian Perhubungan RI yang menjadi leading sektor pembangunan reaktivasi jalur kereta api agenda – agenda rapat sifatnya menjadi fungsional. “Jadi harus benar – benar bermanfaat,“tegasnya.

Dirinya dalam berbagai kesempatan merespon agenda – agenda nasional yang akan ke Banten dan dirinya menyatakan bahwa setiap agenda nasional tersebut dapat diterima oleh masyarakat Banten. “Jangan jadikan Banten menjadi tempat pertanggungjawaban, hal itu yang akan kita jaga,” tegas Al Muktabar.

Untuk diketahui  reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung – Labuan akan dilakukan dengan 2 (dua) segmen. Segmen pertama sepanjang 18,7 KM antara Rangkasbitung – Pandeglang pada Tahun Anggaran 2019 – 2021. Sedangkan segmen kedua sepanjang 37,7 KM antara Pandeglang – Labuan pada Tahun Anggaran 2020 – 2022. Reaktivasi jalur kereta api tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian wilayah melalui penguatan konektivitas.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kementerian Perhubungan RI, Kepala Dinas Perhubungan Banten, Kepala Bapeda Banten, Kepala Biro Bina Infrastruktur Setda Banten serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pandeglang.[SubagLiputan]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Jalur KA Rangkasbitung–Labuan Harus Benar Bermanfaat

PEMERINTAHAN

266 dibaca
Tatu Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Serang
213 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
242 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu

POLITIK

197 dibaca
Kembalikan Formulir Balon Bupati Serang, Tatu Optimis Diusung PDIP
894 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1205 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

103 dibaca
Ungkap Sindikat Curanmor, Resmob Tangkap 4 Pelaku dan Penadah
144 dibaca
Wanita Paruh Baya Berhasil Menangkap Maling
102 dibaca
Jual Obat-obatan Terlarang, MY Ditangkap Polisi AB DPO

PERISTIWA

132 dibaca
Kapolres Serang Imbau Calon Kades Kalah Harus Terima
950 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian

EKONOMI & BISNIS

341 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
285 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top