Selasa, 19 Februari 2019

Islam Melarang Menisbatkan Nama Istri kepada Suami

[foto ilustrasi]
Selasa, 17 Jul 2018 | 19:24 WIB - Mozaik Islami

KITA sering mendengar nama semisal ibu budi, ibu sulistyo, dan masih banyak lagi seorang istri yang dipanggil dengan nama laki-laki. Sebenarnya, itu bukan nama mereka, melainkan nama suami mereka.

Memanggil wanita dengan memakai nama suami mereka sudah sering kita dengar, dan itu sudah menjadi kebiasaan orang-orang Indonesia, terutama daerah jawa. Saat memanggil wanita dengan nama suaminya, maka orang-orang akan tahu bahwa mereka telah bersuami. Bahkan ada yang menambahkan nama suami dibelakangnya.

Bagaimanakah hukum meletakan nama suami dibelakang nama istri?

Allah berfirman:

"Allah tidak menjadikan seseorang dua buah hati dalam rongganya dan Allah tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu dzibar sebagai ibumu. Dan Allah tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu. Yang demikian itu hanyalah perkataanmu dimulut saja. Dan Allah berfirman yang sebenarnya dan Allah menunjukkan jalan yang benar. Panggilah mereka (anak-anak angkat) dengan memakai nama bapak-bapak mereka. Itulah yang adil di sisih Allah. Dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka panggilah mereka sebagai saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa terhadap apa yang kamu khilaf terhadapnya, tetapi (yang berdosa) apa yang di sengaja dihatimu. Dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang." (QS. Al-Ahzab: 4-5)

Ayat di atas diturunkan bekenaan saat Zaid bin haritsah di angkat anak oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Ia dinisbatkan kepada Nabi dan Allah menegurnya dengan mewahyukan ayat di atas.

Dari Sad, berkata: "Aku mendengar Nabi Shallallahu "alaihi Wa Sallam bersabda: Barang siapa menisbatkan dirinya kepada selain ayah kandungnya, padahal ia tahu bahwa itu bukanlah ayah kandungnya, maka surga diharamkan baginya." (HR. Bukhari)

Dalil-dalil di atas adalah hujjah haramnya menisbatkan diri kepada selain ayah kandungnya. Nisbat adalah legalitas hubungan kekeluargaan yang berdasarkan pertalian darah, sebagai salah satu akibat dari pernikahan yang sah.

Lalu, apakah menambahkan nama suami dibelakang nama istri juga masuk katagori nisbat dalam syara? Untuk mengetahuinya adalah dengan mencari alasan kenapa istri meletakkan nama suami dibelakang namanya.

Jika alasannya adalah menisbatkan istri dengan suaminya sama seperti kasus yang kita bahas, maka hukumnya adalah haram. Namun, jika hanya sebatas adat atau kebiasaan suatu daerah yang memakai atau menggunakan nama suami dibelakang nama mereka, maka tidak termasuk dalam apa yang dimaksud dalil-dalil di atas.

Jika pun haram itu bukanlah karena dalil-dalil di atas. Wallahu Alam. [hukumislam/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Memuji Allah dan Shalawat untuk Nabi sebelum Doa
Senin, 18 Feb 2019 | 21:33 WIB
Memuji Allah dan Shalawat untuk Nabi sebelum Doa
Duit Cepat Habis? Santai Saja, Tanda Mau Ada Lagi
Senin, 18 Feb 2019 | 21:18 WIB
Duit Cepat Habis? Santai Saja, Tanda Mau Ada Lagi
Sahabat Berwajah Buruk yang Dicintai Rasulullah
Senin, 18 Feb 2019 | 09:31 WIB
Sahabat Berwajah Buruk yang Dicintai Rasulullah
Bahayakan Orang Lain, Allah Akan Membahayakannya
Senin, 18 Feb 2019 | 09:15 WIB
Bahayakan Orang Lain, Allah Akan Membahayakannya

KOMENTAR

Islam Melarang Menisbatkan Nama Istri kepada Suami

PEMERINTAHAN

212 dibaca
Pj Sekda Ajak ASN Tingkatkan Pemahaman Tupoksi
583 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
446 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar

POLITIK

343 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
250 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4243 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

127 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
95 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
510 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

317 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
327 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

88 dibaca
Jetstar Perluas Boarding Prioritas Kepada Lebih Banyak Penumpang
429 dibaca
Kabupaten Serang Berpotensi Jadi Sentra Udang Vaname
Top