Senin, 10 Desember 2018

Islam Melarang Menisbatkan Nama Istri kepada Suami

[foto ilustrasi]
Selasa, 17 Jul 2018 | 19:24 WIB - Mozaik Islami

KITA sering mendengar nama semisal ibu budi, ibu sulistyo, dan masih banyak lagi seorang istri yang dipanggil dengan nama laki-laki. Sebenarnya, itu bukan nama mereka, melainkan nama suami mereka.

Memanggil wanita dengan memakai nama suami mereka sudah sering kita dengar, dan itu sudah menjadi kebiasaan orang-orang Indonesia, terutama daerah jawa. Saat memanggil wanita dengan nama suaminya, maka orang-orang akan tahu bahwa mereka telah bersuami. Bahkan ada yang menambahkan nama suami dibelakangnya.

Bagaimanakah hukum meletakan nama suami dibelakang nama istri?

Allah berfirman:

"Allah tidak menjadikan seseorang dua buah hati dalam rongganya dan Allah tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu dzibar sebagai ibumu. Dan Allah tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu. Yang demikian itu hanyalah perkataanmu dimulut saja. Dan Allah berfirman yang sebenarnya dan Allah menunjukkan jalan yang benar. Panggilah mereka (anak-anak angkat) dengan memakai nama bapak-bapak mereka. Itulah yang adil di sisih Allah. Dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka panggilah mereka sebagai saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa terhadap apa yang kamu khilaf terhadapnya, tetapi (yang berdosa) apa yang di sengaja dihatimu. Dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang." (QS. Al-Ahzab: 4-5)

Ayat di atas diturunkan bekenaan saat Zaid bin haritsah di angkat anak oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Ia dinisbatkan kepada Nabi dan Allah menegurnya dengan mewahyukan ayat di atas.

Dari Sad, berkata: "Aku mendengar Nabi Shallallahu "alaihi Wa Sallam bersabda: Barang siapa menisbatkan dirinya kepada selain ayah kandungnya, padahal ia tahu bahwa itu bukanlah ayah kandungnya, maka surga diharamkan baginya." (HR. Bukhari)

Dalil-dalil di atas adalah hujjah haramnya menisbatkan diri kepada selain ayah kandungnya. Nisbat adalah legalitas hubungan kekeluargaan yang berdasarkan pertalian darah, sebagai salah satu akibat dari pernikahan yang sah.

Lalu, apakah menambahkan nama suami dibelakang nama istri juga masuk katagori nisbat dalam syara? Untuk mengetahuinya adalah dengan mencari alasan kenapa istri meletakkan nama suami dibelakang namanya.

Jika alasannya adalah menisbatkan istri dengan suaminya sama seperti kasus yang kita bahas, maka hukumnya adalah haram. Namun, jika hanya sebatas adat atau kebiasaan suatu daerah yang memakai atau menggunakan nama suami dibelakang nama mereka, maka tidak termasuk dalam apa yang dimaksud dalil-dalil di atas.

Jika pun haram itu bukanlah karena dalil-dalil di atas. Wallahu Alam. [hukumislam/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Empat Sifat Rasulullah yang Harus Diteladani
Kamis, 06 Des 2018 | 19:25 WIB
Empat Sifat Rasulullah yang Harus Diteladani
Bila Istri tak Perawan Lagi Saat Dinikahi
Kamis, 06 Des 2018 | 18:40 WIB
Bila Istri tak Perawan Lagi Saat Dinikahi
Berapa Kebaikan yang Kau Raup Hari Ini?
Kamis, 06 Des 2018 | 17:35 WIB
Berapa Kebaikan yang Kau Raup Hari Ini?
Subhanallah, Ini Dampak Udara Pagi Bagi Kesehatan
Kamis, 06 Des 2018 | 06:24 WIB
Subhanallah, Ini Dampak Udara Pagi Bagi Kesehatan

KOMENTAR

Islam Melarang Menisbatkan Nama Istri kepada Suami

PEMERINTAHAN

2605 dibaca
Gaji Guru Naik Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Menekan Angka Pengangguran
303 dibaca
Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2018-2023 Dilantik
337 dibaca
Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemkot Cilegon 2018
bkdcilegon

POLITIK

208 dibaca
Bahas Pemilu 2019 Damai di Banten
347 dibaca
Di Sertijab Danrem, Wagub Banten Ingatkan TNI Soal Pemilu 2019

HUKUM & KRIMINAL

251 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
323 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal

PERISTIWA

230 dibaca
Naik Tipe, Polda Banten Diminta Tingkatkan Kamtibmas
256 dibaca
Kapolri Resmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A

EKONOMI & BISNIS

151 dibaca
Dishub Kota Serang Diminta Tertibkan Trayek Angkum
207 dibaca
Andika Janji Naikan Uang Saku dan Transportasi Penyuluh Pertanian
Top