Jumat, 27 November 2020

Inilah Onani yang Halal Menurut Syariat

[foto ilustrasi/net]
Selasa, 27 Okt 2020 | 21:40 WIB - Mozaik Islami

ADA yang bertanya mengenai hal tersebut. Karena tela menjadi kewajiban sebagai seorang ustaz, Ustaz Ammi Nur Baits menjawabnya.

Tidak semua yang ada di sekitar kita menjadi hak kita. Karena kepemilikan segala yang ada di sekitar kita, adalah kepemilikan yang terikat aturan. Kita memiliki uang, memiliki harta, bukan berarti kita bebas memanfaatkan harta itu sesuai keinginan kita.

Ada aturan yang mengikat, dan karena itu, akan dipertanggungjawabkan pada hari kiamat. Dari Abu Barzah al-Aslami radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat tidak akan bergerak, hingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia habiskan. Tentang ilmunya, untuk apa dia amalkan. Tentang hartanya, dari mana dia perolah dan kemana dia belanjakan. Dan tentang badannya, untuk apa dia gunakan. (HR. Turmudzi 2417, ad-Darimi 554, dan dishahihkan al-Albani)

Kita memiliki anak, memiliki istri, memiliki suami, bukan berarti kita bebas memberikan aturan apapun bagi mereka, sesuai keinginan kita. Masalah ranjang, memang hak bersama. Tapi bukan berarti semua bebas bergaya. Di sana ada aturan yang tidak boleh dilanggar.

Di situs ini semoga Allah menjadikannya bermanfaat bagi umat ada banyak pembahasan tentang hukum onani. Anda bisa pelajari di artikel,

Dalil pokok yang melarang onani adalah firman Allah, "Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (QS. al-Mukminun: 5 7)

Allah hanya memberikan dua pilihan terkait kemaluan, dengan istri atau budak wanita. Orang yang menyalurkan syahwatnya melalui selain itu, berarti dia termasuk orang-orang yang melampaui batas.

Memahami keterangan di atas, sejatinya onani bukan hak istri maupun suami. Onani hukumnya terlarang. Dan tetap terlarang meskipun istri mengizinkan. Karena ini di luar wewenang istri, sehingga dia tidak berhak memberi izin untuk masalah ini.

Sebagaimana zina hukumnya haram, sekalipun istri atau suami yang memintanya. Ini ranah aturan syariat, bukan masalah hak pasangan.

Solusi onani yang halal

"Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki"

Ayat ini menjadi dalil, seorang suami bisa melakukan onani dengan tubuh istrinya, selain dubur dan mulut. Allah menyatakan, kecuali terhadap isteri-isteri mereka.[lnilahkoran]

Bagikan:

LAINNYA

Berbanggalah bagi Para Wanita yang Hamil
Kamis, 26 Nov 2020 | 20:41 WIB
Berbanggalah bagi Para Wanita yang Hamil
Pandai-pandailah Menyesuaikan diri dengan Musim
Rabu, 25 Nov 2020 | 20:05 WIB
Pandai-pandailah Menyesuaikan diri dengan Musim
Jaga Lisan, Sibukkan Diri dengan Aib Sendiri!
Rabu, 25 Nov 2020 | 19:58 WIB
Jaga Lisan, Sibukkan Diri dengan Aib Sendiri!
Yuk Biasakan Anak Perempuan Berhijab dari Kecil
Senin, 23 Nov 2020 | 20:09 WIB
Yuk Biasakan Anak Perempuan Berhijab dari Kecil

KOMENTAR

Inilah Onani yang Halal Menurut Syariat

PEMERINTAHAN

150 dibaca
Jelang Nataru, TPID Kabupaten Serang Diminta Antisipasi Gejolak Harga
319 dibaca
Sekda Entus: DWP Kabupaten Serang Harus jadi Perekat Masyarakat

POLITIK

64 dibaca
Pjs Bupati Serang Optimis Target 75 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai
59 dibaca
Apel Bersama Pangdam Siliwangi, Wagub Pastikan Pilkada di Banten Aman

HUKUM & KRIMINAL

33 dibaca
Staf Khusus Menteri KKP Turut Diciduk KPK
87 dibaca
Resmob Polres Serang Kota Tembak Satu Pelaku Curanmor

PERISTIWA

74 dibaca
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK
75 dibaca
Di Wilayah Hukum Polres Serang, Spanduk dan Baligho Ilegal Diturunkan

EKONOMI & BISNIS

94 dibaca
Pemkab Serang Upayakan Empat BUMD Dapat Suntikan Dana
112 dibaca
Widih, Start up Kaesang Dapat Dana Rp 29 Miliar
Top