Sabtu, 16 Januari 2021

Inilah 7 Dosa yang Membinasakan!

Minggu, 09 Feb 2020 | 20:50 WIB - Mozaik Islami

ADA beberapa prinsip hidup yang mesti kita pegang agar kita hidup bahagia dan tidak sengsara. Karena kadang-kadang kita salah dalam menyikapi hidup, salah dalam menyikapi harta dan dunia.

Prinsip Empat, jangan sampai terjerumus dalam utang riba karena hanya mengundang derita.

Dari Jabir radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (kekhawatiran yang dipertanyakan), penulis riba (sekretaris) dan dua yang disebut sebagai riba." Kata beliau, "Semuanya sama dalam dosa." (HR. Muslim, no. 1598).

Apa itu riba? Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, yang diminta riba adalah, "Setiap hutang yang dipersiapkan ada tambahan, maka itu adalah haram. Hal ini tanpa diperselisihkan oleh para ulama." (Al-Mughni, 6: 436)

Hakikatnya di tengah-tengah kita
Kita hanya ingin mencari gaya
Kalau tidak punya rumah sendiri, kenapa malu untuk mengontrak rumah?
Kalau tidak mampu punya kantor sendiri, kenapa malu untuk menyewa?
Kalau tidak mampu punya motor baru, kenapa malu punya motor tahun kedua 90-an?
Jika tidak mampu punya mobil, kenapa harus pindah, padahal hanya ingin menyaingi tetangga?

Harusnya kita malu, ingin kaya dan hidup mewah, namun semuanya dari liburan. Kecukupan dan sabar yang bisa membuat kita selamat dari gaya hidup yang hanya memiliki banyak gaya saat ini. Coba renungkan hadits berikut.

Dalam riwayat Ibnu Hibban, Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah memberi nasehat berharga kepada sahabat Abu Dzar. Abu Dzar radhiyallahu anhu berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata setuju," Wahai Abu Dzar, apakah ingin melihat yang dimaksud dengan kekayaan yang disebut kaya (ghoni)? "" Betul, "jawab Abu Dzar. "Betul," Abu Dzar menjawab dengan jawaban serupa. Lantas dia pun bersabda, "Sesungguhnya yang disebut kaya (ghoni) adalah kayanya hati (hati yang selalu nyaman). Sedangkan fakir adalah fakirnya hati (hati yang selalu merasa tidak puas). "(HR. Ibnu Hibban. Syaikh Syuaib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai persyaratan Muslim).

Jika dua sifat kita perlu sabar dan rasa cukup (qanaah) niscaya tidak ada derita dengan utang riba. Hanya Allah yang memberi taufik. [Muhammad Abduh Tuasikal/lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Nabi Minta Lampu Dimatikan Ketika Tidur, Ada Apa?
Kamis, 14 Jan 2021 | 23:01 WIB
Nabi Minta Lampu Dimatikan Ketika Tidur, Ada Apa?
Pasangan Suami Istri Ahli Surga
Kamis, 14 Jan 2021 | 22:56 WIB
Pasangan Suami Istri Ahli Surga
Inilah Sepuluh Keutamaan Hari Jumat
Kamis, 14 Jan 2021 | 21:05 WIB
Inilah Sepuluh Keutamaan Hari Jumat
Amalan Supaya Terhindari dari Bahaya
Kamis, 14 Jan 2021 | 09:06 WIB
Amalan Supaya Terhindari dari Bahaya

KOMENTAR

Inilah 7 Dosa yang Membinasakan!

INILAH BANTEN

66 dibaca
HPN 2021 SMSI Sumbang Jalan dan Sarana Sanitasi
190 dibaca
Kapolda: Jadilah Polisi yang Empati, Mengayomi dan Dekat Dengan Rakyat

INILAH SERANG

36 dibaca
Bupati Tatu Beberkan Reaksi Pasca Divaksin
90 dibaca
Lakalantas Dua Truk di Tol Tangerang-Merak, Satu Meninggal Dunia

HUKUM & KRIMINAL

114 dibaca
Jokowi Minta Aparat Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM soal FPI
919 dibaca
Sejumlah Pejabat Polres Serang Dimutasi dan Promosi, Ini Daftarnya

POLITIK

123 dibaca
Partisipasi Masyarakat di Pilkades Diprediksi Tinggi
359 dibaca
Kapan Pelantikan Bupati-Wabup Serang Terpilih, Ini Penjelasan Ketua KPU

PENDIDIKAN

103 dibaca
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
237 dibaca
Tenaga Pengajar Berstatus ASN di Pandeglang Masih Minim
Top