Rabu, 19 Februari 2020

Inilah 7 Dosa yang Membinasakan!

Minggu, 09 Feb 2020 | 20:50 WIB - Mozaik Islami

ADA beberapa prinsip hidup yang mesti kita pegang agar kita hidup bahagia dan tidak sengsara. Karena kadang-kadang kita salah dalam menyikapi hidup, salah dalam menyikapi harta dan dunia.

Prinsip Empat, jangan sampai terjerumus dalam utang riba karena hanya mengundang derita.

Dari Jabir radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (kekhawatiran yang dipertanyakan), penulis riba (sekretaris) dan dua yang disebut sebagai riba." Kata beliau, "Semuanya sama dalam dosa." (HR. Muslim, no. 1598).

Apa itu riba? Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, yang diminta riba adalah, "Setiap hutang yang dipersiapkan ada tambahan, maka itu adalah haram. Hal ini tanpa diperselisihkan oleh para ulama." (Al-Mughni, 6: 436)

Hakikatnya di tengah-tengah kita
Kita hanya ingin mencari gaya
Kalau tidak punya rumah sendiri, kenapa malu untuk mengontrak rumah?
Kalau tidak mampu punya kantor sendiri, kenapa malu untuk menyewa?
Kalau tidak mampu punya motor baru, kenapa malu punya motor tahun kedua 90-an?
Jika tidak mampu punya mobil, kenapa harus pindah, padahal hanya ingin menyaingi tetangga?

Harusnya kita malu, ingin kaya dan hidup mewah, namun semuanya dari liburan. Kecukupan dan sabar yang bisa membuat kita selamat dari gaya hidup yang hanya memiliki banyak gaya saat ini. Coba renungkan hadits berikut.

Dalam riwayat Ibnu Hibban, Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah memberi nasehat berharga kepada sahabat Abu Dzar. Abu Dzar radhiyallahu anhu berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata setuju," Wahai Abu Dzar, apakah ingin melihat yang dimaksud dengan kekayaan yang disebut kaya (ghoni)? "" Betul, "jawab Abu Dzar. "Betul," Abu Dzar menjawab dengan jawaban serupa. Lantas dia pun bersabda, "Sesungguhnya yang disebut kaya (ghoni) adalah kayanya hati (hati yang selalu nyaman). Sedangkan fakir adalah fakirnya hati (hati yang selalu merasa tidak puas). "(HR. Ibnu Hibban. Syaikh Syuaib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai persyaratan Muslim).

Jika dua sifat kita perlu sabar dan rasa cukup (qanaah) niscaya tidak ada derita dengan utang riba. Hanya Allah yang memberi taufik. [Muhammad Abduh Tuasikal/lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Berguru kepada Imam Syafii
Selasa, 18 Feb 2020 | 19:21 WIB
Berguru kepada Imam Syafii
Untukmu yang Suka Mengeluhkan Musibah
Selasa, 18 Feb 2020 | 15:05 WIB
Untukmu yang Suka Mengeluhkan Musibah
Inilah Tiga Macam Upah yang Haram dalam Agama
Senin, 17 Feb 2020 | 00:12 WIB
Inilah Tiga Macam Upah yang Haram dalam Agama

KOMENTAR

Inilah 7 Dosa yang Membinasakan!
HPN1

PEMERINTAHAN

145 dibaca
SAKIP Berpredikat A, Pemkab Serang Siap Jadi Rujukan Daerah Lain
210 dibaca
Wagub Banten Cecar Soal Call Center, Kepala BPBD Gelagapan

POLITIK

136 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
252 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

58 dibaca
Enam Bandit Spesialis Pencurian Baterai Cctv Diringkus
110 dibaca
Ancam Ratakan Mapolsek Curug, TNI Gadungan Diringkus

PERISTIWA

112 dibaca
Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai Ciujung
280 dibaca
Kapolres Serang: Penyebab Banjir Akibat Pendangkalan Sungai dan Sampah

EKONOMI & BISNIS

87 dibaca
Bupati Serang: Kawal UMKM Hingga Tuntas
274 dibaca
KADIN Serang Diharap Jadi Tulang Punggung Perekonomian Daerah
Top