Selasa, 23 Juli 2019

HMI Desak Gubernur Banten Pecat Tiga ASN Terbukti Melanggar Dukung Calon DPD RI

Wasekum Bidang Eksternal Badko HMI Kabodetabek-Banten, Aliga Abdillah-[Foto Istimewa]
Rabu, 10 Apr 2019 | 15:29 WIB - Banten Politik

lBC, Serang – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabodetabek-Banten mendesak Gubernur Banten, Wahidin Halim untuk memecat tiga Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Sebab, ketiga pejabat esselon 2 dan 3 tersebut telah terbukti melanggar dalam hal netralitas ASN pada Pemilu 2019.

“Pecat ASN yang telah terbukti secara tidak hormat, karena telah menghianati amanat undang-undang,” tegas Wasekum Bidang Eksternal Badko HMI Kabodetabek-Banten, Aliga Abdillah kepada lnilahBanten melalui pesan singkat pada Rabu, 10 April 2019.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Banten telah selesai melaksanakan Pleno menindaklanjuti Laporan No.15/LP/PL/Prov/11.00/III/2019 dugaan keterlibatan ASN Banten terkait dukungan politik praktis untuk dukungan Calon DPD RI, Fadlin Akbar tertuang dalam Pasal 282 dan 283 UU 7/2017. Hasilnya, Bawaslu Banten memutuskan untuk memberikan rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menjatuhkan sanksi kepada ketiga ASN tersebut.

Ketiga ASN tersebut meliputi, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Agus Tauchid (AT), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Babar Suharso (BS) dan satu Kasubag TU Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Serang-Cilegon, Faturrohman (FR).

"Setelah kita kaji ini bukan pelanggaran kode etik kepemiluan, tidak terpenuhinya unsur pidana pemilu, ini juga bukan pelanggaran administrasi pemilu, ini pelanggaran hukum lainnya yaitu pelanggaran netralitas ASN. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kajian, kami akan mengeluarkan rekomendasi kepada KASN untuk memberikan sanksi ke tiga ASN," kata Divisi Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Provinsi Banten, Badrul Munir kepada wartawan melalui telepon selulernya pada Selasa, 9 April 2019.

Atas rekomendasi Bawaslu Banten kepada KASN tersebut, Aliga memastikan akan terus mengawal proses tersebut. “Badko HMI siap bertaruh jiwa dan raga untuk mengawal,”tandas Aliga Abdillah.

Sementara dikonfirmasi Asisten Komisioner KASN, Sumardi mengaku akan mempelajari terlebih dahulu rekomendasi Bawaslu Banten tersebut. Seperti apa ketiga ASN pada tingkat pelanggarannya.

“Nanti kita pelajari sejauhmana tingkat pelanggarannya untuk dibandingkan dengan PP 53 Tahun 2010 terkait Disiplin PNS. Baru pengenaan sanksi hukuman disiplin,”ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sedangkan untuk sanksi sendiri akan bergantung pada pelanggarannya. “Bisa Saja tingkat sedang, atau berat tergantung pelanggarannya,”tutupnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

HMI Desak Gubernur Banten Pecat Tiga ASN Terbukti Melanggar Dukung Calon DPD RI

PEMERINTAHAN

626 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

822 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1868 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2342 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1396 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1444 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1814 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1733 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

371 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
534 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top