Jumat, 26 April 2019

HMI Desak Gubernur Banten Pecat Tiga ASN Terbukti Melanggar Dukung Calon DPD RI

Wasekum Bidang Eksternal Badko HMI Kabodetabek-Banten, Aliga Abdillah-[Foto Istimewa]
Rabu, 10 Apr 2019 | 15:29 WIB - Banten Politik

lBC, Serang – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabodetabek-Banten mendesak Gubernur Banten, Wahidin Halim untuk memecat tiga Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Sebab, ketiga pejabat esselon 2 dan 3 tersebut telah terbukti melanggar dalam hal netralitas ASN pada Pemilu 2019.

“Pecat ASN yang telah terbukti secara tidak hormat, karena telah menghianati amanat undang-undang,” tegas Wasekum Bidang Eksternal Badko HMI Kabodetabek-Banten, Aliga Abdillah kepada lnilahBanten melalui pesan singkat pada Rabu, 10 April 2019.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Banten telah selesai melaksanakan Pleno menindaklanjuti Laporan No.15/LP/PL/Prov/11.00/III/2019 dugaan keterlibatan ASN Banten terkait dukungan politik praktis untuk dukungan Calon DPD RI, Fadlin Akbar tertuang dalam Pasal 282 dan 283 UU 7/2017. Hasilnya, Bawaslu Banten memutuskan untuk memberikan rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menjatuhkan sanksi kepada ketiga ASN tersebut.

Ketiga ASN tersebut meliputi, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Agus Tauchid (AT), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Babar Suharso (BS) dan satu Kasubag TU Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Serang-Cilegon, Faturrohman (FR).

"Setelah kita kaji ini bukan pelanggaran kode etik kepemiluan, tidak terpenuhinya unsur pidana pemilu, ini juga bukan pelanggaran administrasi pemilu, ini pelanggaran hukum lainnya yaitu pelanggaran netralitas ASN. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kajian, kami akan mengeluarkan rekomendasi kepada KASN untuk memberikan sanksi ke tiga ASN," kata Divisi Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Provinsi Banten, Badrul Munir kepada wartawan melalui telepon selulernya pada Selasa, 9 April 2019.

Atas rekomendasi Bawaslu Banten kepada KASN tersebut, Aliga memastikan akan terus mengawal proses tersebut. “Badko HMI siap bertaruh jiwa dan raga untuk mengawal,”tandas Aliga Abdillah.

Sementara dikonfirmasi Asisten Komisioner KASN, Sumardi mengaku akan mempelajari terlebih dahulu rekomendasi Bawaslu Banten tersebut. Seperti apa ketiga ASN pada tingkat pelanggarannya.

“Nanti kita pelajari sejauhmana tingkat pelanggarannya untuk dibandingkan dengan PP 53 Tahun 2010 terkait Disiplin PNS. Baru pengenaan sanksi hukuman disiplin,”ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sedangkan untuk sanksi sendiri akan bergantung pada pelanggarannya. “Bisa Saja tingkat sedang, atau berat tergantung pelanggarannya,”tutupnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

HMI Desak Gubernur Banten Pecat Tiga ASN Terbukti Melanggar Dukung Calon DPD RI

PEMERINTAHAN

202 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21746 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
201 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
125 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
181 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1250 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
268 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

63 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top