Senin, 15 April 2024

Hanyut di Sungai Cilangkahan, Jasad Santri Ditemukan Tak Bernyawa

Petugas Basarnas Banten saat melakukan pencarian. [Foto Inilah Banten]
Selasa, 08 Des 2020 | 21:50 WIB - Lebak Peristiwa

lBC, Lebak - Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten melakukan pencarian terhadap Apud (17 tahun) santri yang dikabarkan hilang saat memancing bersama kedua rekannya di Sungai Cilangkahan 2 Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping pada Ahad, 6 Desember 2020. Setelah tiga hari hanyut, jasad Apud akhirnya ditemukan namun dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Kepala Basarnas Provinsi Banten, Muhammad Zaenal Arifin mengatakan, pada Selasa 8 Desember 2020 pukul 17.20 WIB korban bisa ditemukan dalam kedaan sudah tidak bernyawa. Menurutnya, jenazah korban ditemukan mengambang diperairan sungai dengan jarak kurang lebih 5 kilo meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

"Alhamdulillah jenazah korban ditemukan pada pukul 17.20 wob sore tadi, kurang lebih 5 kilo meter dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP)," kata Zaenal saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa, 8 Desember 2020. 

Selanjutnya , tim basarnas langsung melakukan evakuasi terhadap korban untuk segera dibawa ke rumah duka. "Korban langsung di evakuasi dan dibawa ke rumah duka," ucapnya. 

Dalam pencarian itu pihaknya melakukan penyisiran dengan membagi dua tim. Awal pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.20 WIB. 

"Tim pertama menggunakan perahu karet dengan pencarian ke arah hilir dari TKP sepanjang 7 kilo meter. Sedangkan tim yang ke dua menyusur bagian bibir sungai mulai dari sisi kiri dan kanan sepanjang 5 kilo meter dari TKP," tandasnya.

Sebelumnya tiga santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum yang tengah asik memancing di Sungai Cilangkahan 2 hanyut terseret aliran sungai. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIBtepatnya di Kampung Gembrong Desa Pagelaran Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak pada Ahad, 6 Desember 2020.

Humas Basarnas Banten, Sito warsito menceritakan saat itu ketiga santri tengah memancing dibelakang pondok. Akan tetapi, dengan tiba-tiba aliran air yang besar menyeret ketiganya. 

"Pada saat tiga orang santri Darul Ulum sedang mancing di sungai belakang pondok tiba-tiba datang air besar dan menyeret ketiga orang tersebut.Yang dua orang berhasil menyelamatkan diri," kata Warsito.[SM]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Hanyut di Sungai Cilangkahan, Jasad Santri Ditemukan Tak Bernyawa
aulmummc zf

INILAH SERANG

899 dibaca
Cek Pengamanan Pilkada, Pamatwil Polda Banten Kunjungi Mapolres Serang

HUKUM & KRIMINAL

887 dibaca
Belum 24 Jam Usai Beraksi, Paman dan Keponakan Pelaku Curanmor Diringkus

POLITIK

1621 dibaca
Pilkada Kota Serang 2018, Calon Persorangan Dilarang Pegang Silon
Top