Selasa, 17 September 2019

Halal, Menantu Menikahi Ibu Mertuanya?

[foto ilustrasi]
Selasa, 03 Jul 2018 | 15:37 WIB - Mozaik Islami

STATUS mertua adalah tetap mahram, walau seseorang sudah tidak lagi bersama anak mertuanya, baik karena wafat atau cerai. Sebab orang tersebut sudah menggaulinya, maka mertuanya telah menjadi mahramnya.

Allah Ta'ala berfirman dalam surah An-Nisa' ayat 23:

"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; IBU-IBU ISTRIMU(mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) ISTRI-ISTRI ANAK KANDUNGMU(menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Kecuali, jika dia bercerai atau istrinya wafat, dalam keadaan belum pernah jima', maka mertuanya boleh dinikahinya, alias bukan mahram.

Berikut ini, tertera dalam Tafsir Al Quran Al 'Azhim-nya Imam Ibnu Katsir Rahimahullah:

Berkata Ibnu Jarir: berkata kepada kami Ibnu Basyar, berkata kepada kami Ibnu Abi 'Adi, berkata kepada kami Abdul A'la, dari Sa'id, dari Qatadah, dari Khilas bin 'Amr dari 'Ali Radhiallahu 'Anhu, tentang seorang yang menikahi wanita lalu dia menceraikannya tapi belum menggaulinya, apakah dia boleh menikahi ibunya? 'Ali menjawab: "Ibu mertua (dalam hal ini) kedudukannya sama dengan anak tiri."

Berkata kepada kami Ibnu Basyar, berkata kepada kami Yahya bin Sa'id, dari Qatadah, dari Sa'id bin Al Musayyib, dari Zaid bin Tsabit, katanya:

"Jika seseorang menceraikan istrinya dan dia belum menggaulinya, maka tidak apa-apa dia menikahi ibunya (ibu dari istrinya)." (Tafsir Al Quran Al 'Azhim, 2/250)

Demikian. Wallahu A'lam. [Farid Nu'man Hasan/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Awas, 5 Tanda Keburukan Akhir Zaman Tengah Terjadi
Senin, 16 Sept 2019 | 14:21 WIB
Awas, 5 Tanda Keburukan Akhir Zaman Tengah Terjadi
Sudahkah Anda Mempersiapkan Lampu Alam Kubur?
Minggu, 15 Sept 2019 | 20:14 WIB
Sudahkah Anda Mempersiapkan Lampu Alam Kubur?
Orang Munafik Umpama Kayu yang Disandarkan
Minggu, 15 Sept 2019 | 20:08 WIB
Orang Munafik Umpama Kayu yang Disandarkan
Kenikmatan Ibadah, Siapakah Pemiliknya?
Minggu, 15 Sept 2019 | 19:56 WIB
Kenikmatan Ibadah, Siapakah Pemiliknya?

KOMENTAR

Halal, Menantu Menikahi Ibu Mertuanya?

PEMERINTAHAN

180 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
234 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu
katarBanten1

POLITIK

694 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1000 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

377 dibaca
Kerap Lakukan Pemerasan di KP3B, 4 Pemuda Diringkus
914 dibaca
Diduga Peras Kades, Oknum LSM Terjaring OTT

PERISTIWA

906 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian
1376 dibaca
Mengenaskan, Gadis Baduy Tewas Dibacok

EKONOMI & BISNIS

330 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
270 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top