Minggu, 19 Agustus 2018

Halal, Menantu Menikahi Ibu Mertuanya?

[foto ilustrasi]
Selasa, 03 Jul 2018 | 15:37 WIB - Mozaik Islami

STATUS mertua adalah tetap mahram, walau seseorang sudah tidak lagi bersama anak mertuanya, baik karena wafat atau cerai. Sebab orang tersebut sudah menggaulinya, maka mertuanya telah menjadi mahramnya.

Allah Ta'ala berfirman dalam surah An-Nisa' ayat 23:

"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; IBU-IBU ISTRIMU(mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) ISTRI-ISTRI ANAK KANDUNGMU(menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Kecuali, jika dia bercerai atau istrinya wafat, dalam keadaan belum pernah jima', maka mertuanya boleh dinikahinya, alias bukan mahram.

Berikut ini, tertera dalam Tafsir Al Quran Al 'Azhim-nya Imam Ibnu Katsir Rahimahullah:

Berkata Ibnu Jarir: berkata kepada kami Ibnu Basyar, berkata kepada kami Ibnu Abi 'Adi, berkata kepada kami Abdul A'la, dari Sa'id, dari Qatadah, dari Khilas bin 'Amr dari 'Ali Radhiallahu 'Anhu, tentang seorang yang menikahi wanita lalu dia menceraikannya tapi belum menggaulinya, apakah dia boleh menikahi ibunya? 'Ali menjawab: "Ibu mertua (dalam hal ini) kedudukannya sama dengan anak tiri."

Berkata kepada kami Ibnu Basyar, berkata kepada kami Yahya bin Sa'id, dari Qatadah, dari Sa'id bin Al Musayyib, dari Zaid bin Tsabit, katanya:

"Jika seseorang menceraikan istrinya dan dia belum menggaulinya, maka tidak apa-apa dia menikahi ibunya (ibu dari istrinya)." (Tafsir Al Quran Al 'Azhim, 2/250)

Demikian. Wallahu A'lam. [Farid Nu'man Hasan/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Hubungan Anak & Orang Tua tak akan Terhapus Zaman
Minggu, 19 Agt 2018 | 07:00 WIB
Hubungan Anak & Orang Tua tak akan Terhapus Zaman
Bank Banten Salurkan Bantuan Qurban Dua Ekor Sapi
Sabtu, 18 Agt 2018 | 15:29 WIB
Bank Banten Salurkan Bantuan Qurban Dua Ekor Sapi
Cara Mengatasi Pasangan yang Kehilangan Cinta
Sabtu, 18 Agt 2018 | 13:13 WIB
Cara Mengatasi Pasangan yang Kehilangan Cinta
Ini Perbuatan Rasul yang Haram Dilakukan Umatnya!
Jumat, 17 Agt 2018 | 21:27 WIB
Ini Perbuatan Rasul yang Haram Dilakukan Umatnya!

KOMENTAR

Halal, Menantu Menikahi Ibu Mertuanya?

PEMERINTAHAN

251 dibaca
Cegah Korupsi, APIP dan APH Teken MoU
218 dibaca
HUT ke-11, Andika Minta Pemkot Serang Tingkatkan Pelayanan

POLITIK

3134 dibaca
Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok
171 dibaca
Anggaran 5 Raperda Inisiatif DPRD Banten Tidak Transparan

HUKUM & KRIMINAL

183 dibaca
3.678 Warga Binaan di Lapas dan Rutan se-Banten Dapat Remisi
296 dibaca
Kadinkes Banten Terjerat Korupsi, WH: Pemecatan Ketika Sudah Inkrah
Top