Minggu, 21 Juli 2019

Guru Berbagai Kategori di Kabupaten Serang Dapatkan Insentif

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah foto bersama para guru usai membuka acara Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Serang di Hotel Jayakarta Anyer, Kabupaten Serang, Kamis (28/2/2019).[Foto Istimewa]
Senin, 04 Mar 2019 | 22:19 WIB - Serang Pendidikan

IBC, Serang - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan para guru hingga ke tingkat honorer. Bahkan saat ini, guru dari berbagai kategori di Kabupaten Serang sudah mendapat insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Kesejahteraan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik terus menjadi perhatian Pemkab Serang. "Kesejahteraan guru harus terus kita perjuangan, terutama guru honorer,”  kata Tatu dalam keterangan tertulis pada Seni, 4 Maret 2019. 

Perhatian Pemkab Serang terhadap terhadap para tenaga pendidik, yakni insentif 2.821 guru PAUD dengan total anggaran Rp 5,07 miliar, insentif dua guru TKK dengan total anggaran Rp 57,6 juta, insentif 5 GBS dengan total anggaran Rp 96 juta, insentif 152 K-2 non guru dengan total anggaran Rp 820,8 juta, insentif 691 K-2 guru SD dengan total anggaran Rp 5,8 miliar, dan 121 K-2 guru SMP dengan total anggaran Rp 1,01 miliar. 

Kemudian insentif 705 operator SD dengan total anggaran Rp 2,53 miliar, insentif 92 operator SMP dengan total anggaran Rp 331,2 juta, dan insentif 2.517 guru SD dan SMP non K-2 dengan total anggaran Rp 12,08 miliar. 

Tidak hanya itu, untuk guru keagamaan, ada insentif untuk 8.629 guru ngaji dengan total anggaran Rp 8,62 miliar, insentif 1.165 guru TPQ dengan total anggaran Rp1,16 miliar, dan insentif 6.190 guru MDA dengan total anggaran Rp 9,68 miliar. 

Menurut Tatu, perhatian Pemkab Serang terhadap para guru memang belum maksimal. Apalagi, anggaran Pemkab Serang paling besar untuk pembangunan infrastruktur jalan.

"Jalan sepanjang 601,3 kilometer kami targetkan dibeton, dengan anggaran per tahun Rp 300 miliar. Selanjutnya bertahap kami akan bantu pemerintah desan dengan total 1.000 kilometer jalan desa,” ujarnya.

Jika pembangunan infrastruktur tuntas, maka anggaran selanjutnya bisa teralokasi untuk program pendidikan, salah satunya kesejahteraan guru. "Ratusan ruang kelas juga kami perbaiki setiap tahun. Intinya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia, program pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur akan terus kami prioritaskan,” ujarnya.
 
Ketua PGRI Kabupaten Serang, Muhtadi menyambut baik berbagai perhatian Pemkab Serang terhadap para guru. Menurutnya, perhatian terhadap para guru perlu terus dilakukan mengingat tugasnya yang berat untuk mencerdaskan generasi Bangsa. 

"Kami berterima kasih, bangga, dan mengapresiasi perhatian Pemkab Serang terhadap para guru. Kami akan terus kompak mendukung program Pemkab Serang dalam meningkatkan indeks pemangunan manusia di Kabupaten Serang,” ujarnya. 

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Guru Berbagai Kategori di Kabupaten Serang Dapatkan Insentif

PEMERINTAHAN

415 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1678 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1705 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

556 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1634 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1774 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2082 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1165 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1258 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1583 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1761 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1732 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

221 dibaca
Puluhan Perumahan Belum Serah Terima Fasos Fasum ke Pemkab
2827 dibaca
Ratusan Juta Kubik Pasir Laut Banten Bakal Dikeruk untuk Reklamasi
Top