Jumat, 18 Januari 2019

Gubernur WH: Seminar-seminar Seperti Ini Saya Sudah Bosan

Gubernur Banten, Wahidin Halim (Foto:SubLip)
Kamis, 19 Apr 2018 | 22:26 WIB - Tangerang Pemerintahan

lBC, Serang - Gubernur Banten, Wahidin Halim menghadiri acara Forum Konsolidasi Pengendalian Pemanfaatan Ruang Daerah Lintas perbatasan wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). Acara berlangsung di Aryaduta Lippo Village Karawaci, Tangerang pada Kamis, 19 April 2018.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan, forum konsolidasi ini perlu memformulasikan kebijakan secara bersama-sama dan harus ada tindaklanjutnya.

"Sebenernya seminar-seminar seperti ini saya sudah bosan karena koordinasi tanpa pelaksanaan tidak efektif. Kita sepakat untuk bareng tapi tindak lanjutnya yang belum terasa," ujar WH, sapaan akrab Gubernur Wahidin Halim.

Menurut dia, koordinasi antar kota dan provinsi di Jabodetabek sudah terbangun dan terlaksana pada Kepres No 13 Tahun 1976. Namun belum dirasakan pembangunan dalam bentuk kerjasama itu.

"Sejak saya kepala desa tahun 1977 sampai saya jadi gubernur sudah ada itu Jabodetabek bakan sekarang ditambah Cianjur," katanya.

Diungkapkan Gubernur WH, pada waktu Kepres itu diterbitkan lalu munculah bahwa Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang sebagai pinggiran Ibu Kota.

"Namun bukan sebagai saudara kandung. Faktanya tidak bisa kita hindari berkembang pesatnya daerah-daerah pinggiran menjadi sebuah kota baru," terang pria kelahiran 14 Agustus 1954 itu.

"Sekarang kita bandingkan saja antara kebayoran lama dengan BSD, karena bisa jadi Kebayoran lama menjadi pinggirannya Jakarta selatan," sambungnya lagi.

Kedepan, tutur WH, forum daerah ini harus sepaham, jangan ada yang mengaku merasa lebih modern dari Banten. Menurut dia, saat ini Tangerang lebih modern dari Cengkareng karena bandara pun sudah diganti dari Cengkareng menjadi Tangerang Banten.

"Sekarang cengkareng sudah tidak punya bandara. Tapi bukan itu yang kita harus bentuk, tapi mari membangun bersama-sama sehingga kita bisa meyakinkan kepada masyarakat sebagai daerah yang membangun dan memberikan layanan dan manfaat bagi semua," paparnya.

Ditambahkan Gubernur WH, tata ruang ini harus bersama-sama, kalau perlu usulnya megapolitan bisa saja dibangun, tanpa batas antara Jawa Barat, Jakarta dan Banten.

"Tapi tetap kita menjaga hubungan-hubungan dan menghargai terhadap kekuasaan wilayah administratif masing-masing," tukasnya.[SubLip]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur WH: Seminar-seminar Seperti Ini Saya Sudah Bosan

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3953 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
848 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
107 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
333 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

129 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

105 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
197 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top