Selasa, 23 Juli 2019

Gim PUBG Resmi Dilarang di Nepal

[Foto: istimewa]
Senin, 15 Apr 2019 | 11:56 WIB - Teknologi

IBC, Washington - Nepal resmi melarang gim online populer PlayerUnknowns Battlegrounds (PUBG) karena khawatir konten kekerasan dalam gim tersebut berdampak negatif pada anak-anak, kata seorang pejabat.

"Kami sudah memerintahkan pelarangan PUBG karena menimbulkan kecanduan pada anak-anak dan remaja," kata Sandip Adhikari, wakil direktur Otoritas Telekomunikasi Nepal (NTA), regulator telekomunikasi di negara itu, kepada Reuters.

Pelarangan mulai berlaku mulai Kamis, kata Sandip.

Menyusul permohonan dari otoritas penyelidik federal Nepal, NTA menginstruksikan semua penyedia jasa layanan internet, operato ponsel dan penyedia layanan jaringan untuk memblokir streaming PUBG mulai Kamis dan seterusnya, papar Adhikari.

PUBG yang dibuat oleh perusahaan Korea Selatan Bluehole Inc, adalah pemainan bertema perang. Dalam gim online tersebut, para pemain dibawa ke sebuah pulau dan mereka akan saling menumpas satu sama lain.

Diluncurkan pada 2017, PUBG sudah menjaring banyak penggemar dari seluruh dunia.

Menurut Sandip, sejauh ini belum ada laporan mengenai insiden terkait gim tersebut. Namun, tambah Sandip, para orang tua khawatir gim tersebut membuat anak-anak tidak konsentrasi belajar dan lalai melakukan tugas-tugas rutin lainnya. [Inilah]

 

Bagikan:

LAINNYA

Tahun Ini, FB, WA, dan IG Makin Sering Tumbang
Rabu, 17 Jul 2019 | 14:12 WIB
Tahun Ini, FB, WA, dan IG Makin Sering Tumbang
Xiaomi Mi CC9 Menjelma Jadi Mi A3?
Selasa, 16 Jul 2019 | 19:13 WIB
Xiaomi Mi CC9 Menjelma Jadi Mi A3?

KOMENTAR

Gim PUBG Resmi Dilarang di Nepal

PEMERINTAHAN

628 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

824 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1871 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1398 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1446 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1816 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1733 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

373 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
536 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top