Senin, 01 Juni 2020

Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR

[Foto: InilahBanten/Arif Soleh]
Kamis, 05 Sept 2019 | 19:50 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah geram terhadap ratusan perusahaan yang ada di Kabupaten Serang. Sebab, dari jumlah sekitar 600 perusahaan yang ada di Kabupaten Serang hanya sekitar 30 perusahaan yang melaksanakan kewajibannya memberikan dana CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat sekitarnya.

Bahkan, Tatu pun mengancam akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak melaksanakan kewajibannya memberikan CSR. Sebab, CSR memiliki payung hukum dalam bentuk Perda Nomor 12 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Perusahaan atau Corporate Social Responsibility.

“Tiga tahun terakhir saya rasa sudah cukup perusahaan diberi dengan cara baik-baik, sudah cukup menurut saya. Karena maaf, karena saya sering sekali ditanya (CSR) oleh masyarakat Ibu Ratu mana peran perusahaan di Kabupaaten Serang karena masyarakat tahu ada ratusan perusahaan,”ujar Tatu dengan nada geram saat pemaparan kinerja tim Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) di Pendopo Bupati Serang pada Kamis, 5 September 2019. 

Baca juga: Tatu: CSR Perusahaan Swasta di Kabupaten Serang Jauh dari Harapan

“Saya jadi berfikir jangan-jangan masyarakat menuduh ke saya. Saya gak mau dituduh mungkin bupati kali yang bermain. Jadi mendingan semuanya saya buka, jadi tiap evaluasi CSR saya mohon forkomindo hadir disana supaya semua terbuka. Kita buka saja semua,”tukasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta paparan tim TSP yang sudah dibentuk perusahaan masing-masing ingin memperoleh informasi apa saja yang sudah diperbuat oleh perusahaan terkait dengan CSR. Dari hasil saling saling mengoreksi, bahwa ternyata CSR perusahaan di Kabupaten Serang masih jauh dari yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan.

“Padahal ini merupakan sebuah kewajiban, bukan bantuan ala kadarnya yang diberikan perusahaan kepada masyarakat Kabupaten Serang tapi merupakan kewajiban perusahan kepada masyarakat sekitarnya. Perusahaan tinggal di Kabupaten Serang berarti punya kewajiban terhadap masalah di Kabupaten Serang,”tandasnya.

Baca juga: Soal CSR, Ratusan Perusahaan di Kabupaten Serang Membangkang

Berdasarkan pertanyaan yang disampaikan, Tatu mendapatkan keluhan dari Tim TSP karena memang masih rendah perusahaan yang memenuhi kewajibannya. Sebab, dari sebanyak 500 sampai 600 perusahaan yang ada di Kabupaten Serang namun yang aktif hanya 30 perusahaan memberikan CSR kepada masyarakat.

Dengan adanya ancaman sanksi kepada perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya memberikan CSR, Tatu mengaku sebetulnya berharap tidak menginginkan itu. Dia menginginkan kesadaran dari perusahaan itu sendiri mengeluarkan CSR nya mereka sadar sebagai kewajiban mereka.

“Tapi, kalau dari 500 sampai 600 hanya 30 perusahaan berarti harus cara lain untuk mengingatkan mereka jadi masuk sanksi. Tadi tanggapan dari Kajari, pengadilan siap membackup pemda untuk menyadarkan perusahaan dengan melakukan persuasif, tapi kalau tidak bisa maka harus ada sanksi,”tegas Tatu.

Sementara itu, Ketua TSP Kabupaten Serang, Pascal Wilson mengaku sudah sering mengimbau agar perusahaan menyalurkan dana CSR yang sudah ditentukan TSP. Namun, belum ada kesadaran secara utuh dari pemilik perusahaan. “Kita juga tidak bisa melakukan paksaan karena CSR ini bersifat sosial sehingga butuh waktu untuk menyatukan persepsi,” ujarnya.

Dia menambahkan, akan mengikuti intruksi Bupati Serang untuk mengirim surat kepada perusahaan yang masih ‘bandel’ dalam menyalurkan CSR. “Kita tidak bisa memberikan hukuman tetapi akan kita kirim surat rekomendasi kepada perusahaan tersebut,” katanya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR

PEMERINTAHAN

182 dibaca
Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Gelar Halabihalal Terbatas
593 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah

POLITIK

1110 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1196 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

111 dibaca
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
67 dibaca
Kantongi Sabu, Seorang Pemuda di Cilegon Diciduk Polisi

PERISTIWA

85 dibaca
Diduga Stres, Mahasiswi Bina Bangsa Gantung Diri
542 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EKONOMI & BISNIS

531 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
582 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top