Senin, 01 Juni 2020

Gelar RUPS Luar Biasa, Ini Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa (tengah) berfoto bersama Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Bank Banten usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Public Expose di Serang Selasa, 9 Oktober 2018.[Foto Istimewa]
Rabu, 10 Okt 2018 | 10:41 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – PT. Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) pada hari ini, 9 Oktober 2018 melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Public Expose. Rapat dilaksanakan di Hotel Ultima Horison Ratu Kota Serang.

Rapat dihadiri oleh pemegang saham mewakili 69,73% atau sejumlah 44.704.872.115 lembar saham dari seluruh jumlah saham yaitu 64.109.430.357 lembar saham yang dikeluarkan. RUPSLB Bank Banten memutuskan untuk mengangkat jajaran pengurus perseroan yang baru, yang akan efektif setelah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Diharapkan dengan adanya jajaran pengurus perseroan yang baru, dapat meningkatkan kinerja dan merealisasikan rencana bisnis Bank Banten.

Pemegang Saham telah menyetujui pengunduran Komisaris. Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten dalam rilis yang diterima lnilahBanten sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

Agus Ruswendi*) sebagai Komisaris Utama

Agus Erhan sebagai Komisaris Independen

Titi Khoiriah*) sebagai Komisaris Independen

Bapak Media Warman *) sebagai Komisaris Independen

Direksi:

Fahmi Bagus Mahesa sebagai Direktur Utama

Bambang Mulyo Atmojo sebagai Direktur

Jaja Jarkasih sebagai Direktur

Kemal Idris *) sebagai Direktur

Sedangkan Efektif menjabat setelah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Agus Erhan menjabat hingga hasil Uji Kemampuan dan Kepatutan salah satu Komisaris disetujui oleh OJK

Selain mengesahkan jajaran pengurus perseroan, RUPSLB Bank Banten juga melaksanakan Public Expose yang bertujuan untuk memaparkan kinerja Bank Banten secara berkala. Public Expose wajib dilaksanakan setahun sekali dan sebagai media penyampaian informasi perusahaan sebagai emiten.

Kinerja keuangan Bank Banten posisi Semester I Tahun 2018 audited yang telah dipublikasikan dan dipaparkan pada Public Expose untuk memberikan informasi kepada publik dan pemegang saham.

Sejumlah indikator kinerja keuangan Bank Banten menunjukan pertumbuhan, walaupun dengan adanya keterbatasan permodalan. Total Aset meningkat sebesar 10,66% secara year on year dari Rp. 7,36 Triliun pada Juni 2017 (audited) menjadi sebesar Rp. 8,15 Triliun pada Juni 2018 (audited) yang diperoleh dari peningkatan realisasi penyaluran kredit.

Pertumbuhan Kredit Yang Diberikan meningkat sebesar 41,05% secara year on year dari Rp. 4,01 Triliun pada Juni 2017 (audited) menjadi Rp. 5,65 Triliun pada Juni 2018 (audited) yang utamanya dihasilkan dari kredit konsumer yaitu kredit dengan risiko rendah.

Peningkatan Dana Pihak Ketiga meningkat sebesar 4,61% secara year on year dari Rp. 5,97 Triliun pada Juni 2017 (audited) menjadi sebesar Rp. 6,24 Triliun pada Juni 2018 (audited). Sedangkan rugi bersih pada Juni 2018 (audited)  sebesar Rp. 68,8 Milyar.

Penekanan Strategi Perseroan 2019 adalah dalam rencana penguatan permodalan. Selain pengajuan penganggaran kepada Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali Terakhir (Ultimate Shareholder), Perseroan juga merencanakan untuk melaksanakan right issue.

Untuk mengembangkan strategi bisnis dan dalam rangka meningkatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah pemerintahan/institusi, maka Perseroan akan mengembangkan integrated payment system seperti yang telah direalisasikan pada tahun 2017 meliputi: e-Samsat Provinsi Banten, e-Samsat Nasional, Modul Penerimaan Negara

Generasi 2 (MPN-G2), Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), Kerjasama PT Taspen (Persero) sebagai Mitra Layanan Taspen, SP2D Online dan lain-lain.

Selain itu, pengembangan jaringan kantor akan terus dilakukan. Saat ini telah beroperasi 26 Kantor Cabang (KC) yang 7 diantaranya berlokasi di Banten,  10 Kantor Cabang Pembantu (KCP) termasuk 7 KCP di Wilayah Banten, 4 Kantor Kas di Banten, 11 Payment Point di Banten, 5 Smart Van atau mobil kas keliling yang beroperasi di Banten, dan 117 unit ATM yang berada di Banten dari total 142 unit ATM se-Indonesia.

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Gelar RUPS Luar Biasa, Ini Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

185 dibaca
Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Gelar Halabihalal Terbatas
593 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah

POLITIK

1114 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1196 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

111 dibaca
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
67 dibaca
Kantongi Sabu, Seorang Pemuda di Cilegon Diciduk Polisi

PERISTIWA

85 dibaca
Diduga Stres, Mahasiswi Bina Bangsa Gantung Diri
542 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EKONOMI & BISNIS

531 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
585 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top