Selasa, 23 Juli 2019

Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

Memegang mic Ucu Nur Arief Jauhar, Eef Machdudin, M Facrudin, Ifan Novriyanto, dan Erwin Teguh saat konfrensi pers di salah satu rumah makan di Kota Serang pada Kamis, 27 Juni 2019. [Foto : Arif Soleh/InilahBanten]
Kamis, 27 Jun 2019 | 21:07 WIB - Banten Politik

lBC, Serang – Para eks relawan kembali mengkritisi janji Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim- Andika hazrumy. Sebab, hingga saat ini belum mampu merealisasikan janji politiknya yakni berobat dan sekolah gratis. 

“Janji berupa berobat gratis pakai e-KTP dan pendidikan gratis itu tidak masuk ke Visi dan Misi WH Andika. Jadi bagaimana caranya WH-Andika dapat mewujudkan janji itu?," kata Muhammad Fachrudin.  

Hal itu dikatakan Fachrudin saat menggelar Konferensi pers di salah satu rumah makan di Kota Serang pada Kamis, 27 Juni 2019. Fachrudin merupakan Ketua Panitia Persiapan Rembuk Relawan (PPRR) WH- Andika.

Dikatakan Avhenk sapaan Fachrudin, janji itu tidak akan jadi sebuah kebijakan di Pemprov Banten atau masuk di RPJMD, kalau bukan kebijakan dan masuk ke dalam Visi Misi WH Andika. Jika pun dipaksakan, maka WH-Andika dapat dikatakan melanggar mekanisme pembuatan RPJMD. WH-Andika dapat dikatakan melanggar etika dalam pembuatan kebijakan publik. 

“Pemimpin yang mengambil kebijakan publik tanpa memperhatikan mekanisme yang berlaku. Membuat kebijakan publik semaunya, itu dapat dikatakan pemimpin bergaya otoriter," ujarnya. 

"Maka bagaimana status janji berobat dan pendidikan gratis itu bisa direalisasi bila tidak tertuang dalam  Visi, Misi dan rencana kerjanya pemerintahan saat ini?,” ujarnya

zvSementara itu, Ifan Novrianto menyayangkan banyak calon Kepala Daerah yang kurang memperhatikan penyusunan Visi dan Misinya. Visi dan Misi calon Kepala Daerah terlihat tipis, bahkan ada yang berisi 2-3 lembar saja. 

“Visi dan Misi itu Kepala Daerah bukan seperti menuliskan cita-cita anak kecil. Kamu nanti kalau besar mau jadi apa? Jadi presiden. Lalu ditulis Visi dan Misi jadi presiden. Betul Visi dan Misi calon Kepala Daerah adalah cita-cita si calon, tapi cita-cita itu didasarkan pada gambaran umum dan persoalan yang ada di daerah dia nyalon," ucapnya memaparkan. 

Menurut Ifan, seyogyanya penyusunan Visi dan Misi calon Kepala Daerah itu meniru penyusunan RPJMD. Terlebih, Visi dan Misi ini menjadi masukan resmi dan satu-satunya di RPJMD dari calon Kepala Daerah jika terpilih. 

“Visi dan Misi yang baik paling tidak mempunyai struktur mirip RPJMD. Ada gambaran umum dan permasalah yang menggambarkan profil daerah, status, kondisi, situasi, pengkajian kinerja capaian, rumusan isu dan permasalahan strategis dalam penyelenggaraan fungsi-fungsi pemerintahan daerah secara menyeluruh,” kata Ifan.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

PEMERINTAHAN

630 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1710 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

826 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1875 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1778 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2346 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1401 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1448 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1819 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

374 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
538 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top