Senin, 23 September 2019

Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

Memegang mic Ucu Nur Arief Jauhar, Eef Machdudin, M Facrudin, Ifan Novriyanto, dan Erwin Teguh saat konfrensi pers di salah satu rumah makan di Kota Serang pada Kamis, 27 Juni 2019. [Foto : Arif Soleh/InilahBanten]
Kamis, 27 Jun 2019 | 21:07 WIB - Banten Politik

lBC, Serang – Para eks relawan kembali mengkritisi janji Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim- Andika hazrumy. Sebab, hingga saat ini belum mampu merealisasikan janji politiknya yakni berobat dan sekolah gratis. 

“Janji berupa berobat gratis pakai e-KTP dan pendidikan gratis itu tidak masuk ke Visi dan Misi WH Andika. Jadi bagaimana caranya WH-Andika dapat mewujudkan janji itu?," kata Muhammad Fachrudin.  

Hal itu dikatakan Fachrudin saat menggelar Konferensi pers di salah satu rumah makan di Kota Serang pada Kamis, 27 Juni 2019. Fachrudin merupakan Ketua Panitia Persiapan Rembuk Relawan (PPRR) WH- Andika.

Dikatakan Avhenk sapaan Fachrudin, janji itu tidak akan jadi sebuah kebijakan di Pemprov Banten atau masuk di RPJMD, kalau bukan kebijakan dan masuk ke dalam Visi Misi WH Andika. Jika pun dipaksakan, maka WH-Andika dapat dikatakan melanggar mekanisme pembuatan RPJMD. WH-Andika dapat dikatakan melanggar etika dalam pembuatan kebijakan publik. 

“Pemimpin yang mengambil kebijakan publik tanpa memperhatikan mekanisme yang berlaku. Membuat kebijakan publik semaunya, itu dapat dikatakan pemimpin bergaya otoriter," ujarnya. 

"Maka bagaimana status janji berobat dan pendidikan gratis itu bisa direalisasi bila tidak tertuang dalam  Visi, Misi dan rencana kerjanya pemerintahan saat ini?,” ujarnya

zvSementara itu, Ifan Novrianto menyayangkan banyak calon Kepala Daerah yang kurang memperhatikan penyusunan Visi dan Misinya. Visi dan Misi calon Kepala Daerah terlihat tipis, bahkan ada yang berisi 2-3 lembar saja. 

“Visi dan Misi itu Kepala Daerah bukan seperti menuliskan cita-cita anak kecil. Kamu nanti kalau besar mau jadi apa? Jadi presiden. Lalu ditulis Visi dan Misi jadi presiden. Betul Visi dan Misi calon Kepala Daerah adalah cita-cita si calon, tapi cita-cita itu didasarkan pada gambaran umum dan persoalan yang ada di daerah dia nyalon," ucapnya memaparkan. 

Menurut Ifan, seyogyanya penyusunan Visi dan Misi calon Kepala Daerah itu meniru penyusunan RPJMD. Terlebih, Visi dan Misi ini menjadi masukan resmi dan satu-satunya di RPJMD dari calon Kepala Daerah jika terpilih. 

“Visi dan Misi yang baik paling tidak mempunyai struktur mirip RPJMD. Ada gambaran umum dan permasalah yang menggambarkan profil daerah, status, kondisi, situasi, pengkajian kinerja capaian, rumusan isu dan permasalahan strategis dalam penyelenggaraan fungsi-fungsi pemerintahan daerah secara menyeluruh,” kata Ifan.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

PEMERINTAHAN

265 dibaca
Tatu Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Serang
213 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
242 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu

POLITIK

196 dibaca
Kembalikan Formulir Balon Bupati Serang, Tatu Optimis Diusung PDIP
894 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1205 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

103 dibaca
Ungkap Sindikat Curanmor, Resmob Tangkap 4 Pelaku dan Penadah
144 dibaca
Wanita Paruh Baya Berhasil Menangkap Maling
102 dibaca
Jual Obat-obatan Terlarang, MY Ditangkap Polisi AB DPO

PERISTIWA

132 dibaca
Kapolres Serang Imbau Calon Kades Kalah Harus Terima
950 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian

EKONOMI & BISNIS

341 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
285 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top