Selasa, 24 November 2020

Dua Residivis Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat menggelar ekspos di Mapolresta Tangerang, Senin (26/10/2020). Ist
Senin, 26 Okt 2020 | 18:32 WIB - Banten Tangerang Hukum & Kriminal

IBC, TANGERANG - Dua orang residivis sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni DA dan S berhasil dibekuk aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang. Keduanya berhasil ditangkap di Kawasan Cikupa Kabupaten Tangerang.

"Dua orang kami tangkap sedangkan 2 lainnya yang sudah kami ketahui identitasnya sudah ditetapkan sebagai DPO," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Mapolresta Tangerang, Senin (26/10/2020).

Ade menjelaskan, dua tersangka yang berhasil diringkus merupakan residivis untuk kasus yang sama. Tersangka S pernah ditangkap pada tahun 2013. Setelah bebas, tersangka S sempat berdagang. Namun karena dirasa hasil yang didapat tidak memuaskan, tersangka S kembali terjun menjalankan aksi curanmor.

Sedangkan tersangka DS baru bebas pada tahun 2019. Pada tahun 2018, DS dibekuk dan divonis 1 tahun 8 bulan penjar. DS ditahan di Rutan Jambe. Usai bebas, DS dan S bertemu dan kemudian menjalankan aksi curanmor di beberapa lokasi di Tangerang, Serang, dan Jakarta.

"Dalam sehari, para tersangka bisa mendapat sedikitnya 5 sepeda motor," kata Ade.

Dijelaskan Ade, sepeda motor hasil kejahatan dijual para tersangka di kisaran Rp2 hingga Rp3 juta. Sehingga bila dirata-rata, dalam sehari mencuri 5 motor dikalikan satu tahun, maka jumlah motor yang telah dicuri sebanyak 1825 unit.

"Dengan nilai keuntungan yang sudah para tersangka dapat di angka sekitar Rp3,6 miliar," ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang ini.

Ade mengimbau, agar masyarakat waspada terhadap aksi curanmor. Ade mendorong masyarakat untuk menambah kunci ganda dan kunci pengaman serta memarkirkan kendaraan di lokasi yang aman. Selain itu, Ade juga meminta masyarakat tidak membeli kendaraan yang tanpa surat apalagi dengan harga di bawah pasar.

"Sebab, bila ada permintaan, aksi curanmor akan ada. Dan siapa pun membeli kendaraan hasil kejahatan, maka bisa dipidana," ucapnya.

Ade menuturkan, kasus ini masih terus dikembangkan termasuk terus mengejar tersangka lainnya. Sedangkan bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan, bisa mencari tahu informasi di Polresta Tangerang. (Rls) ***

Redaktur: Nunu
Bagikan:

KOMENTAR

Dua Residivis Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

134 dibaca
Jelang Nataru, TPID Kabupaten Serang Diminta Antisipasi Gejolak Harga
302 dibaca
Sekda Entus: DWP Kabupaten Serang Harus jadi Perekat Masyarakat

POLITIK

99 dibaca
Tinjau Simulasi, Pjs Bupati Serang Optimis Pilkada Sukses Masyarakat Sehat
149 dibaca
Terapkan Prokes, KPU Kabupaten Serang Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua Ditembak
172 dibaca
214 Ranmor Diungkap Polda Banten

PERISTIWA

55 dibaca
Di Wilayah Hukum Polres Serang, Spanduk dan Baligho Ilegal Diturunkan
171 dibaca
Hujan Deras Akibatkan Tebing Longsor dan Rendam Rumah Warga

EKONOMI & BISNIS

17 dibaca
Widih, Start up Kaesang Dapat Dana Rp 29 Miliar
46 dibaca
Mau Liburan Tahun Baru, Tiket Kereta Api Udah Bisa Dipesen yah
Top