Sabtu, 24 Agustus 2019

DPRD Serang Ajukan Raperda tentang Pencegahan HIV/AIds

Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang pada Rabu, 14 Agustus 2019.[Foto InilahBanten]
Rabu, 14 Agt 2019 | 21:52 WIB - Serang

lBC, Serang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mengajukan Rancangan peraturan (Raperda) tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids (Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome). Mengingat, penyebaran penyakit Human Immunodeficiency Virus atau biasa disingkat HIV adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) terus meningkat.

Juru bicara Panitia Khusus atau Pansus Pembahasana Raperda tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids, Ahmad Soleh mengungkapkan, bahwa pansus tentang raperda penanggulangan HIV/Aids dibentuk bentuk karena tingginya angka penyeberan penyakit tersebut. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan tahun 2016 terdapat 40 ribu kasus HIV di Indonesia.

Dari jumlah itu HIV paling sering terjadi pada pasangan heteroseksual, Nafsa dan Penasun. Pada tahun yang sama lebih dari 7 ribu orang menderita Aids dan kematian mencapai 700 orang. “Data Kemenkes menunjukan periode Januari-Maret 2017 tercatat 10 ribu penderita positif HIV dan 650 positif Aids di Indonesia,”ungkap Ahmad Sholeh.

Hal itu diungkapkan Ahmad Sholeh dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda Penyampaian jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2019 dan penetapan persetujuan dua macam raperda lainnya di gedung paripurna DPRD Kabupaten Serang pada Rabu, 14 Agustus 2019.

Dia menyebutkan, untuk Kabupaten Serang dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) pada tahun 2018, terjadi kasus HIV/Aids sebanyak 1.533 kasus. Dari hasil pemeriksaan sebanyak 632 orang positif HIV dan 244 orang positif Aids.

Kemudian kata dia, melihat data se Indonesia, ternyata penyakit HIV/Aids terus meningkat setiap tahun. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten serang. Jika jumlah itu terus meningkat, maka akan berbahaya terhadap kehidupan masyarakat Kabupaten Serang khususnya generasi muda.

“Adapun maksud tujuan dari raperda ini, satu agar pemda lebih maksimal dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids. Dua agar jumlah tidak terus meningkat tiap tahun, dan masalah HIV/Aids bukan hanya masalah dinkes tapi harus koordinasi dengan OPD yang lain,” ucapnya.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

DPRD Serang Ajukan Raperda tentang Pencegahan HIV/AIds
katarBanten

PEMERINTAHAN

5472 dibaca
Disebut Masuk Bursa Menteri Jokowi, Ini Jawaban Andika
1232 dibaca
TAPD Tak Boleh Pangkas Anggaran Tanpa Seizin KPU dan Bawaslu
katarBanten1

POLITIK

329 dibaca
Hasil Muktamar, PKB Usung Kader di Pilkada Serang 2020
313 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Banten Bahas APBD-P Batal

HUKUM & KRIMINAL

366 dibaca
Pemuda Ini Gunakan Akun Facebook Untuk Menipu Orang

PERISTIWA

257 dibaca
Kekeringan, Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Pontang

EKONOMI & BISNIS

311 dibaca
Ini Dia Perlengkapan Perkayuan yang Wajib Dimiliki untuk Wood Working
Top