Minggu, 26 Mei 2024

Ditengah Wabah Covid-19, Bupati Tatu Imbau ASN Tetap Membayar Zakat

Ratu Tatu Chasanah saat menyalurkan bantuan Baznas Kabupaten Serang kepada masyarakat terdampak wabah corona atau covid-19 di halaman pendopo pada Selasa, 28 April 2020.
Selasa, 28 Apr 2020 | 21:23 WIB - Serang

lBC, Serang - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk tetap menyetorkan kewajibannya yakni membayar zakat infaq dan sodaqoh (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Terlebih pada momen Bulan Suci Ramadhan dan ditengah penyebaran wabah covid-19.

“Sebagian besar dana Baznas dari ASN, ASN didalamnya guru. Karena banyak dari ASN, saya mengimbau kepada seluruh OPD, kecamatan, Puskesmas, PGRI di setiap kecamatan tetap mengoordinir pembayaran zakat,”ujar Tatu usai menyalurkan bantuan Baznas  Kabupaten Serang kepada masyarakat terdampak wabah corona atau covid-19 di halaman pendopo pada Selasa, 28 April 2020.

Karena ketika disosialisasikan kembali ZIS oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang kepada pengurus PGRI di setiap kecamatan penerimaan ZIS melalui Baznas Kabupaten Serang pada triwulan pertama Januari sampai Maret mengalami kenaikan sebesar Rp600 juta lebih. “Alhamdulillah mengalami kenaikan,”ujarnya.

Tatu menyampaikan, walaupun gebyar zakat tidak dilakukan secara seremonial pada Bulan Suci Ramadhan karena kondisi ditengah wabah covid-19, namun tetap di kolektif masing-masing OPD, kecamatan, Puskesmas, dan PGRI. “Nanti Pak Sekda yang akan mengumpulkan secara teknisnya dan diserahkan ke Baznas Kabupaten Serang,”terang Tatu.

Tatu memprediksi, dari target perolehan ZIS pada tahun 2020 sebesar Rp12,5 miliar lebih akan tercapai. Asalkan, ada konsistensi terlihat pada triwulan pertama Januari sampai Maret mengalami peningkatan penerimaan ZIS. “Dengan melihat surplus triwulan pertama kalau ini konsisten tercapai targetnya,”ujarnya.

Dengan kondisi ditengah wabah covid-19, Tatu berharap bisa mengingatkan kepada semua pihak khususnya ASN dan masyarakat yang mampu untuk mau saling membantu. Terlebih di bulan ramadhan istimewa pahala kebaikan kita dilipatgandakan. “Kita juga harus lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan beribadah, sholat dan zakat,”ungkapnya.

 

"Selain pahala masyarakat juga sangat membutuhkan bantuannya. Kemaren mereka yang masih bekerja tidak begitu membutuhkan tapi saat ini tidak bekerja sangat membutuhkan karena sebagian besar terpuruk. Ayo saling membantu, gotong royong,”ajak Tatu.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Sekretaris Daerah (Sekda), Tubagus Entus Mahmud Sahiri, dan para kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.

Ketua Baznas Kabupaten Serang, Wardi Muslich memaparkan penerimaan dana zakat dan infaq sodaqoh terhitung Januari sampai 31 Maret 2020 sebesar Rp2.561.684.007. Dibandingklan tahun 2019 lalu pada triwulaan kesatu Januari sampai 31 Maret hanya sebesar Rp1.950.204.415.

"Dibandingkan tahun 2019 lalu penerimaan sampai 31 maret 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp611.478.592 (31,35 %). Alhamdulilah wabah corona atau covid 19 yang mulai merebak pada Maret 2020 tidak mempengaruhi penerimaan zakat dan infak. Hal ini oleh karena setoran dana zakat dan infak sudah dilaksanakan melalui bank walaupun sebagian masih yang langsung ke Baznas Kabupaten Serang,”ujarnya.

"Mungkin yang akan terpengaruh oleh wabah covid ini penerimaan zakat fitrah karena anak-anak sekolah libur belajar di rumah sampai tahun ajaran 2019/2020,”tambah Wardi.

Kenaikan penerimaan yang signifikan, sambung Wardi Muslich, terlihat pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) wilayah kecamatan se Kabupaten Serang. Sampai tanggal 31 Maret penerimaan zakat dari Dindikbud mencapai Rp504.560.500. “Kalau penerimaan sampai akhir tahun Desember 2020 stabil maka penerimaan dari dindikbud kecamatan ini mencapai Rp2 miliar. Ini berkat sosialisasi zakat yang dilaksanakan akhir tahun 2019 di kantor dindikbud,”terangnya.

Kenaikan signifikan juga pada infak rutilahu sampai akhir Maret 2020 penerimaan infaq rutilahu mencapai Rp327.348.150. Jika penerimaan sampai akhir tahun Desember 2020  khusus rutilahu bisa mencapai Rp1,3 miliar.

“Sedangkan dari UPZ dinas/instansi penerimaan paling besar sampai akhir Maret 2020 yakni dari Dinkes sebesar Rp232.944.838. Kemenag Rp153.970.386, RSUD Rp153.896.421, dan dindikbud Rp146.568.434,”urainya.

Adapun dana yang sudah didistribusikan sampai 31 Maret 2020 sebesar Rp1.188.496.684, dari rencana anggaran keseluruhan sebesar Rp11.924.103.130 ini berarti baru 9,97 persen dana zakat dan infaq yang sudah tersalurkan kepada para mustahik. “Kalau ditambah dengan penyaluran rutilahu pada April 2020 sebesar Rp200.000.000 (8 rumah maka jumlah pendistribusian sebesar Rp1.388.496.684,”tutur Wardi Muslich.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ditengah Wabah Covid-19, Bupati Tatu Imbau ASN Tetap Membayar Zakat

INILAH SERANG

1418 dibaca
Pemprov Raih Opini WTP dari BPK, WH-Andika Siap Pertahankan Prestasi
1077 dibaca
Berdedikasi, Empat Anggota Polres Serang Peroleh Penghargaan

HUKUM & KRIMINAL

438 dibaca
Buruh Pabrik Warga Oku Timur Tega Buang Bayi Darah Dagingnya
1529 dibaca
Empat Pelaku Perampok Spesialis Mini Market Diringkus

POLITIK

1781 dibaca
Dua Oknum Fraksi Demokrat Dituding Main Proyek, dan Sindir Pejabat yang doyan Se...
1928 dibaca
Di Kabupaten Serang, Hitung Suara Manual WH-Andika Unggul 55,28 persen

PENDIDIKAN

593 dibaca
Pemkab Serang Komitmen Bantu Madrasah Swasta
1666 dibaca
Wow, Plt Camat Wanasalam Tak Tahu Persis Harga NJOP di Sekitar Lahan Fillial SMK
Top