Senin, 10 Desember 2018

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

[foto ilustrasi]
Selasa, 07 Agt 2018 | 00:14 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan genset di RSUD Banten senilai Rp2,2 miliar. Ketiganya berinisial S dan A, yang merupakan pegawai di RSUD Banten dan satu orang pihak swasta berinisial E. 

"Ketiganya sudah berstatus tersangka. Sementara ini memang masih kita dalami,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten, Holil Hadi kepada wartawan pada Senin, 6 Agustus 2018.

Kasus korupsi itu, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp500 juta dan telah ketiganya telah diperiksa oleh Kejati Banten. "Sudah kita periksa sebagai saksi, sebelum kita tetapkan tersangka," terangnya. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Genset RSUD Banten, WH Tantang Kejati Tetapkan Tersangka

Pihaknya memastikan tidak akan berhenti mengusut kasus korupsi itu, jika dikemudian hari, ditemukan fakta baru. Terutama dalam persidangan. "kalau ternyata dalam perkembangan di persidangan ada keterlibatan pihak lain kita akan proses," jelasnya.

Ditemukannya dugaan kasus korupsi ini, merupakan tindak lanjut dari temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Banten. Berdasarkan LHP BPK terdapat kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sedangkan dari LHP Inspektorat Banten lebih dari Rp 500 juta.

Sebelumnya Gubernur Banten, Wahidin Halim seolah menantang pihak Kejati Banten untuk segera mirilis menetapkan nama-nama tersangka. “Tetapkan saja. Gak usah pakai bakal-bakal,” tegas Wahidin Halim menjawab pertanyaan lnilahBanten usai menghadiri pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA/SMK/SKH Wilayah Serang-Cilegon, di Aula Inspektorat Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang pada Rabu, 25 Juli 2018.

WH sapaan Wahidin Halim menyarankan jika kasus dugaan korupsi sudah memenuhi unsur dengan adanya bukti kuat, untuk tidak ragu-ragu megungkap siapa yang terlibat dan bertanggung jawab yang telah merugikan keuangan Negara. “Kalau memenuhi unsur tetapkan (tersangkanya) Jangan pakai bakal-bakal. Apa? Sudah jelas kan,”ucapnya.[Yan]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

PEMERINTAHAN

2604 dibaca
Gaji Guru Naik Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Menekan Angka Pengangguran
303 dibaca
Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2018-2023 Dilantik
337 dibaca
Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemkot Cilegon 2018
bkdcilegon

POLITIK

208 dibaca
Bahas Pemilu 2019 Damai di Banten
347 dibaca
Di Sertijab Danrem, Wagub Banten Ingatkan TNI Soal Pemilu 2019

HUKUM & KRIMINAL

251 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
323 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal

PERISTIWA

230 dibaca
Naik Tipe, Polda Banten Diminta Tingkatkan Kamtibmas
256 dibaca
Kapolri Resmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A

EKONOMI & BISNIS

151 dibaca
Dishub Kota Serang Diminta Tertibkan Trayek Angkum
207 dibaca
Andika Janji Naikan Uang Saku dan Transportasi Penyuluh Pertanian
Top