Jumat, 19 Oktober 2018

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

[foto ilustrasi]
Selasa, 07 Agt 2018 | 00:14 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan genset di RSUD Banten senilai Rp2,2 miliar. Ketiganya berinisial S dan A, yang merupakan pegawai di RSUD Banten dan satu orang pihak swasta berinisial E. 

"Ketiganya sudah berstatus tersangka. Sementara ini memang masih kita dalami,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten, Holil Hadi kepada wartawan pada Senin, 6 Agustus 2018.

Kasus korupsi itu, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp500 juta dan telah ketiganya telah diperiksa oleh Kejati Banten. "Sudah kita periksa sebagai saksi, sebelum kita tetapkan tersangka," terangnya. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Genset RSUD Banten, WH Tantang Kejati Tetapkan Tersangka

Pihaknya memastikan tidak akan berhenti mengusut kasus korupsi itu, jika dikemudian hari, ditemukan fakta baru. Terutama dalam persidangan. "kalau ternyata dalam perkembangan di persidangan ada keterlibatan pihak lain kita akan proses," jelasnya.

Ditemukannya dugaan kasus korupsi ini, merupakan tindak lanjut dari temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Banten. Berdasarkan LHP BPK terdapat kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sedangkan dari LHP Inspektorat Banten lebih dari Rp 500 juta.

Sebelumnya Gubernur Banten, Wahidin Halim seolah menantang pihak Kejati Banten untuk segera mirilis menetapkan nama-nama tersangka. “Tetapkan saja. Gak usah pakai bakal-bakal,” tegas Wahidin Halim menjawab pertanyaan lnilahBanten usai menghadiri pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA/SMK/SKH Wilayah Serang-Cilegon, di Aula Inspektorat Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang pada Rabu, 25 Juli 2018.

WH sapaan Wahidin Halim menyarankan jika kasus dugaan korupsi sudah memenuhi unsur dengan adanya bukti kuat, untuk tidak ragu-ragu megungkap siapa yang terlibat dan bertanggung jawab yang telah merugikan keuangan Negara. “Kalau memenuhi unsur tetapkan (tersangkanya) Jangan pakai bakal-bakal. Apa? Sudah jelas kan,”ucapnya.[Yan]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

PEMERINTAHAN

220 dibaca
ASN Pemprov Banten jangan Main-main dalam Absen
271 dibaca
HUT Ke-492, Pemkab Serang Diminta Perkuat Ekonomi Desa
247 dibaca
Dilantik, Pj Walikota Serang Diminta Perbaiki Jalan

POLITIK

148 dibaca
Pemilu 2019, Andika Ajak Masyarakat Cek Data Diri Sebagai Pemilih
420 dibaca
Ratusan Buruh Cikoja Deklarasi Pemilu Damai 2019
328 dibaca
Serempak di 29 Kecamatan, KPU Kabupaten Serang Lakukan GMHP

HUKUM & KRIMINAL

292 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara
312 dibaca
Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus
217 dibaca
Alfamart Dibobol Maling, Uang Rp60 Juta Raib

PERISTIWA

156 dibaca
Polres Serang Kota Sita 3500 Lebih Botol Miras
186 dibaca
Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng
220 dibaca
Warga Petir Ditemukan Tewas Gantung Diri

EKONOMI & BISNIS

177 dibaca
MoU dengan DP3AKKB, Bank Banten Dukung Pemberdayaan Perempuan
187 dibaca
Andika Launching Toko Online Industri Rumahan Sijelita
Top