Minggu, 19 Agustus 2018

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

[foto ilustrasi]
Selasa, 07 Agt 2018 | 00:14 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan genset di RSUD Banten senilai Rp2,2 miliar. Ketiganya berinisial S dan A, yang merupakan pegawai di RSUD Banten dan satu orang pihak swasta berinisial E. 

"Ketiganya sudah berstatus tersangka. Sementara ini memang masih kita dalami,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten, Holil Hadi kepada wartawan pada Senin, 6 Agustus 2018.

Kasus korupsi itu, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp500 juta dan telah ketiganya telah diperiksa oleh Kejati Banten. "Sudah kita periksa sebagai saksi, sebelum kita tetapkan tersangka," terangnya. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Genset RSUD Banten, WH Tantang Kejati Tetapkan Tersangka

Pihaknya memastikan tidak akan berhenti mengusut kasus korupsi itu, jika dikemudian hari, ditemukan fakta baru. Terutama dalam persidangan. "kalau ternyata dalam perkembangan di persidangan ada keterlibatan pihak lain kita akan proses," jelasnya.

Ditemukannya dugaan kasus korupsi ini, merupakan tindak lanjut dari temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Banten. Berdasarkan LHP BPK terdapat kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sedangkan dari LHP Inspektorat Banten lebih dari Rp 500 juta.

Sebelumnya Gubernur Banten, Wahidin Halim seolah menantang pihak Kejati Banten untuk segera mirilis menetapkan nama-nama tersangka. “Tetapkan saja. Gak usah pakai bakal-bakal,” tegas Wahidin Halim menjawab pertanyaan lnilahBanten usai menghadiri pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA/SMK/SKH Wilayah Serang-Cilegon, di Aula Inspektorat Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang pada Rabu, 25 Juli 2018.

WH sapaan Wahidin Halim menyarankan jika kasus dugaan korupsi sudah memenuhi unsur dengan adanya bukti kuat, untuk tidak ragu-ragu megungkap siapa yang terlibat dan bertanggung jawab yang telah merugikan keuangan Negara. “Kalau memenuhi unsur tetapkan (tersangkanya) Jangan pakai bakal-bakal. Apa? Sudah jelas kan,”ucapnya.[Yan]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

PEMERINTAHAN

251 dibaca
Cegah Korupsi, APIP dan APH Teken MoU
218 dibaca
HUT ke-11, Andika Minta Pemkot Serang Tingkatkan Pelayanan

POLITIK

3134 dibaca
Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok
171 dibaca
Anggaran 5 Raperda Inisiatif DPRD Banten Tidak Transparan

HUKUM & KRIMINAL

183 dibaca
3.678 Warga Binaan di Lapas dan Rutan se-Banten Dapat Remisi
296 dibaca
Kadinkes Banten Terjerat Korupsi, WH: Pemecatan Ketika Sudah Inkrah
Top