Selasa, 19 Februari 2019

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

[foto ilustrasi]
Selasa, 07 Agt 2018 | 00:14 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan genset di RSUD Banten senilai Rp2,2 miliar. Ketiganya berinisial S dan A, yang merupakan pegawai di RSUD Banten dan satu orang pihak swasta berinisial E. 

"Ketiganya sudah berstatus tersangka. Sementara ini memang masih kita dalami,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten, Holil Hadi kepada wartawan pada Senin, 6 Agustus 2018.

Kasus korupsi itu, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp500 juta dan telah ketiganya telah diperiksa oleh Kejati Banten. "Sudah kita periksa sebagai saksi, sebelum kita tetapkan tersangka," terangnya. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Genset RSUD Banten, WH Tantang Kejati Tetapkan Tersangka

Pihaknya memastikan tidak akan berhenti mengusut kasus korupsi itu, jika dikemudian hari, ditemukan fakta baru. Terutama dalam persidangan. "kalau ternyata dalam perkembangan di persidangan ada keterlibatan pihak lain kita akan proses," jelasnya.

Ditemukannya dugaan kasus korupsi ini, merupakan tindak lanjut dari temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Banten. Berdasarkan LHP BPK terdapat kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sedangkan dari LHP Inspektorat Banten lebih dari Rp 500 juta.

Sebelumnya Gubernur Banten, Wahidin Halim seolah menantang pihak Kejati Banten untuk segera mirilis menetapkan nama-nama tersangka. “Tetapkan saja. Gak usah pakai bakal-bakal,” tegas Wahidin Halim menjawab pertanyaan lnilahBanten usai menghadiri pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA/SMK/SKH Wilayah Serang-Cilegon, di Aula Inspektorat Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang pada Rabu, 25 Juli 2018.

WH sapaan Wahidin Halim menyarankan jika kasus dugaan korupsi sudah memenuhi unsur dengan adanya bukti kuat, untuk tidak ragu-ragu megungkap siapa yang terlibat dan bertanggung jawab yang telah merugikan keuangan Negara. “Kalau memenuhi unsur tetapkan (tersangkanya) Jangan pakai bakal-bakal. Apa? Sudah jelas kan,”ucapnya.[Yan]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ditantang WH, Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Genset RSUD Banten

PEMERINTAHAN

212 dibaca
Pj Sekda Ajak ASN Tingkatkan Pemahaman Tupoksi
582 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
446 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar

POLITIK

343 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
250 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4243 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

127 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
95 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
510 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

317 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
327 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

87 dibaca
Jetstar Perluas Boarding Prioritas Kepada Lebih Banyak Penumpang
429 dibaca
Kabupaten Serang Berpotensi Jadi Sentra Udang Vaname
Top