Selasa, 27 Oktober 2020

Disaksikan Wagub, Napi Banten Nyatakan Siap Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Senin, 17 Agt 2020 | 20:18 WIB - Cilegon Kesehatan

lBC, Cilegon - Sebanyak 1.039 narapidana di Banten menyatakan siap menjadi relawan vaksin Covid 19. Kesiapan tersebut disampaikan perwakilan mereka dengan menandatangani surat  pernyataan di hadapan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy pada acara penyerahan remisi umum narapidana terkait peringatan HUT RI ke 75, di Lapas Kelas II A Cilegon pada Senin, 17 Agustus 2020.

"Tentu saya sangat bangga dengan kesiapan para relawan ini. Karena info Pak Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten Andika Dwi Prasetya) tadi Banten termasuk yang pertama memiliki relawan ini," kata wagub dalam sambutannya.

Terkait itu, Wagub mengaku bersyukur karena Provinsi Banten kini telah keluar dari episentrum penyebaran Covid 19. Dari peringkat ketiga pada Maret lalu, per 16 Agustus Provinsi Banten telah berada di peringkat ke 13. Hal itu, katanya, ditunjukkan dengan sudah berubahnya peta sebaran Covid 19 di Banten yang pada Maret lalu 3 kabupaten/kota di wilayah Tangerang masuk zona merah, kini sudah masuk zona kuning. 

"Meski begitu kita masih terus harus waspada dan berhati-hati, karena tidak menutup kemungkinan peringkat kita akan kembali naik dan petanya kembali masuk zona merah kalau kita tidak disiplin," terangnya.

Pada acara tersebut, Wagub menyerahkan SK Pemberian Remisi Umum kepada perwakilan narapidana Lapas Kelas II A penerima remisi dengan disaksikan secara virtual oleh Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly yang menghadiri acara Nasional tersebut di Lapas Kelas II A Mataram, NTB. Di acara tersebut, seluruh Gubernur atau Wakil Gubernur di Indonesia secara serentak menyerahkan SK remisi umum untuk narapidana di wilayah mereka masing-masing.

Untuk Banten sendiri, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Banten Andika Dwi Prasetya menyebutkan mengatakan, sebanyak 5512 narapidana dan anak mendapatkan remisi umum HUT RI tahun ini. "Dengan 153 orang di antaranya bebas langsung pada hari ini," kata Andika.

Di sisi lain, Andika menambahkan, lapas-lapas di Banten sebagaimana juga terjadi di daerah lain, saat ini masih mengalami permasalahan berupa kelebihan kapasitas. "Dengan kapasitas maksimal 5 ribuan warga binaan, saat ini jumlah warga binaan kami mencapai 10 ribuan," kata Andika.

Sementara itu Menteri Yassona dalam sambutannya mengatakan, pemberian remisi merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem Pemasyarakatan,yakni sebagai motivasi perbaikan diri dan mental bagi narapidana untuk menjadi manusia yang lebih baik.

"Pemberian remisi kepada narapidana adalah bagian dari perwujudan tujuan Sistem Pemasyarakatan Bukan hanya sekedar pemenuhan hak oleh negara kepada para narapidana tetapi juga apresiasi kepada mereka yang telah melewati ujian panjang pemidanaan dengan perbaikan kualitas pribadi dan mental serta berkelakuan baikselama masa pembinaan," kata Yasonna.

Untuk diketahui, sebanyak 119.175 narapidana di seluruh Lapas maupun Rutan di Indonesia menerima remisi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75. Dari 119.175 napi yang terima remisi, 1.438 di antaranya mendapat remisi bebas.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Disaksikan Wagub, Napi Banten Nyatakan Siap Jadi Relawan Vaksin Covid-19

PEMERINTAHAN

83 dibaca
Libur Panjang, Sekda : Mending Sama Keluarga
124 dibaca
Pemkab Serang Raih Penghargaan 5 Kali Opini WTP dari Kemenkeu

POLITIK

214 dibaca
Ucapan Terima Kasih Warga, Ratu Tatu Dihadiahi Bontot Pontang
276 dibaca
Ciptakan Pilkada Kabupaten Serang Aman Damai Sehat dan sejuk

HUKUM & KRIMINAL

91 dibaca
Dua Residivis Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi
171 dibaca
Belum Dapat Untung jadi Pengedar Pil Heximer, Dua Pemuda Ditangkap

PERISTIWA

55 dibaca
Libur Panjang, Polres Serang Terjunkan 143 Personil di Pusat Keramaian
69 dibaca
Sajadah Pengimaman Mesjid Al-Falah Dibakar Diduga ODGJ

EKONOMI & BISNIS

73 dibaca
Waduh, Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik
594 dibaca
Kemendag-Facebook Berdayakan UMKM Indonesia
Top