Sabtu, 30 Mei 2020

Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara

[foto ilustrasi/net]
Jumat, 17 Mei 2019 | 12:59 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Tim Jawara dan Reserse Mobile (Resmob) mengamankan 4 penjudi yang terdiri dari pengepul, pengecer dan pemasang judi togel di sejumlah lokasi di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang dan Kecamatan Serang, Kota Serang. Dari ke empat jaringan judi ini diamankan barang bukti rekapan 17 lembar, uang taruhan Rp1,490 juta, 10 handphone berbagai merk, dua pulpen serta satu buah kalkulator.

Keempat warga yang diamankan Mar (49 tahun), warga Kecamatan Pontang yang berperan sebagai pengecer, Kus (47 tahun), warga Kecamatan Serang, Kota Serang, bertindak sebagai pengecer, Mah (51 tahun), warga Kecamatan Serang, Kota Serang, bertindak selaku pengepul dan Sam (53 tahun), warga Kecamatan Pontang bertindak sebagai pemasang. Atas Penangkapan tersebut, dipastikan lebaran di dalam penjara.

"Dari empat orang yang kita amankan ini, tersangka Mah merupakan pengepul togel yang memiliki sejumlah pengecer diantaranya tersangka Mar dan Kus. Dari para pengecer yang tersebar di sejumlah daerah di Kabupaten/Kota Serang ini, omset judi togel mencapai ratusan juta perbulan," ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten, AKBP Asep Sukandarisman menghubungi wartawan pada Jumat, 17 Mei 2019.

AKBP Asep mengatakan penangkapan jaringan judi togel ini berawal dari laporan masyarakat yang mulai resah karena wilayahnya telah dijadikan tempat adu nasib. Berbekal dari pengaduan masyarakat ini, Kamis 16 Mei 2019 sekitar pukul 21.00, tim gabungan langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan tersangka Mar, Kus dan Sam. 

"Dari pengembangan ketiga tersangka ini, tim Jawara dan Resmob berhasil menangkap tersangka Mah alias Betek di sekitaran Lingkungan Pasar Rau, Kota Serang yang diketahui sebagai pengepul. Namun saat sang bandar berinisial M akan ditangkap, yang bersangkutan tidak berada di rumahnya dan kini berstatus DPO," jelasnya.

Dikatakan Asep, dari keterangan yang didapat, bisnis haram judi togel yang dikelola tersangka M (DPO) ini diketahui sudah beroperasi selama 1 tahun. Kaki tangan bisnis haram yang dikelola M ini tersebar di wilayah Kabupaten/Kota Serang. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada di wilayah lainnya.

"Kasus judi togel ini akan terus kami kembangkan dan akan mencari sang bandar. Kami berharap peran masyarakat untuk memberikan informasi bila mengetahui keberadaan M. Tanpa peran masyarakat, maka upaya memberantas judi akan sulit dilakukan," tegas Kasubdit.

Asep juga mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam jaringan judi, baik pengepul, pengecer ataupun pemasang sebab pihaknya tidak segan-segan melakukan penindakan.

"Kami meminta masyarakat untuk tidak berjudi bentuk apa pun sebab akan kami tindak tegas,'' tandasnya seraya mengatakan 4 tersangka akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancamanan hukuman 7 tahun penjara.

 

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Kapolres Serang Serahkan Bantuan Sembako dan APD
Jumat, 29 Mei 2020 | 21:00 WIB
Kapolres Serang Serahkan Bantuan Sembako dan APD
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
Kamis, 28 Mei 2020 | 20:51 WIB
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok

KOMENTAR

Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara

PEMERINTAHAN

152 dibaca
Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Gelar Halabihalal Terbatas
550 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah

POLITIK

1084 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1175 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

88 dibaca
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
67 dibaca
Kantongi Sabu, Seorang Pemuda di Cilegon Diciduk Polisi

PERISTIWA

74 dibaca
Diduga Stres, Mahasiswi Bina Bangsa Gantung Diri
510 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EKONOMI & BISNIS

480 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
559 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top