Minggu, 24 Maret 2019

Di Masa Depan, Otak Manusia Nyaman Bisa Diretas

[foto ist]
Kamis, 08 Nov 2018 | 05:47 WIB - Teknologi

lBC, Jakarta - Laporan terbaru dari para peneliti Kaspersky Lab dan Universitas Oxford Fuctional Neurosurgery Group menyebut bahwa di masa depan orang-orang yang mungkin dapat mengeksploitasi file-file untuk mencuri, memata-matai, atau mengubah gerakan manusia.

Sementara itu menyala baru muncul beberapa dekade kemudian, teknologi peretasan yang telah hadir dalam bentuk perangkat di dalam otak.

Dalam keterangan tertulisnya, Kaspersky Lab mengatakan, para ilmuwan kini sedang belajar bagaimana menciptakan otak dan target, tempat penyimpanan dan peningkatan menggunakan perangkat yang ditanam.

Namun, menyediakannya dalam perangkat lunak dan keras yang terhubung.

Para peneliti menyelesaikan analisis praktis dan teoritis dalam mengeksplorasi perangkat yang dikembangkan dan untuk stimulasi otak dalam.

Dikenal sebagai Implantable Pulse Generator (IPG) atau neurostimulator, perangkat ini mengirim impuls listrik ke target untuk penyakit Parkinson, tremor, dan gangguan kelainan obsesif-kompulsif.

"Generasi terbaru dari implan ini dilengkapi dengan perangkat lunak untuk dokter dan pasien, yang terhubung pada tablet dan ponsel pintar kelas komersial. Koneksi yang digunakan pada protokol Bluetooth standar," kata Kaspersky Lab.

Para peneliti menemukan beberapa skenario yang dapat digunakan oleh para pelaku kejahatan, termasuk infrastruktur koneksi yang tidak terlindungi.

Para peneliti menemukan satu kompleksitas dan beberapa konfigurasi yang berbeda dalam platform manajemen online. Platform ini cukup populer dalam analisis dan dapat digunakan untuk mendeteksi data sensitif dan prosedur perawatan.

Ketidakamanan atau transfer data yang tidak terenkripsi antara implan, perangkat lunak, dan jaringan yang berbeda-beda. Dapat berkomunikasi dengan baik di pasien atau bahkan di seluruh bagian implan (dan pasien) yang terhubung ke infrastruktur yang sama.

Manipulasi dapat membantu mengatur masalah yang menyebabkan rasa sakit, kelumpuhan atau pencurian data pribadi dan rahasia.

Kendala desain sebagai pasien yang lebih diutamakan dari tol. Sebagai contoh, implan medikal perlu dikendalikan oleh dokter, termasuk pasien yang dilarikan ke rumah sakit yang jauh dari rumah mereka.

Juga menggunakan kata sandi apa pun yang tidak bisa dikenali dokter. Lebih lanjut, hal itu menunjukkan secara default, implan yang harus dilengkapi dengan 'backdoor' perangkat lunak.

Selain itu, kondisi yang memungkinkan dapat digunakan oleh para pekerja adalah tidak aman oleh staf medis.

Para peneliti memperkirakan selama beberapa dekade mendatang, akan semakin banyak neurostimulator yang efektif dengan pemahaman lebih lanjut.

Neurostimulator ini juga akan akan lebih mudah untuk mengembangkan dan menggunakan teknologi dan juga untuk yang baru.

Dalam lima tahun, para ilmuwan dapat mengakses sinyal otak secara elektronik dalam membangun dan meningkatkan ingatan atau bahkan menulis ulang sebelum memperbaikinya ke otak.

Satu dekade dari sekarang, akan mulai muncul ke memori, dan 20 tahun mendatang, teknologi akan cukup mumpuni untuk memiliki kontrol besar atas ingatan.

Ancaman baru yang dihasilkan dari segala macam fungsi yang dapat digunakan untuk memanipulasi kelompok-kelompok besar yang terlibat atau menghapus memori.

Sementara itu mode 'repurposed' dapat dijadikan target sebagai peluang baru untuk cyberpostageage atau pencurian, 'penguncian' memori, sebagai contoh, sebagai sebutan untuk tebusan.]lnilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Vidio Ajak Milenial Cerdas Gunakan Media Sosial
Sabtu, 23 Mar 2019 | 21:28 WIB
Vidio Ajak Milenial Cerdas Gunakan Media Sosial
Vivo V15 Pro Resmi Mulai Dijual di Indonesia
Sabtu, 23 Mar 2019 | 21:24 WIB
Vivo V15 Pro Resmi Mulai Dijual di Indonesia
Game Angry Birds Versi AR Akan Hadir di iOS
Rabu, 20 Mar 2019 | 13:50 WIB
Game Angry Birds Versi AR Akan Hadir di iOS

KOMENTAR

Di Masa Depan, Otak Manusia Nyaman Bisa Diretas

PEMERINTAHAN

6740 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5891 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB
1716 dibaca
Ini 202 Nama Pejabat Pemprov Banten yang Dilantik
dvvdv wagub

POLITIK

594 dibaca
Gubernur Wahidin Ajak Warga NU Banten Dukung Ma'ruf Amin di Pilpres
474 dibaca
Pelapor ASN Dukung Calon DPD RI Anak Gubernur Banten Diperiksa Bawaslu
194 dibaca
Survei Demokrat: Masyarakat Tidak Puas atas Kinerja Gubernur dan Wagub Banten

HUKUM & KRIMINAL

257 dibaca
Personil Polsek Cikande Berhasil Selamatkan Uang Nasabah Rp80 Juta
244 dibaca
Kepergok Akan Mencuri, Warga Lampung Tewas di RSUD Serang

PERISTIWA

226 dibaca
BNN Banten Musnahkan 10 Kg Sabu Senilai Rp10 Miliar
Top