Senin, 23 September 2019

Di Mana Posisi Kita dari Hadits Ini?

[foto ilustrasi]
Senin, 10 Jun 2019 | 21:43 WIB - Mozaik Islami

Oleh: KH Ahmad Imam Mawardi

DI zaman yang serba berlomba, kadang fakultas rasa mulai tak sensitif. Kehendak untuk bahagia bersama terkalahkan oleh ego "yang penting saya kenyang dan menang." Potret kehidupan tradisional yang menyuguhkan keramahan, kesantunan dan kesalingterhubungan rasa tak lagi banyak terpampang dihadapan kehidupan keseharian kita saat modern kini.

Kekeringan rasa ini bukan karena kini tak ada lagi landasan dalil yang mengikat sebagai pemandu. Ayat al-Qur'an dan hadits begitu banyak berpesan tentang perlunya cinta, kasih sayang dan keberpihakan pada kemanusiaan.

Temuan penelitian empirik para tokoh psikologipun begitu banyak dan meyakinkan bahwa siapa yang menebar cinta dan kasih sayang serta bersikap manusiawi kepada manusia adalah menjadi orang-orang paling bahagia. Lalu mengapa masih banyak yang melupakan atau meninggalkannya?

Rasulullah yang mulia sering kali menitip pesan cinta (love) dan kemanusiaan (humanity) ini. Bacalah misalnya hadits shahih berikut ini:

Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain. Ia tidak menzaliminya, dan tidak menyerahkannya kepada musuhnya. Barangsiapa memberi pertolongan akan hajat saudaranya, maka Allah selalu menolongnya dalam hajatnya. Dan barangsiapa memberi kelapangan kepada seseorang Muslim dari suatu kesusahan, maka Allah akan melapangkan orang itu dari suatu kesusahan dari sekian banyak kesusahan pada hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aib orang itu pada hari kiamat.

Bacalah pelan-pelan dan renungkan sabda Rasulullah di atas, lalu tanyakan di manakah posisi kita dari hadits itu? Satu jalur apa lain jalur? Satu kata apa beda kata? Apa yang telah kita persembahkan untuk kehidupan orang lain, membahagiakan apa membuat mereka menderita? Andai atu hadits ini saja menjadi spirit hubungan sosial kita, begitu sejuk dan damainya kehidupan kita. Salam, AIM. [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Keberkahan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:56 WIB
Keberkahan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Jangan Mengganggu Jin, Jika Tak Mau Diganggu!
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:13 WIB
Jangan Mengganggu Jin, Jika Tak Mau Diganggu!

KOMENTAR

Di Mana Posisi Kita dari Hadits Ini?

PEMERINTAHAN

266 dibaca
Tatu Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Serang
213 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
242 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu

POLITIK

197 dibaca
Kembalikan Formulir Balon Bupati Serang, Tatu Optimis Diusung PDIP
894 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1205 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

103 dibaca
Ungkap Sindikat Curanmor, Resmob Tangkap 4 Pelaku dan Penadah
144 dibaca
Wanita Paruh Baya Berhasil Menangkap Maling
102 dibaca
Jual Obat-obatan Terlarang, MY Ditangkap Polisi AB DPO

PERISTIWA

132 dibaca
Kapolres Serang Imbau Calon Kades Kalah Harus Terima
950 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian

EKONOMI & BISNIS

341 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
285 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top