Selasa, 17 Juli 2018

Di Cikande, Pedagang Mie Rebus Jual Miras Oplosan

(Foto Ilustrasi-Aden Hasanudin/lnilahBanten)
Minggu, 15 Apr 2018 | 14:23 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Peredaran minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Serang sangat memprihatinkan. Para penjual tak hanya pada kios jamu dan toko kolontongan, melainkan pedagang mie rebus pun mulai ikut-ikutan menjual miras oplosan.

Seperti di Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, DS (36 tahun), seorang pedagang mie rebus diamankan petugas Polsek Cikande pada Sabtu, 14 April 2018 malam. Dari dalam warung, petugas berhasil mengamankan 109 botol miras oplosan yang dikemas ke dalam botol air mineral. Selain miras oplosan, juga disita bir dan anggur kolesom. 

"DS berikut barang buktinya kita amankan. Untuk pengambangan, kasusnya kita limpahkan ke Satuan Resnarkoba Polres Serang," ungkap Wakapolsek Cikande, AKP Ate Waryadi, menghubungi wartawan pada Minggu, 15 April 2018.

Wakapolsek menjelaskan peredaran miras oplosan atas pedagang mie rebus ini merupakan laporan dari masyarakat. Dalam laporannya, sekitar 2 bulan ini, selain menjual mie rebus dan kopi panas, DS juga menjual miras oplosan. Berbekal dari laporan itu, petugas langsung melakukan operasi.

"Sepintas memang tidak menjual miras, namun saat dilakukan penggeledahan ditemukan seratusan botol miras oplosan yang disembunyikan di dalam warung. Berikut barang buktinya, tersangka kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan," terang AKP Ate.  

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Wakapolsek, DS mengaku sudah sebulan lebih menjual miras oplosan. Barang haram tersebut didapatkan dari seseorang yang warga Tangerang. "Identitasnya pengirim miras oplosan tidak bisa saya sebutkan karena untuk memudahkan pengungkapan," kata Ate.

Sementara itu, DS mengakui menjual miras oplosan karena untuk tergiur untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Warga Komplek Puri Citra di Kecamatan Walantaka, Kota Serang mengaku menjual miras oplosan tidak mengeluarkan modal. Dari satu botol yang terjual, DS mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp3 ribu.

"Tak perlu modal karena ada yang mengirim. Saya hanya menyetor dari miras yang terjual. Keuntungan yang saya dapat sebesar Rp3 ribu perbotol," aku DS kepada petugas saat dimintai keterangan.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Di Cikande, Pedagang Mie Rebus Jual Miras Oplosan

PEMERINTAHAN

194 dibaca
Lantik Sekda Baru, Bupati Serang Minta Perkuat Konsolidasi dan Koordinasi
151 dibaca
Rehab Kantor Koperasi dan UKM Lebak Telan Dana Rp3,8 Miliar
112 dibaca
Kepala BKKBN Apresiasi Kinerja Pemkab Serang

POLITIK

105 dibaca
Pileg 2019, Mayoritas Caleg PKS Lebak adalah Generasi Milenial
406 dibaca
Suami Bupati Lebak Nyalon DPD RI, Apa Misinya? 
182 dibaca
Di KPU Lebak, Pendaftar Bacaleg Masih Sepi

HUKUM & KRIMINAL

105 dibaca
Empat Pengedar dan Pengguna Narkoba Diringkus
225 dibaca
Kapolda Banten Mutasi dan Rotasi 67 Perwira
Top