Selasa, 23 Juli 2019

Di Banten Lama, Andika Urusi Payung Madinah Sampai Toilet

[Foto Istimewa]
Rabu, 18 Jul 2018 | 17:44 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau proyek revitalisasi Kawasan Banten Lama Rabu, 18 Juli 2018 siang. Didampingi Asda II Ino S Rawita, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Banten M Yanuar, Wakil Walikota Serang Sulhi, dan Ketua Kenadziran Banten Lama Abbas Waseh, Andika menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk berkeliling mulai dari kawasan bakal plaza utama, Mesjid Banten Lama, Terminal Sukadiri hingga kanal yang mengitari kawasan wisata ziarah tersebut.

Andika mengawali kunjungannya dengan makan bersama ratusan personil Satpol PP Provinsi Banten dan Kota Serang yang tengah bertugas melakukan relokasi PKL (pedagang kaki lima) dari areal akses utama Banten Lama ke Terminal Sukadiri. Duduk bersila di bawah pohon dengan alas lembaran terpal yang sengaja disediakan untuk acara tersebut, Andika memakan nasi kotak yang bermenu sama dengan nasi kotak yang diperuntukkan bagi para anggota Satpol PP.

“Saya mewakili Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Satpol PP yang sudah bekerja mengawal relokasi PKL ini. Saya dengar bahkan beberapa di antaranya harus merogoh uang dari kantong sendiri ya untuk makan. Makanya sekarang ayok kita makan bareng,” kata Andika sebelum acara makan bersama dimulai.

Usai makan bersama, Andika mengawali inspeksi atau pemeriksaan proses pembangunan proyek revitalisasi Banten Lama dengan berjalan kaki menuju ke kawasan bakal plaza yang berupa lapangan dengan lokasi tepat di depan Mesjid Banen Lama. Di lokasi tersebut, Andika menyaksikan sejumlah alat berat beckho tengah membongkar paving blok yang merupakan lantai lapangan.

Dalam obrolannya dengan perwakilan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, Andika mendapat penjelasan jika bakal plaza itu akan dilengkapi dengan payung ala Mesjid Nabawi di Madinah. “Tapi jangan Cuma dua (unit), saya minta minimal 6 unit payung madinahnya untuk plaza seluas ini. Kalau dua ya sama saja bohong,” kata Andika kepada perwakilan kontraktor.

Terdengar juga Andika meminta kepada kontraktor agar memasang toilet jongkok dengan jumlah yanglebih banyak dibanding dengan toilet duduk. Menurut andika, peziarah ke Banten Lama dari Nusantara kebanyakan masih punya tradisi yang tradisional dalam kebutuhan membuang hajat tersebut, yakni lebih senang menggunakan toilet jongkok dibanding toilet duduk. “Jangan sampai nanti sudah mahal-mahal malah pada gak kepakai. Tapi toilet duduk juga tetap harus ada,” kata Andika.

Merasa masih belum cukup, Andika kemudian minta diantarkan untuk meninjau bagian dalam lingkungan mesjid yang banyak dipergunakan peziarah untuk menziarahi komplek makam yang terletak di kawasan sekitar mesjid. Di sana Andika bahkan sempat berdoa menziarahi makam Sultan Maulana Hasanudin dengan pemimpin doa Abbas Waseh.

Masih di tengan terik matahari siang itu, usai berziarah Andika kemudian meminta untuk meninjau kondisi Terminal Sukadiri di mana di kawasan terminal bagi kendaraan peziarah tersebut tengah didirikan ratusan unit kios untuk menampung PKL yang di relokasi dari kawasan akses masuk Banten Lama tadi.

Sayangnya setelah menempuh perjalanan kaki selama sekitar 10 menit karena jarak terminal yang lumayan jauh di belakang kawasan Banten Lama, Andika harus menyaksikan ratusan bangunan kios dari rangka baja tersebut ambruk.

Setelah berdiskusi dengan pihak kontraktor yang mengerjakan ratusan bangunan kios tersebut, Andika memerintahkan agar bangunan kios dari rangka baja tersebut dilengkapi siku penopang pada bagian atapnya. “Dan ini juga harus di cor ini tiangnya. Ini kan Cuma ditancapkan ke aspal, sementara aspal kan memuai kalau siang begini. Bukan apa-apa, gimana kalau ini udah diisi pedagang terus roboh begini, kan membahayakan,” kata andika dengan nada tinggi.

Mengakhiri peninjauannya, Andika kemudian menaiki kendaraan dinasnya menuju kawasan kanal yang tengah dinormalisasi yang posisinya terletak di sayap kanan kawasan Banten Lama. Di sana Andika mendapat penjelasan dari pihak Dinas Bina Marga dan Tata Ruang yang mengerjakan pekerjaan di bagian tersebut, bahwa panjang total kanal yang akan direvitalisasi adalah sepanjang 4 km. “Tahap awal ini sedang dikerjakan 300 meter dulu. Nanti kalau sudah normal semua air mengalir dari laut, kanal ini bisa berfungsi lagi seperti dulu,” kata Andika kepada wartawan yang mencegatnya.

Andika mengatakan, pekerjaan tahap awal dalam revitalisasi Banten Lama tersebut ditargetkan akan selesai November tahun ini. Menurutnya, Gubernur Wahidin menargetkan Banten Lama yang sudah direvitalisasi tahap pertama itu akan bisa digunakan dalam upacara HUT Banten tahun ini. “Jadi jangan ragukan, jangan sanksikan kerja-kerja Pemprov Banten dalam tekadnya mengejar target pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar lainnya. Teman-teman wartawan bisa lihat sendiri kan,” katanya seraya mengakhiri peninjauannya yang berlangsung tidak kurang dari dua jam tersebut.

Untuk diketahui, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Wahidin dan Andika mencanangkan revitalisasi Banten Lama agar menjadi destinasi wisata ziarah berkelas Internasional. Sejak tahun 2008 ini Pemprov Banten telah siap menganggarkan dana sebesar Rp220 milyar. Revitalisasi tahap pertama kini tengah dilakukan dengan membangun zona inti kawasan Banten Lama yakni kawasan sekitar Mesjid Banten Lama.

Untuk melakukan tahap pertama itu, Pemprov merelokasi ratusan PKL dari kawasan akses menuju mesjid ke Terminal Sukadiri. Sebelumnya Pemprov juga sudah melakukan betonisasi sejumlah ruas jalan akses dari dan ke Banten Lama,seperti di ruas jalan Kramatwatu-Banten Lama dan ruas Kasemen-Banten Lama.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Di Banten Lama, Andika Urusi Payung Madinah Sampai Toilet

PEMERINTAHAN

697 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

892 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1939 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

108 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2414 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1466 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

70 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top