Jumat, 26 April 2019

Dekat dengan Rasulullah di Hari Kiamat

[foto ilustrasi]
Jumat, 11 Jan 2019 | 22:47 WIB - Mozaik Islami

HARI ini jika dihitung selisih atau jarak waktu dengan zaman Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi hidup lebih dari 1.500 tahun. Waktu yang tidak sedikit diselesaikan.Namun dapat beriman kepada beliau dan mengajar beliau adalah anugerah Allah yang sangat harus kita syukuri.

Apalagi jika kita hidup pada masa Nabi hidup dan kita dalam keadaan beriman, alangkah bahagianya kita. Lalu bisakah kita dekat dengan Nabi padahal telah memisahkan waktu? Tentu tidak bisa.

Namun di kesempatan mendatang, InsyaAllah kita bisa bertemu dengan Nabi yang selama ini kita ikuti teladannya. Nabi, seorang manusia, yang selama ini kita ikuti tata cara ibadah dan akhlaknya. Seorang manusia yang mengkompilasi wafatnya, mengkhawatirkan kita sebagai umatnya. Ia yang rela berkorban dalam berdakwah agar hidayah setara dengan manusia. Kapan saat atau kesempatan tersebut tiba? Tidak ada saat kiamat hari ini. Sebab saat itu seluruh manusia dikumpulkan oleh Allah. Sebenarnya seluruh hasilNya.

Bagaimana agar kita bisa dekat dengan Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasallam pada hari kiamat, karena tidak semua orang bisa dekat dengan dia saat itu? Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap hari Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlakukan setiap hari Jumat. Barangsiapa yang terdiri dari bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR. Baihaqi).

Beberapa orang lain yang dapat mendekatkan kita kepada Nabi Muhammad shallallahu alahi wasallam di yang diundang dan diundang anak yatim, menjadi pemimpin yang adil, dan juga berakhlak mulia. Mengasihi dan merawat anak yatim mungkin butuh materi. Sementara amalan menjadi pemimpin yang adil, tentu saja tidak setiap kita yang bisa mengamalkannya. Namun membaca shalawat Nabi, InsyaAllah setiap kita dapat melaukannya.

Mari amalkan amalan-amalan yang kelak mendekatkan kita ke Nabi yang sesuai dengan kemampuan kita. Mungkin kita awali dengan memperbanyak dan menyeringkan membaca shalawat Nabi. Terlebih pada hari Jumat, merupakan waktu yang utama untuk memperbanyak shalawat Nabi. [lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Pekerjaan Paling Mulia di Mata Rasulullah
Kamis, 25 Apr 2019 | 21:06 WIB
Pekerjaan Paling Mulia di Mata Rasulullah
Perempuan tidak Boleh Pasrah Terhadap Masalah
Kamis, 25 Apr 2019 | 20:45 WIB
Perempuan tidak Boleh Pasrah Terhadap Masalah
Apa yang Dilakukan Menjelang Bulan Ramadhan?
Kamis, 25 Apr 2019 | 20:43 WIB
Apa yang Dilakukan Menjelang Bulan Ramadhan?
Kurangi Potensi Ujub dengan Doa Jika Dapat Pujian
Kamis, 25 Apr 2019 | 11:13 WIB
Kurangi Potensi Ujub dengan Doa Jika Dapat Pujian

KOMENTAR

Dekat dengan Rasulullah di Hari Kiamat

PEMERINTAHAN

203 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21747 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
202 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
125 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
182 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1253 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

64 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top