Minggu, 26 Mei 2024

Dapat Suntikan Rp 175 M, CAR Bank Banten Naik Jadi 12,5%

[Foto Istimewa]
Minggu, 23 Sept 2018 | 17:31 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang - Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) akan meningkat menjadi 12,5% setelah mendapatkan setoran modal Rp 175 miliar dari pemerintah provinsi Banten.

Kepastian setoran modal akhirnya didapatkan oleh Bank Banten, setelah Rapat Paripurna DPRD Banten mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2018 pada Kamis (20/9/2018). Dalam APBD Perubahan 2018 tercakup di dalamnya setoran modal untuk Bank Banten senilai Rp 175 miliar.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan setoran modal akan masuk akhir Oktober atau paling lambat awal November setelah proses administrasi selesai dilaksanakan. 

"Bank Banten berterima kasih kepada Gubernur dan Juga Pimpinan Dewan DPRD Banten dengan disahkannya setoran modal di APBD Perubahan 2018," ujarnya pada Jumat, 21 September 2018.

Fahmi menjelaskan pada awalnya modal tersebut secara akuntansi akan masuk sebagai dana setoran modal, karena perseroan kemungkinan belum menggelar rights issue pada tahun ini. Meski demikian, hal tersebut tetap akan meningkatkan CAR Bank Banten menjadi sekitar 12,5%, dibandingkan dengan posisi Juni 2018 sebesar 10,04%,

"Menjadi komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja bank banten sehingga akan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Banten dan juga provinsi Banten," ujarnya.

Ditundanya rights issue karena Bank Banten masih mengharapkan tambahan modal lagi pada APBD Banten 2019. Bila setoran modal berikutnya telah masuk, maka Bank Banten akan segera menggelar rights issue.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia pada 17 September 2018, Bank Banten juga tidak mengagendakan permintaan persetujuan rights issue pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada 9 Oktober 2018. Dalam RUPS LB tersebut hanya ada satu agenda yakni perubahan direksi/komisaris.

Sebagai informasi, rights issue Bank Banten tertunda sejak 2017 lalu karena Pemprov Banten sebagai pemegang saham pengendali belum menganggarkan dana guna penyuntikan modal. Saat ini Pemprov Banten memiliki 51% saham Bank Banten, setelah mengakuisisi dari Recapital Group.



Dalam proses akuisisi yang terjadi pada 2016 lalu tersebut, Bank Banten menggelar dua kali rights issue. Pada Rights Issue pertama, Bank Banten meraih dana Rp 643,7 miliar, sementara yang kedua Rp 423,84 miliar.



Dua rights issue ini cukup unik karena penetapan harga pelaksanaan di bawah harga nominal dari saham sebelumnya. Harga pelaksanaan Rights Issue tersebut ditetapkan Rp18,35 di bawah dari batas bawah harga saham di Indonesia sebesar Rp 50.[CNBC Indonesia]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Dapat Suntikan Rp 175 M, CAR Bank Banten Naik Jadi 12,5%

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

802 dibaca
Sukses Eradikasi Frambusia, Bupati Serang Raih Penghargaan Kemenkes
517 dibaca
Ngabuburit UPG Feat DCDC Sukses Hibur Masyarakat

HUKUM & KRIMINAL

845 dibaca
Mabes Polri: Ada 228 Penangkapan Terorisme Sepanjang 2020
866 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

POLITIK

1045 dibaca
PBB Usung Ratu Tatu di Pilkada Serang 2020 
1711 dibaca
Pj Gubernur Ajak Warga Banten Salurkan Hak Suaranya di TPS

PENDIDIKAN

373 dibaca
Gelar Workshop Praktek Aplikasi AI, AIMI Gagas Bentuk Kelompok Peneliti
923 dibaca
Andika: Banten Akan Inisiasi Regulasi Perbukuan di Daerah
Top