Minggu, 24 Maret 2019

Dana Desa Belum Jadi Obat Ekonomi Perdesaan

Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto-[Foto Ist]
Jumat, 15 Mar 2019 | 08:05 WIB - Nasional

lBC, Jakarta - Pengangguran di desa sejak tahun 2017 sampai 2018 lalu tercatat terus mengalami peningkatan. Dana desa dinilai tidak cukup mampu untuk menekan jumlah pengangguran.

"Pengangguran di pedesaan itu turun tapi Februari 2017-2018 meningkat. Padahal ada dana desa yang digelontorkan. Tapi tingkat pengangguran terbuka di pedesaan naik walaupun relatif kecil," kata Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dengan demikian, kata dia, dana desa dinilai tidak mampu menjadi obat atau peredam pengangguran di pedesaan. Padahal dana yang digelontorkan oleh pemerintah cukup besar.

"Dana desa belum jadi obat mujarab untuk menyelesaikan masalah kesejahteraan di pedesaan," ujar dia.

Sekedar diketahui selama empat tahun ini, pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah menggelontorkan dana desa senilai Rp187 triliun. Dana ini tentunya tidak kecil.

Rinciannya, 2015 sebesar Rp20 triliun, lalu 2016 mengucur lagi Rp47 triliun, serta pada 2017 dan 2018 masing-masing sejumlah Rp60 triliun.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Dana Desa Belum Jadi Obat Ekonomi Perdesaan

PEMERINTAHAN

6739 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5889 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB
1713 dibaca
Ini 202 Nama Pejabat Pemprov Banten yang Dilantik
dvvdv wagub

POLITIK

503 dibaca
Gubernur Wahidin Ajak Warga NU Banten Dukung Ma'ruf Amin di Pilpres
465 dibaca
Pelapor ASN Dukung Calon DPD RI Anak Gubernur Banten Diperiksa Bawaslu
192 dibaca
Survei Demokrat: Masyarakat Tidak Puas atas Kinerja Gubernur dan Wagub Banten

HUKUM & KRIMINAL

188 dibaca
Personil Polsek Cikande Berhasil Selamatkan Uang Nasabah Rp80 Juta
239 dibaca
Kepergok Akan Mencuri, Warga Lampung Tewas di RSUD Serang

PERISTIWA

225 dibaca
BNN Banten Musnahkan 10 Kg Sabu Senilai Rp10 Miliar
Top