Selasa, 23 Juli 2019

Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 

[Foto: InilahBanten]
Selasa, 09 Jul 2019 | 17:35 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan bahwa budaya gotong royong di lingkungan masyarakat harus terus dibangkitkan kembali. Karenanya, gotong royong merupakan budaya masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan atas Kerjasama Dinas PU dan Dinas Perkim Kabupaten Serang dengan Kodim 06/02 Serang serta masyarakat Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan pada Selasa, 9 Juli 2019.

TMMD Imbangan yang bertemakan “Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan dalam semangat gorong royong dalam kehidupan berbangsa dam bernegara guna mewujudkan ketahanan nasional" tepatnya di Kampung Pasir Huni.

“Gotong rotong harus dibangkitkan, jangan sampai punah. Karena kalau warga terlibat (membangun jalan) rasa memilikinya beda karena ikut berkeringat. Jadi peran masyarakat harus digalakan (dalam pembangunan). Memang saya lihat kades dan warga terlihat kompak,”ujarnya.

Tatu berpesan kepada masyarakat Desa Kebon Cau agar bisa bersama-sama menjaga kondisi jalan yang saat ini sudah dibuka kembali melalui Program TMMD Imbangan. Diketahui, sebelumnya jalan desa tersebut sudah ada namun kembali tertutup menjadi hutan sehingga tidak bisa dilalui oleh masyarakat. ”Apa yang sudah dibangun tolong dijaga, kalau dijaga bisa bertahan lama,”ucapnya. 

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini menuturkan, bahwa Program TMMD Imbangan berawal dari Pemkab Serang meminta bantuan Kodim Serang membuka jalan karena memang untuk setiap yang medannya berat dengan menyamakan program dengan Kodim. “Karena kalau dikontrakwil kan berat. Yang terpenting dari warga sekitar bisa di ajak kerjasama gotong royong. Dengan adanya TMMD warga sekitar bisa di ajak,”katanya.

Tatu Chasanah memastikan, jalan desa sepanjang 1850 kilometer yang saat ini sudah dibuka dengan dilakukan pengerasan melalui program TMMD Imbangan pada tahun mendatang akan dibangun dengan pengaspalan atau betonisasi. Sebab, jika tidak segera dibangun hotmix atau betonisasi disayangkan akan hancur kembali jalan tersebut.

Terlebih, jelas Tatu Chasanah, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak. Masyarakat sangat membutuhkan untuk bisa mengakses agar mudah untuk berobat ke rumah sakit di wilayah Rangkasbitung, Lebak lebih dekat karena jika ke RSUD Serang sangat jauh. “Tahun depan di anggarkan, kalau tidak nanti hancur lagi,”katanya.

Namun, dengan Pemkab Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membangun jalan ini sepanjang 1.850 kilo meter yang merupakan kewenangan desa karena untuk anggaran desa terbatas. Jadi, sebelumnya Pemkab Serang meminta izin terlebih dahulu kepada pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten agar bisa mengakses dengan membangun jalan itu yang statusnya di hibahkan.

“Karena statusnya ini bukan kewenangan pemda melainkan kewenangan pemerintah desa. Kita sampaikan ke BPK kalau bukan kita masuk mengakses membangun jalan pihak desa akan kesulitan karena dana desa tidak bisa mengcover semua. Maka pemda membangun sifatnya kita hibahkan, namun asset masih masuk dalam neraca desa hibah dari pemda,”terang Tatu.

Sementara Dandim 0602 Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA mengatakan, untuk proses program TMMD Imbangan ini berjalan selama satu bulan untuk pengerasan jalan desa sepanjang 1850 kilo meter, jalan lingkungan sepanjang 750 kilo meter, pembanguna MCK 2 unit, dan pembangunan gorong-gorong 750 kilo meter.

“Jadi sejarahnya pernah ada jalan sebelumnya dan tertutup menjadi hutan.  Jalan ini sebenarnya sangat membantu masyarakat jika ingin berobat ke rumah yang dekat di wilayah Rangkasbitung, karena kalau berobat ke RSUD Serang sangat jauh,”ujarnya.

Sedangkan pihak yang terlibat dalam TMMD Imbangan selain TNI juga pihak Polri dan masyarakat tentunya. Erwin memastikan, selama proses pembangunan mengaku tidak kesulitan terlebih mengajak masyarakat untuk bergotong royong. “Kita terus menggali bagaimana menciptakan gotong royong menyiapkan desa dari apapun seperti apa yang disampaikan Ibu Bupati agar gotong royong harus terus digalakan jangan sampia punah,”ujarnya.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 

PEMERINTAHAN

628 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

824 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1871 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1399 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1447 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1817 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

373 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
536 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top