Senin, 23 September 2019

Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 

[Foto: InilahBanten]
Selasa, 09 Jul 2019 | 17:35 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan bahwa budaya gotong royong di lingkungan masyarakat harus terus dibangkitkan kembali. Karenanya, gotong royong merupakan budaya masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan atas Kerjasama Dinas PU dan Dinas Perkim Kabupaten Serang dengan Kodim 06/02 Serang serta masyarakat Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan pada Selasa, 9 Juli 2019.

TMMD Imbangan yang bertemakan “Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan dalam semangat gorong royong dalam kehidupan berbangsa dam bernegara guna mewujudkan ketahanan nasional" tepatnya di Kampung Pasir Huni.

“Gotong rotong harus dibangkitkan, jangan sampai punah. Karena kalau warga terlibat (membangun jalan) rasa memilikinya beda karena ikut berkeringat. Jadi peran masyarakat harus digalakan (dalam pembangunan). Memang saya lihat kades dan warga terlihat kompak,”ujarnya.

Tatu berpesan kepada masyarakat Desa Kebon Cau agar bisa bersama-sama menjaga kondisi jalan yang saat ini sudah dibuka kembali melalui Program TMMD Imbangan. Diketahui, sebelumnya jalan desa tersebut sudah ada namun kembali tertutup menjadi hutan sehingga tidak bisa dilalui oleh masyarakat. ”Apa yang sudah dibangun tolong dijaga, kalau dijaga bisa bertahan lama,”ucapnya. 

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini menuturkan, bahwa Program TMMD Imbangan berawal dari Pemkab Serang meminta bantuan Kodim Serang membuka jalan karena memang untuk setiap yang medannya berat dengan menyamakan program dengan Kodim. “Karena kalau dikontrakwil kan berat. Yang terpenting dari warga sekitar bisa di ajak kerjasama gotong royong. Dengan adanya TMMD warga sekitar bisa di ajak,”katanya.

Tatu Chasanah memastikan, jalan desa sepanjang 1850 kilometer yang saat ini sudah dibuka dengan dilakukan pengerasan melalui program TMMD Imbangan pada tahun mendatang akan dibangun dengan pengaspalan atau betonisasi. Sebab, jika tidak segera dibangun hotmix atau betonisasi disayangkan akan hancur kembali jalan tersebut.

Terlebih, jelas Tatu Chasanah, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak. Masyarakat sangat membutuhkan untuk bisa mengakses agar mudah untuk berobat ke rumah sakit di wilayah Rangkasbitung, Lebak lebih dekat karena jika ke RSUD Serang sangat jauh. “Tahun depan di anggarkan, kalau tidak nanti hancur lagi,”katanya.

Namun, dengan Pemkab Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membangun jalan ini sepanjang 1.850 kilo meter yang merupakan kewenangan desa karena untuk anggaran desa terbatas. Jadi, sebelumnya Pemkab Serang meminta izin terlebih dahulu kepada pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten agar bisa mengakses dengan membangun jalan itu yang statusnya di hibahkan.

“Karena statusnya ini bukan kewenangan pemda melainkan kewenangan pemerintah desa. Kita sampaikan ke BPK kalau bukan kita masuk mengakses membangun jalan pihak desa akan kesulitan karena dana desa tidak bisa mengcover semua. Maka pemda membangun sifatnya kita hibahkan, namun asset masih masuk dalam neraca desa hibah dari pemda,”terang Tatu.

Sementara Dandim 0602 Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA mengatakan, untuk proses program TMMD Imbangan ini berjalan selama satu bulan untuk pengerasan jalan desa sepanjang 1850 kilo meter, jalan lingkungan sepanjang 750 kilo meter, pembanguna MCK 2 unit, dan pembangunan gorong-gorong 750 kilo meter.

“Jadi sejarahnya pernah ada jalan sebelumnya dan tertutup menjadi hutan.  Jalan ini sebenarnya sangat membantu masyarakat jika ingin berobat ke rumah yang dekat di wilayah Rangkasbitung, karena kalau berobat ke RSUD Serang sangat jauh,”ujarnya.

Sedangkan pihak yang terlibat dalam TMMD Imbangan selain TNI juga pihak Polri dan masyarakat tentunya. Erwin memastikan, selama proses pembangunan mengaku tidak kesulitan terlebih mengajak masyarakat untuk bergotong royong. “Kita terus menggali bagaimana menciptakan gotong royong menyiapkan desa dari apapun seperti apa yang disampaikan Ibu Bupati agar gotong royong harus terus digalakan jangan sampia punah,”ujarnya.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 

PEMERINTAHAN

265 dibaca
Tatu Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Serang
213 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
242 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu

POLITIK

196 dibaca
Kembalikan Formulir Balon Bupati Serang, Tatu Optimis Diusung PDIP
894 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1205 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

103 dibaca
Ungkap Sindikat Curanmor, Resmob Tangkap 4 Pelaku dan Penadah
144 dibaca
Wanita Paruh Baya Berhasil Menangkap Maling
102 dibaca
Jual Obat-obatan Terlarang, MY Ditangkap Polisi AB DPO

PERISTIWA

132 dibaca
Kapolres Serang Imbau Calon Kades Kalah Harus Terima
950 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian

EKONOMI & BISNIS

341 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
285 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top