Jumat, 25 September 2020

Bupati Serang Ingin PSBB Parsial

Kamis, 10 Sept 2020 | 19:44 WIB - Serang

lBC, Serang - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah masih mengkaji kemungkinan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Serang. Namun mempertimbangkan aspek ekonomi dan sosial masyarakat, Pemkab Serang ingin PSBB diberlakukan parsial, tidak di seluruh kecamatan. 

“Kita mendukung PSBB jika diperlukan, tetapi disesuaikan dengan kondisi masyarakat Kabupaten Serang. Kita saat ini sedang fokus mendisiplinkan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan,” kata Tatu usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Serang pada Kamis, 10 September 2020.

Menurutnya, ada berbagai kriteria yang harus menjadi pertimbangan diberlakukannya PSBB, sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan. “Nanti kami akan bahas dalam rapat besok, yang mengundang pihak terkait, seperti pelaku industry, pelaku pariwisata, instansi vertikal, serta dinas terkait. Nanti kita bahas dan pertimbangkan bersama sebelum diberlakukan PSBB,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan, penularan covid-19 di Kabupaten Serang tertinggi terjadi di kecamatan yang berbatasan dengan Cilegon. Yakni Kecamatan Kramatwatu, Bojonegara, dan Puloampel. “Untuk kecamatan lain, seperti daerah industri malah sedikit. Kemudian tingkat kematian juga, nanti dibahas menjadi indikator kebijakan yang akan kita ambil,” ujarnya. 

Pemkab Serang berkeinginan, PSBB diberlakukan di beberapa kecamatan dengan penyebaran covid-19 yang tinggi. “Kita lebih mungkin, PSBB lokalisir ke kecamatan yang tinggi penularannya. Jika PSBB dilaksanakan menyeluruh, Kabupaten Serang agak berat,” ujarnya. 

Menurut Tatu, pihak industri sangat berharap Pemkab Serang tidak memberlakukan PSBB secara total dan menutup aktivitas industri. Sebab dampak dari pandemi covid-19 ini, sudah ada sekira 7 perusahaan di Kabupaten Serang yang tutup. 

“Dari awal, industri di Kabupaten Serang memohon tidak ada kebijakan menutup perusahaan. Sebab dampak covid-19 ini, ada perusahaan yang melakukan kebijakan merumahkan hingga melakukan PHK terhadap pekerja. Kondisi aktivitas ekonomi saat ini sangat berat,” ujarnya. [Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Bupati Serang Ingin PSBB Parsial

PEMERINTAHAN

382 dibaca
Pemkab Serang jadi Pilot Project Arsitektur SPBE Nasional
530 dibaca
Jelang Pilkada, Pemkab Serang Antisipasi Konflik Sosial

POLITIK

50 dibaca
Dapat Nomor Urut 1, Tatu-Pandji Siap Tuntaskan Pembangunan
72 dibaca
Terapkan Prokes Covid, KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Serang
266 dibaca
KPU Tetapkan Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Serang

HUKUM & KRIMINAL

107 dibaca
Polres Serang Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi
207 dibaca
Konsumsi Sabu, Janda Cantik Digerebek Polisi

PERISTIWA

235 dibaca
Curi Kotak Amal, TSP jadi Bulan-bulanan Warga
413 dibaca
Razia Prokes, Gugus Tugas Kabupaten Serang Sanksi Puluhan Pelanggar

EKONOMI & BISNIS

108 dibaca
Muswil Dekopin, Andika: Banten Fokus Pemulihan Ekonomi Tanpa Korbankan Kesehatan
Top