Kamis, 29 Oktober 2020

Benarkah Perselisihan Itu Rahmat?

(foto ilustrasi)
Minggu, 18 Mar 2018 | 23:51 WIB - Mozaik Islami

PERSELISIHAN dan kontradiksi pendapat yang mewarnai umat ini, seakan sudah menjadi perkara yang dianggap lumrah. Slogan-slogan dari sebagian orang yang mengatakan : "Perselisihan itu adalah rahmat, jadi di antara kita harus memiliki rasa toleransi."

Atau "Kita saling tolong-menolong pada hal-hal yang kita sepakati dan kita bertoleransi pada hal-hal yang kita perselisihkan" pun turut menghiasi, seakan menyetujui perselisihan yang kian larut ini.

Sekilas slogan-slogan tersebut memberi kesejukan dan ketenangan jiwa manusia. Dengan dalih "... walaupun berselisih atau berbeda pemahaman, yang penting ukhuwah (persaudaraan) tetap terjalin."

Walhasil ketika bermuamalah, mereka berusaha untuk tidak menyentuh perkara yang diperselisihkan demi menjaga keutuhan ukhuwah. Sekalipun perkara tersebut adalah sesuatu yang prinsip (jelas) hukumnya dalam agama. Sehingga amar maruf nahi munkar sulit dijalankan, karena adanya rambu-rambu toleransi ala mereka.

Mereka tak sadarbahwa dengan sikap seperti itu- justru melanggengkan perselisihan yang tajam pada umat ini.

Bila kita melihat realita yang ada, tidak sedikit dari kalangan muslimin yang terperosok jauh akibat perselisihan tersebut. Mereka tidak bisa menerima dan menjalani konsekuensi dari slogan-slogan di atas tadi ("perselisihan adalah rahmat" dan lain-lain). Perselisihan pun menjadi kian meruncing nan tajam.

Bahkan diantara mereka terjatuh dalam pertikaian, permusuhan, bersitegang urat sampai pada bentrokan fisik. Karena masing-masing pihak merasa bangga dan ingin memenangkan pendapat yang dipeganginya.

Semisal dalam hal pemilihan madzhab diantara imam yang empat. Baik dalam perkara aqidah, fiqih maupun muamalah. Sebagai contoh : "Si A tidak mau salat di masjid yang berbeda madzhab" atau "si B tidak mau bermakmum di belakang si C karena madzhabnya berbeda".

Dan contoh-contoh lain yang telah melanda kehidupan umat Islam. Lalu apakah perselisihan yang demikian ini dikatakan sebagai "rahmat"? [Ustaz Abu Abdurrahman Abdul Aziz/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Memperkosa Istri Zalim Tapi tidak Berdosa
Kamis, 29 Okt 2020 | 19:29 WIB
Memperkosa Istri Zalim Tapi tidak Berdosa
Inilah Hukum Tanam Sperma Agar Punya Keturunan
Rabu, 28 Okt 2020 | 19:06 WIB
Inilah Hukum Tanam Sperma Agar Punya Keturunan
Inilah Onani yang Halal Menurut Syariat
Selasa, 27 Okt 2020 | 21:40 WIB
Inilah Onani yang Halal Menurut Syariat

KOMENTAR

Benarkah Perselisihan Itu Rahmat?

PEMERINTAHAN

185 dibaca
Terintegrasi dengan Pusat, Pemkab Serang Gunakan Aplikasi SIPD
224 dibaca
Libur Panjang, Sekda : Mending Sama Keluarga

POLITIK

80 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang, KPU Target Partisipasi Pemilih 80 Persen
128 dibaca
Ratu Tatu: Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

HUKUM & KRIMINAL

72 dibaca
Hari Kedua Operasi Zebra Kalimaya, 148 Pengendara Ditilang
177 dibaca
Dua Residivis Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi

PERISTIWA

172 dibaca
Dirlantas : Tidak Ada Penilangan Pada Operasi Zebra Kalimaya 2020
112 dibaca
ACT Banten Kunjungi Pulau Tunda

EKONOMI & BISNIS

203 dibaca
Buruh Kerja Selama Cuti, Perusahaan Harus Bayar Lembur
168 dibaca
Empat Perumahan Serahkan Fasos Fasum ke Pemkab Serang
Top