Kamis, 13 Juni 2024

Belum Sempat Menikmati Sabu, Warga Serang Dicokok Polisi

Ilustrasi/Net
Sabtu, 29 Mei 2021 | 11:56 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Apes, belum sempat menikmati shabu yang dibelinya, TR (30 tahun), warga Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, dicokok petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Pecandu yang juga pengedar shabu ini ditangkap usai mengambil shabu pesanannya di pinggir jalan di Lingkungan Kagungan, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Rabu kemarin sekitar pukul 00.30 WIB.

"Dari tersangka TR ini petugas mengamankan satu paket shabu yang disembunyikan dalam bungkus permen strepsil," ungkap Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Iptu Michael K Tandayu saat menghubungi wartawan pada Sabtu, 29 Mei 2021).

Kasat menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka TR bermula dari informasi masyarakat. Masyarakat yang tinggal di sekitar Lingkungan Kagungan mencurigai lingkungannya kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba. Berbekal dari laporan itu, tim opsnal yang dipimpin Ipda Maulana Ritonga diterjunkan untuk melakukan penyelidikan.

"Setelah diintai, tersangka yang saat itu tengah mengambil sesuatu di pinggir jalan langsung ditangkap. Dari genggaman tangan, petugas mendapati bungkus permen merk strepsil. Saat bungkusan permen itu dibuka, didalamnya ada plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga shabu," terang Michael.

Kepada petugas, tersangka TR mengakui saat ditangkap dirinya baru saja mengambil shabu yang dibelinya seharga Rp500 ribu dari seorang pengedar berinisial P (DPO) melalui telepon. Selain dipergunakan sendiri, tersangka TR juga mengakui menjual kembali dalam paketan kecil.

"Tersangka selain menggunakan juga menjual shabu. Tersangka membeli satu paket seharga Rp500 ribu. Paketan tersebut kemudian dipecah menjadi 3 paketan kecil. Satu paket digunakan sendiru sedangkan 2 paket lainnya dijual Rp300 ribu/paket. Jadi selain mendapat keuntungan Rp100 ribu, tersangka juga dapat menikmati shabu," jelasnya.

Menurut Michael, bisnis haram yang dilakukan tersangka pengangguran ini sudah dilakukan selama 3 tahun. Dan usaha ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Jadi keuntungan dari menjual shabu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Michael.

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Belum Sempat Menikmati Sabu, Warga Serang Dicokok Polisi
hclh

INILAH SERANG

1074 dibaca
Duh, Gadis ABG Dicabuli Tiga Pria Usai Dicekoki Miras
680 dibaca
Akselerasi Program Nasional, Polres Serang Gelar Vaksinasi Covid-19

HUKUM & KRIMINAL

1695 dibaca
Edarkan Ganja, Pemuda Pengangguran Ini Diringkus
2359 dibaca
Tiga Jambret di Cibadak Dibekuk Polisi

POLITIK

96 dibaca
Airin Dapat Dukungan Milenial di Pilkada Banten

PENDIDIKAN

1585 dibaca
Pasca Pilgub, PII Banten Berharap Semua Pihak Jaga Kondusifitas
Top