Jumat, 27 November 2020

Bau Tak Sedap, Tak Disukai Rasulullah

(foto istimewa)
Selasa, 03 Apr 2018 | 14:27 WIB - Mozaik Islami

BAU tak sedap paling tidak disukai Rasulullah shalallaahu 'alaihi wa sallaam di rumah. Beliau sangat menyukai wewangian, mengagumi dan memandangnya sebagai sesuatu yang menyenangkan.

Sampai-sampai beliau menyebut wewangian sebagai salah satu yang beliau cintai dalam hidup. Beliau bersabda, "Ada tiga hal yang kucintai dari dunia kalian; wewangian, perempuan, dan hatiku dibuat sejuk dalam shalat."

Salah satu bukti kecintaan Rasulullah kepada wewangian adalah seringnya beliau bersiwak. Dengan bersiwak mulut jadi bersih dan suci, Tuhan pun meridai. Bila bangun malam, beliau langsung menuju tempat siwak, lalu bersiwak dan memakai wewangian sewangi-wanginya sampai memalingkan pandangan pembantu ciliknya, Anas bin Malik. Ia berkata, "Belum pernah kucium ambar, kesturi, atau wewangian lain yang lebih wangi dari aroma Rasulullah."

Ummu Habibah tahu kesukaan Rasulullah itu. Maka, setiap Rasul masuk ke biliknya, ia sambut beliau dengan wewangian khas miliknya yang ia datangkan dari negeri Habasyah. Itu dilakukannya secara rutin sehingga ia dapat membuat Rasulullah merasa betah dan senang.

Aisyah sering memakaikan wewangian pada Rasulullah. Katanya saat Rasul hendak menunaikan haji, "Aku memakaikan wewangian kepada Rasul, kemudian beliau berkelilling ke bilik semua istrinya. Paginya beliau mengenakan pakaian ihram dan memercikkan wewangian."

Hal yang sama juga dilakukan Aisyah kepada Rasul sebelum beliau melakukan tawaf, tetapi sudah bertahallul. Begitu banyaknya wewangian yang dipakaikan Aisyah hingga kepala dan jenggot Rasul berkilau-kilau.

Begitu perhatian Aisyah pada rambut Rasul. Saat berada di masjid, sering beliau melongokkan kepalanya ke kamar Aisyah, lalu ia pun menyisirkan rambut beliau.

Rasul mengumpamakan teman duduk yang baik dengan pemakai atau penjual parfum yang menebarkan aroma wangi kepada semua orang. Sedangkan teman duduk yang buruk diumpamakan seperti tukang besi yang dengan ubupannya menebarkan bau tak sedap.

Masalah kebersihan tak perlu disangsikan lagi. Sebab, kebersihan termasuk salah satu prinsip dasar agama. Yang pasti, kebersihan menjadi satu dari sekian banyak ciri kehidupan rumah tangga Rasul. [Nizar Abazhah/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Berbanggalah bagi Para Wanita yang Hamil
Kamis, 26 Nov 2020 | 20:41 WIB
Berbanggalah bagi Para Wanita yang Hamil
Pandai-pandailah Menyesuaikan diri dengan Musim
Rabu, 25 Nov 2020 | 20:05 WIB
Pandai-pandailah Menyesuaikan diri dengan Musim
Jaga Lisan, Sibukkan Diri dengan Aib Sendiri!
Rabu, 25 Nov 2020 | 19:58 WIB
Jaga Lisan, Sibukkan Diri dengan Aib Sendiri!
Yuk Biasakan Anak Perempuan Berhijab dari Kecil
Senin, 23 Nov 2020 | 20:09 WIB
Yuk Biasakan Anak Perempuan Berhijab dari Kecil

KOMENTAR

Bau Tak Sedap, Tak Disukai Rasulullah

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

150 dibaca
Jelang Nataru, TPID Kabupaten Serang Diminta Antisipasi Gejolak Harga
319 dibaca
Sekda Entus: DWP Kabupaten Serang Harus jadi Perekat Masyarakat

POLITIK

67 dibaca
Pjs Bupati Serang Optimis Target 75 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai
59 dibaca
Apel Bersama Pangdam Siliwangi, Wagub Pastikan Pilkada di Banten Aman

HUKUM & KRIMINAL

37 dibaca
Staf Khusus Menteri KKP Turut Diciduk KPK
89 dibaca
Resmob Polres Serang Kota Tembak Satu Pelaku Curanmor

PERISTIWA

74 dibaca
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK
75 dibaca
Di Wilayah Hukum Polres Serang, Spanduk dan Baligho Ilegal Diturunkan

EKONOMI & BISNIS

96 dibaca
Pemkab Serang Upayakan Empat BUMD Dapat Suntikan Dana
112 dibaca
Widih, Start up Kaesang Dapat Dana Rp 29 Miliar
Top