Kamis, 04 Maret 2021

Batas antara Seseorang dan Kemusyrikan ialah Salat

(Foto Ilustrasi)
Selasa, 03 Okt 2017 | 22:46 WIB - Mozaik Islami

SALAT terutama salat 5 waktu merupakan kewajiban manusia terhadap Tuhannya. Salat merupakan landasan pokok dan merupakan aktualisasi makna iman yang bersemayam di dalam hati. Salat juga merupakan perwujudan nyata dari keimanan kepada yang gaib. Salat juga merupakan bukti penyembahan seorang hamba kepada penciptanya.

Dalam hal ini Allah Ta'ala berfirman dalam surat Adz-Dzariat ayat 56, "Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan untuk menyembah kepadaku." (Adz Dzariyat: 56)

Selain itu salat juga dijadikan pembeda antara seorang muslim dan orang kafir. Banyak hadis sahih meriwayatkan begitu pentingnya salat bagi seorang hamba, di antaranya:

"Batas antara hamba dan kekufuran adalah salat." (HR Tirmidzi dan Abu Dawud).

"Batas antara seseorang dan kemusyrikan adalak salat." (HR Muslim)

"Ikatan antara mereka dan kita adalah salat, barang siapa meninggalkannya maka ia telah kafir." (HR Tirmidzi dan Nasa'i).

Hadis-hadis di atas bermakna seorang bisa dikatakan muslim apabila ia sudah mendirikan salat, dan seorang dikatakan kafir apabila ia tidak melaksanakan salat. Salat menjadi pembeda antar seorang muslim dengan orang kafir.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Rida Istri tak Diperlukan dalam Berpoligami?
Rabu, 03 Mar 2021 | 23:25 WIB
Rida Istri tak Diperlukan dalam Berpoligami?
5 Kiat untuk Bisa Sabar, Rida, hingga Bersyukur
Rabu, 03 Mar 2021 | 20:59 WIB
5 Kiat untuk Bisa Sabar, Rida, hingga Bersyukur
Ciri Lelaki Sejati Itu Cemburu kepada Istrinya
Rabu, 03 Mar 2021 | 00:40 WIB
Ciri Lelaki Sejati Itu Cemburu kepada Istrinya
Kisah Motivasi Jelang Syaban dan Ramadan
Senin, 01 Mar 2021 | 22:34 WIB
Kisah Motivasi Jelang Syaban dan Ramadan

KOMENTAR

Batas antara Seseorang dan Kemusyrikan ialah Salat

BERITA TERKAIT

dinsos dewan ac as Fae SF

INILAH SERANG

20 dibaca
Jasad Endang Korban Hanyut di Sungai Ciujung Belum Ditemukan
Top