Minggu, 20 Oktober 2019

Bangun Pusat Kajian Kitab Kuning, Tatu Minta Bantuan Negara Islam

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, Menpar Arief Yahya foto bersama para Santri Ponpes An Nawawi pada Jum’at 20 September 2019.[Foto: InilahBanten.co.id/Arif Soleh]
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:47 WIB - Serang Mozaik Islami

lBC, Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan fokus pada pembangunan pusat kajian kitab kuning Syeh Nawawi Al Bantani. Lokasinya sendiri berada di dekat terminal Tanara atau berjarak dari Pondok Pesantren An Nawawi.    

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan bahwa pusat kajian kitab kuning Syeh Nawawi sendiri dibangun diatas lahan seluas 5 hektare. Sebagai penunjang, akan dibangunnya wisata religi di areal Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara. 

“Untuk tahun ini pengadaan lahan terlebih dahulu,”ujarnya kepada wartawan usai mendampingi Mentri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pada Launching Master Plan pembangunan wisata religi Tanara di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara pada Jum’at, 20 September 2019.

Baca juga: Penataan Tahap Pertama Wisata Religi Syeh Nawawi Telan Rp7 M

“Tapi, untuk pembangunan kita harus mencari anggaran kemana-mana karena pemda tidak akan mampu membangun diatas lahan seluas itu. Kita akan buat proposal disebar ke Negara-Negara Islam, mudah-mudahan mau ngasih bantuan. Yang sudah ada bahasa membantu Saudi Arabia,”terang Tatu.

Disini lain, sebagai syarat agar segera terlaksananya wisata religi di Ponpes An Nawawi diutamakan untuk kebersihannya. Karena kebersihan merupakan syarat utama bagia destinasti maupun wisata religi. “Kebersihan wajib paling utama, kadar kebersihan di masyarakat masih rendah maka akan terus kita dorong,”katanya.

Bahkan, sebut Tatu, dalam mendorong masyarakat untuk meningkatkan kebersihan pihaknya juga akan mengintruksikan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memfasilitarasi sarana dan prasarana kebersihan dan pengelolaan sampah.

“Kita juga akan memperbanyak menyiapkan container untuk penampungan sampahnya,”jelas Tatu. Baca juga: Dana Pembangunan Wisata Religi Tanara Dialokasikan Rp30 Triliun

Sementara Menpar, Arief Yahya mengungkapkan, bahwa untuk dana pembangunan wisata religi di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara, Kabupaten Serang dialokasikan sekitar Rp30 triliun. Jumlah dana tersebut jika wisata religi di Banten ingin menjadi besar kelas dunia.

“Secara detail belum dihitung, tetapi kalau kita sudah biasa membangun yang besar kira-kira 2 miliar dollar, jadi untuk (wisata religi tanara) sekelas Borobudur, Mandalika itu sekitar Rp30 triliun. Kalau mau besar seperti itu. Itu pun bertahap yah. Contoh tahun ini (Kemenpar) lima destinasti wisata Rp9,3 triliun,”ungkapnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Bangun Pusat Kajian Kitab Kuning, Tatu Minta Bantuan Negara Islam
sayembara2

PEMERINTAHAN

153 dibaca
Pemprov Banten Terima Apresiasi dan Penghargaan dari Kemendagri
167 dibaca
Sosialisasikan SLRT, Layanan Sosial Kini Dilakukan Terpadu

POLITIK

679 dibaca
Didiskualifikasi, Balon Kades Garut Malah Kesurupan
117 dibaca
Rapatkan Barisan, Seluruh Dewan Golkar di Banten Diminta Solid

HUKUM & KRIMINAL

212 dibaca
Unit Reskrim Polsek Curug Tembak Gembong Curanmor
127 dibaca
Belum Nikmati Hasil Curanmor, Dua Pelaku Diringkus

PERISTIWA

68 dibaca
Bupati Serang Minta UPZ Maksimalkan Penerimaan ZIS
230 dibaca
Temui Massa Aksi Demo, Bupati Serang Jawab Semua Tuntutan

EKONOMI & BISNIS

105 dibaca
Musim Kemarau, PDAM Tirta Albantani Alami Kerugian Capai Rp5 Miliar
47 dibaca
Andika Jajaki Ekspor Gula Aren dan Manggis via Platform Digital
Top