Senin, 27 Mei 2019

Awas! Panggil Orang "Hai Kafir" Bisa Murtad

[foto ilustrasi]
Rabu, 13 Mar 2019 | 22:56 WIB - Mozaik Islami

DALAM kitab Sullam Taufiq, Syaikh Nawawi Al-Bantani menyebutkan bahwa memanggil seorang Muslim dengan kata-kata: "Hai orang kafir!", "Hai orang Yahudi!", "Hai orang Nasrani!", "Hai orang tak beragama !!" termasuk dalam kategori Murtad (keluar dari Islam). Perbuatan ini termasuk dalam Murtad Qauliyah.

Hal tersebut ditegaskan Ustaz Rosyidi Yusuf saat mengupas makna dan jenis-jenis murtad berdasarkan Kitab Sullamut Taufiq pada kegiatan Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) yang rutin dilaksanakan, di Pringsewu, Lampung, Ahad (3/3) lalu.

"Perbuatan murtad terbagi menjadi tiga hal yakni Murtad I'tiqod (keyakinan dalam hati), Murtad Fi'liyah (perbuatan), dan Murtad Qauliyah (ucapan)," jelas Alumni Pesantren Al Ihya Cilacap, Jawa Tengah ini.

Setiap pribadi Muslim, lanjutnya, wajib memelihara dan menjaga keislamannya agar jangan sampai ada yang merusak, membatalkan dan memutus keislamannya. Di antaranya mencegah diri dari melakukan perbuatan yang mengantarkannya kepada kemurtadan.

Apalagi di era saat ini banyak orang yang mudah dalam berkata-kata dan berkomentar di media sosial sehingga bisa mengeluarkan dirinya dari agama Islam. Sementara dia sama sekali tidak pernah menganggap bahwa yang diucapkan itu dosa, apalagi dianggap kufur.

"Lebih-lebih di era digital saat ini banyak sekali jemaah Google-iyyah dan Youtube-iyyah yang mengaji lewat media sosial. Kita bisa dengan mudah menemukan kelompok yang gampang meng-kafir-kafirkan kelompok lain. Bukan hanya kepada yang non-Muslim tapi juga kepada sesama umat Islam," ungkapnya.

Ustaz Rosyidi pun mengajak umat Islam untuk berhati-hati mengonsumsi informasi sekaligus menjaga diri dari menggunakan jari-jemari dalam bermedia sosial untuk hal yang belum dipahami secara menyeluruh.

Saat ini menurutnya banyak yang belajar agama tanpa menggunakan guru sehingga ketika ia memiliki pemahaman yang tidak benar, tidak ada yang mengingatkan kesalahannya.

Barangsiapa tidak memiliki susunan guru dalam bimbingan agamanya, tidak ragu lagi niscaya gurunya setan," ungkapnya mengutip Al-Imam Abu Yazid Al-Bustami dalam Tafsir Ruhul-Bayan Juz 5 hal. 203. (Muhammad Faizin/nuol/lnilah) 

Bagikan:

LAINNYA

Makam Ahli Puasa Dijaga Malaikat
Sabtu, 25 Mei 2019 | 16:42 WIB
Makam Ahli Puasa Dijaga Malaikat
10 Pengakuan Jin untuk Menipu Manusia
Sabtu, 25 Mei 2019 | 16:38 WIB
10 Pengakuan Jin untuk Menipu Manusia
Dosa Suami yang Biarkan Anak Istri Bermaksiat
Jumat, 24 Mei 2019 | 22:46 WIB
Dosa Suami yang Biarkan Anak Istri Bermaksiat

KOMENTAR

Awas! Panggil Orang "Hai Kafir" Bisa Murtad

PEMERINTAHAN

1567 dibaca
Inspektorat Data Ulang Fisik Randis di Distan Banten
427 dibaca
KASN Rekomendasi Sanksi 3 Pejabat Banten Dukung Calon DPD RI 
207 dibaca
Jamsosratu Dinilai Berhasil, Dinsos NTB Belajar ke Dinsos Banten

POLITIK

508 dibaca
3 Kader Golkar Banten Lolos ke Senayan, Andika Apresiasi Jaringan Relawan 
891 dibaca
Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten
3013 dibaca
Andiara Raih Suara Terbanyak Calon DPD Dapil Banten, Anak Gubernur Gagal

HUKUM & KRIMINAL

179 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob
531 dibaca
Melawan, 2 Bandit Ganjal Kartu ATM Ditembak
1364 dibaca
Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara

PERISTIWA

396 dibaca
Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Bandang di Lebak
661 dibaca
PGK dan GP2B Desak Pecat Kadindikbud Engkos dan Faturrahman
252 dibaca
Diduga Gelapkan Dana BAT, Puluhan Karyawan Demo Kantor Alfamart Serang

EKONOMI & BISNIS

227 dibaca
Ramadhan, Pemprov Banten Gelar Bazar Sembako Murah
1938 dibaca
Ini Dia Tips Memilih Baju Muslim Wanita Sesuai Syariat yang Harus Anda Ketahui
Top